Select Education Level
Please select an education level to begin registration.

Mulai tahun ajaran baru 2025/2026, siswa di Jawa Barat (Jabar) akan mengalami perubahan signifikan dalam proses pembelajaran mereka: belajar tanpa pekerjaan rumah (PR). Kebijakan ini, yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, bertujuan untuk mengurangi beban psikologis siswa, meningkatkan…

Ketika bicara soal pembentukan karakter anak muda, dua pendekatan yang sedang ramai diperbincangkan di Jawa Barat adalah program barak militer ala Gubernur Dedi Mulyadi (KDM) dan pendidikan di pondok pesantren, seperti yang ditawarkan Yayasan Al Ma’soem. Keduanya punya tujuan mulia:…

Mengantar anak untuk mondok di pesantren sering bikin orang tua campur aduk perasaannya. Di satu sisi, mereka pengen anaknya tumbuh mandiri dan punya akhlak mulia, tapi di sisi lain, ada kekhawatiran soal keamanan, kenyamanan, dan perkembangan anak jauh dari rumah.…

Memilih sekolah untuk anak adalah keputusan besar yang penuh pertimbangan, terutama ketika berbicara tentang biaya. Sekolah swasta, dengan biaya yang sering kali lebih tinggi dibandingkan sekolah negeri, kerap dianggap sebagai beban finansial. Namun, seperti pepatah “mahal di awal, untung di…

Bagi sebagian orang, pesantren masih dipandang sebagai tempat belajar agama semata. Padahal, pesantren sejatinya adalah investasi karakter—sebuah proses panjang yang membentuk pribadi tangguh, disiplin, dan berintegritas. Lulusan pesantren tak hanya siap menjadi pemimpin di bidang keagamaan, tetapi juga mampu bersaing…

Di pesantren, pemandangan santri dengan tubuh sehat dan berisi sering menjadi ciri khas yang mengundang senyum. Istilah “gemuknya santri” bukan sekadar lelucon, melainkan mencerminkan filosofi sederhana namun mendalam: makan enak, iman kuat. Filosofi ini menekankan keseimbangan antara kesehatan jasmani dan…

Filosofi pendidikan menjadi fondasi yang membentuk karakter, budaya, dan arah pembelajaran di sebuah lembaga. Di Jawa Barat, dua konsep filosofi pendidikan yang menonjol adalah Moto Al Ma’soem dengan nilai Cageur, Bageur, Pinter dan Panca Waluya, yang digagas oleh Dedi Mulyadi,…