Select Education Level
Please select an education level to begin registration.
أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
فَلَمَّا ذَهَبُوْا بِهٖ وَاَ جْمَعُوْۤا اَنْ يَّجْعَلُوْهُ فِيْ غَيٰبَتِ الْجُبِّ ۚ وَاَ وْحَيْنَاۤ اِلَيْهِ لَـتُنَـبِّئَـنَّهُمْ بِاَ مْرِهِمْ هٰذَا وَهُمْ لَا يَشْعُرُوْنَ
“Maka ketika mereka membawanya dan sepakat memasukkan ke dasar sumur, Kami wahyukan kepadanya, Engkau kelak pasti akan menceritakan perbuatan ini kepada mereka, sedang mereka tidak menyadari.” (QS. Yusuf 12: Ayat 15)
Saudara-saudara Yusuf melaksanakan tipu daya mereka dengan melemparkan Yusuf ke dasar sumur, namun Allah tetap menjaga dan menenangkannya dengan wahyu
Dalam tafsir lengkap Kementrian Agama RI; Pada ayat 10 surah ini telah diterangkan bahwa saudara-saudara Yusuf telah sepakat akan memasukkan Yusuf ke dalam sumur dengan harapan ia akan ditemukan oleh kafilah yang ingin mengambil air dan di bawa ke negeri yang jauh agar ia tidak dapat ketemu lagi dengan ayahnya. Pada ayat ini diterangkan bahwa sesampainya mereka di suatu tempat yang ada sumurnya mereka melaksanakan permufakatan jahat mereka, dan memasukkan Yusuf ke dalam sumur. Dengan demikian, mereka merasa amat gembira karena yang selama ini menghantui jiwa mereka sudah tidak ada lagi. Menurut anggapan mereka Yusuflah yang merebut kasih sayang ayahnya dan sekarang karena dia tidak ada lagi tentulah kasih sayang Yakub akan bertumpah kepada mereka.
Bagaimana dengan Yusuf sendiri yang telah mendekam dalam sumur yang gelap itu? Tentu dia sangat bersedih hati dan terbayanglah dalam pikirannya bahwa dia akan mati kedinginan dan kelaparan dan tidak akan bertemu lagi dengan ayah ibunya serta saudara-saudaranya. Pada saat yang amat kritis itulah, Allah mengilhamkan kepadanya agar dia jangan khawatir dan jangan bersedih hati. Allah akan memeliharanya dan melepaskannya dari bahaya yang menimpanya. Nanti dia akan mendapat pertolongan dari kafilah dan akhirnya ia akan mendapat kedudukan yang tinggi, sehingga ia dapat mengingatkan saudara-saudaranya atas pengkhianatan mereka, sedang mereka sendiri tidak sadar bahwa orang yang menceritakan itu adalah Yusuf sendiri.
iri dan dengki dapat menjerumuskan seseorang hingga tega berbuat jahat, bahkan terhadap saudara kandung sendiri, seperti yang dilakukan saudara-saudara Yusuf.
Namun, ayat ini juga mengandung pesan bahwa meski manusia merencanakan kejahatan, Allah tetap memiliki rencana yang lebih baik dan melindungi hamba-Nya yang ikhlas.
Dari QS Yusuf ayat 15, kita bisa menadaburi beberapa pelajaran berharga berikut:
1. Iri hati dapat menutup akal sehat
Rasa dengki membuat saudara-saudara Yusuf tega menyakiti adiknya sendiri.
Pelajaran: Iri hati adalah penyakit hati yang bisa melahirkan kejahatan, bahkan terhadap orang terdekat.
2. Allah selalu menyertai orang yang teraniaya
Saat Yusuf dilemparkan ke dalam sumur, Allah menurunkan wahyu untuk menenangkannya.
Pelajaran: Dalam kesulitan dan pengkhianatan sekalipun, Allah tidak pernah meninggalkan hamba-Nya yang sabar dan bertakwa.
3. Rencana manusia tidak bisa mengalahkan rencana Allah
Saudara-saudara Yusuf bersekongkol untuk menyingkirkannya, tapi justru peristiwa itu menjadi awal takdir besar Yusuf.
Pelajaran: Di balik musibah, ada rencana Allah yang lebih tinggi dan penuh hikmah.
4. Kesabaran dalam ujian membawa kemuliaan
Yusuf kecil tidak melawan, tetapi bersabar dan bertawakal.
Pelajaran: Kesabaran menghadapi kejahatan orang lain akan mendatangkan pertolongan dan kemuliaan dari Allah.
5. Pengkhianatan bisa datang dari orang terdekat
Ayat ini mengingatkan bahwa ujian iman kadang datang dari dalam keluarga sendiri.
Pelajaran: Tetaplah menjaga hati dengan keikhlasan dan memohon perlindungan Allah dari kejahatan orang yang iri.
Doa agar diberi rasa kasih sayang sesama saudara dan dijauhkan dari permusuhan atau terputusnya silaturahmi:
اللَّهُمَّ أَلِّفْ بَيْنَ قُلُوبِنَا، وَأَصْلِحْ ذَاتَ بَيْنِنَا، وَاهْدِنَا سُبُلَ السَّلَامِ، وَنَجِّنَا مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ، وَبَارِكْ لَنَا فِي أَهْلِنَا وَإِخْوَانِنَا، وَاجْعَلْنَا مِنَ الْمُتَحَابِّينَ فِيكَ، وَالْمُتَزَاوِرِينَ فِيكَ، وَالْمُتَبَاذِلِينَ فِيكَ.
Ya Allah, satukanlah hati-hati kami, perbaikilah hubungan di antara kami, tunjukilah kami jalan keselamatan, selamatkan kami dari kegelapan menuju cahaya-Mu, berkahilah keluarga dan saudara-saudara kami, jadikan kami saling mencintai karena-Mu, saling mengunjungi karena-Mu, dan saling memberi karena-Mu.