Nabi Isa akan Turun Kembali ke Bumi untuk Membela Umat Islam

‎أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

بَلْ  رَّفَعَهُ  اللّٰهُ  اِلَيْهِ   ۗ وَكَا نَ  اللّٰهُ  عَزِ يْزًا  حَكِيْمًا

“Tetapi Allah telah mengangkat ‘Isa ke hadirat-Nya. Allah Maha Perkasa, Maha Bijaksana.” (QS. An-Nisa’ 4: Ayat 158)

Dalam tafsir lengkap Kemenag, Kementrian Agama RI menjelaskan bahwa ayat ini Allah menerangkan bahwa Isa itu diangkat atas perintah Allah dengan badan dan rohnya dan akan diturunkan kembali di akhir zaman sebagai pembela umat Islam dan penerus syariat Nabi Muhammad SAW pada saat umat Islam berada dalam keadaan lemah setelah datangnya Dajjal. Kejadian ini menunjukkan kekuasaan Allah untuk menyelamatkan Nabi-Nya, sesuai dengan kebijaksanaan-Nya yang tercantum dalam firman Allah:

اِذْ  قَا لَ  اللّٰهُ  يٰعِيْسٰۤى  اِنِّيْ  مُتَوَفِّيْكَ  وَرَا فِعُكَ  اِلَيَّ  وَمُطَهِّرُكَ  مِنَ  الَّذِيْنَ  كَفَرُوْا  وَجَا عِلُ  الَّذِيْنَ  اتَّبَعُوْكَ  فَوْقَ  الَّذِيْنَ  كَفَرُوْۤا  اِلٰى  يَوْمِ  الْقِيٰمَةِ   ۚ ثُمَّ  اِلَيَّ  مَرْجِعُكُمْ  فَاَ حْكُمُ  بَيْنَكُمْ  فِيْمَا  كُنْتُمْ  فِيْهِ  تَخْتَلِفُوْنَ
“(Ingatlah), ketika Allah berfirman, Wahai ‘Isa! Aku mengambilmu dan mengangkatmu kepada-Ku, serta menyucikanmu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikutimu di atas orang-orang yang kafir hingga hari Kiamat. Kemudian kepada-Ku engkau kembali, lalu Aku beri keputusan tentang apa yang kamu perselisihkan.” (QS. Ali ‘Imran 3: Ayat 55)

Tentang diangkatnya Nabi Isa ke atas langit ada perbedaan pendapat. Menurut jumhur ahli tafsir, diangkat dengan jasmani dan rohaninya, dalam keadaan hidup sebagai suatu mukjizat. Maka Isa A.S. yang diangkat ke langit dengan jasmani dan rohani, sejak diangkat sampai turun kembali ke bumi, sepenuhnya di tangan Allah. Jika manusia biasa saja, seperti Ashhabul Kahfi, bisa tinggal dalam sebuah gua tanpa makan dan minum selama 309 tahun, kiranya tidak perlu dianggap aneh bagi seorang nabi seperti Nabi Isa, untuk tinggal di langit sekian lamanya, karena beliau diberi mukjizat oleh Allah. Pendapat lain mengatakan Nabi Isa diangkat ke langit sesudah wafat lebih dahulu.

Wallahu a‘lam bish-shawab, Hanya Allah yang lebih mengetahui kebenaran yang sesungguhnya.

رَبِّىْ زِدْنِيْ عِلْمًـا ناَفِعًاوَرْزُقْنِـيْ فَهْمًـا

Artinya: “Ya Allah, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan yang bermanfaat dan berikanlah aku pemahaman yang baik.”