Select Education Level
Please select an education level to begin registration.

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
وَا عْبُدُوا اللّٰهَ وَلَا تُشْرِكُوْا بِهٖ شَيْـئًـا ۗ وَّبِا لْوَا لِدَيْنِ اِحْسَا نًا وَّبِذِى الْقُرْبٰى وَا لْيَتٰمٰى وَ الْمَسٰكِيْنِ وَا لْجَـارِ ذِى الْقُرْبٰى وَا لْجَـارِ الْجُـنُبِ وَا لصَّا حِبِ بِا لْجَـنْبِۢ وَا بْنِ السَّبِيْلِ ۙ وَمَا مَلَـكَتْ اَيْمَا نُكُمْ ۗ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ مَنْ كَا نَ مُخْتَا لًا فَخُوْرًا
“Dan sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua, karib kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga dekat dan tetangga jauh, teman sejawat, ibnu sabil, dan hamba sahaya yang kamu miliki. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang sombong dan membanggakan diri,”
(QS. An-Nisa’ 4: Ayat 36)
Berbuat baiklah…Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang sombong dan membanggakan diri.
Allah SWT tidak menyukai orang sombong dan membanggakan dirinya.
۞ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْفَرِحِيْنَ
Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang terlalu membanggakan diri.” (QS Al-Qasas: 76)
Takabur atau sombong merupakan sifat selalu berkeinginan untuk menunjukkan bahwa dirinya lebih hebat, dan memandang rendah orang lain. Orang yang memiliki sifat takabur, hatinya tidak pernah merasa tenang. Bahkan, ia bisa saja menolak kebenaran karena orang yang menyampaikan kebenaran tersebut terlihat lebih muda atau kedudukannya jauh rendah daripada dia.
“Dan janganlah kamu memalingkan wajah dari manusia (karena sombong) dan janganlah berjalan di bumi dengan angkuh. Sungguh, Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membanggakan diri.” (QS Al Luqman ayat 18)
Sifat sombong dibenci oleh Allah. Bahkan, umat Islam tidak boleh memalingkan wajahnya ketika bertemu dengan sesama muslim atas sifat sombongnya.
“Akan Aku palingkan dari tanda-tanda (kekuasaan-Ku) orang-orang yang menyombongkan diri di bumi tanpa alasan yang benar. Kalaupun mereka melihat setiap tanda (kekuasaan-Ku) mereka tetap tidak akan beriman kepadanya. Dan jika mereka melihat jalan yang membawa kepada petunjuk, mereka tidak (akan) menempuhnya, tetapi jika mereka melihat jalan kesesatan, mereka menempuhnya. Yang demikian adalah karena mereka mendustakan ayat-ayat Kami dan mereka selalu lengah terhadapnya.”
(QS Al-A’raf ayat 146)
Sifat sombong akan menutupi hatinya. Kesombongan yang dimiliki pun tidak hanya dilakukan pada sesama umat manusia, tetapi juga berlaku sombong pada ciptaan Allah SWT, Tuhan Semesta Alam. Orang yang sombong tidak mau mengakui setiap kekuasaan Allah yang ditunjukkan kepadanya, mereka justru akan terjerumus pada hal-hal yang sesat.
“Tuhan kamu adalah Tuhan yang Maha Esa. Maka orang-orang yang tidak beriman kepada akhirat, hati mereka mengingkari (keesaaan Allah), sedangkan mereka sendiri adalah orang-orang yang sombong.
(QS. An Nahl 22)
“dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada Para Malaikat: “Sujudlah kamu kepada Adam,” Maka sujudlah mereka kecuali Iblis; ia menolak dan menyombongkan diri dan adalah ia Termasuk golongan orang-orang yang kafir”
(QS. Al Baqarah 34).
Dalam surat ini dijelaskan bahwa sifat sombong dimiliki setan yang pada saat itu tidak mau bersujud kepada Adam. Mereka menganggap bahwa dirinyalah yang paling baik daripada manusia. Dengan demikian dapat dipahami bahwa manusia tidak boleh memiliki sifat yang sama seperti setan dan orang-orang kafir, yakni sombong atau takabur.
“Maka masukilah pintu-pintu neraka Jahannam, kamu kekal di dalamnya. Maka Amat buruklah tempat orang-orang yang menyombongkan diri itu.”Dalam surat ini dijelaskan bahwa orang-orang yang memiliki sifat sombong akan disiksa dalam neraka jahanam. Oleh karena itu, hindarilah sifat sombong supaya terbebas dari api neraka jahanam.
“Dan pada hari kiamat kamu akan melihat orang-orang yang berbuat Dusta terhadap Allah, mukanya menjadi hitam. Bukankah dalam neraka Jahannam itu ada tempat bagi orangorang yang menyombongkan diri?” (Az Zumar 60)
Neraka jahanam merupakan tempat untuk orang-orang yang menyombongkan diri.
وَلَا تَمْشِ فِى الْاَ رْضِ مَرَحًا ۚ اِنَّكَ لَنْ تَخْرِقَ الْاَ رْضَ وَلَنْ تَبْلُغَ الْجِبَا لَ طُوْلًا
“Dan janganlah engkau berjalan di bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya engkau tidak akan dapat menembus bumi dan tidak akan mampu menjulang setinggi gunung.”
(QS. Al-Isra’ 17: Ayat 37)
Manusia masih memiliki banyak kelemahan, sehingga tidak sepantasnya jika manusia berlaku sombong.
Semoga kita tawadhu, merendahkan hati, tidak menyombongkan diri karena manusia masih banyak kelemahan.