Select Education Level
Please select an education level to begin registration.

Penulis : Mohamad Ramdan
Deskripsi : Jam kosong dalam pelajaran merupakan hal yang merugikan bagi siswa. Memang bagi beberapa siswa menjadikan jam kosong sebagai bahan untuk healing, bahan untuk ngobrol namun dari sudut pandang orang tua itu merupakan hal yang sangat merugikan dan membuat dunia pendidikan seakan menjadi kurang worth it untuk jika dibandingkan dengan biaya sekolah yang semakin tahun semakin membengkak.
Jam kosong di sekolah selalu saja terjadi, bahkan di beberapa sekolah ini dianggap merupakan hal yang umum dan lumrah terjadi. Jam kosong di sekolah juga dibagi menjadi 2 bagian, seperti jam kosong saat penggantian guru dan jam kosong karena guru tidak masuk. Lantas bagaimana sekolah menyikapi hal seperti ini?
Al Masoem sebagai sekolah yang memang sangat meminimalisir waktu kosong di sekolah sangat menyayangkan jika memang itu terjadi. Karena di Al Masoem ketika guru tidak bisa masuk guru akan mengkonfirmasi kepada kepala sekolah atau wakil kepala sekolah bagian kurikulum untuk mencari guru pengganti ketika sang guru tidak bisa masuk kelas. Efeknya tidak akan ada jam kosong di Al Masoem baik itu untuk guru SD, SMP dan SMA. Karena ketika guru tidak mengikuti SOP dalam mengajar bukan hanya akan diberikan sanksi guru tersebut juga bisa jadi dicopot dari Guru Al Masoem.
Al Masoem juga menyikapi hal seperti ini bukan dijadikan hal yang lumrah atau hal yang biasa. Justru hal yang sekolah lain dianggap lumrah Al Masoem jadikan sebagai AIB. Karena biaya masuk Al Masoem yang tidak murah dan juga SPP yang lumayan tinggi harus menjadikan Al Masoem sebagai sekolah yang mampu bertanggung jawab atas proses pembelajaran di sekolah. Ketika sekolah saja tidak bisa bertanggung jawab bagaimana sekolah mengajarkan hal hal yang baik kepada siswa dan santrinya?
Begitu juga dengan jam kosong pergantian guru, meskipun hanya selang 1-3 menit, setiap guru yang akan mengisi kelas lain diberikan tanggung jawab lebih untuk mampu mengisi waktu yang hanya sebentar itu untuk bergegas ke kelas yang dituju dengan cara ketika bel pergantian belajar berbunyi artinya guru harus langsung menutup pelajaran dan lanjut untuk mengajar di kelas yang lain. Jika tidak maka guru tersebut akan terlambat dan membuat proses belajar mengajar akan terganggu.
Al Masoem juga sebagai sekolah kreatif menjadikan jam kosong siswa menjadi lebih produktif apalagi jika guru yang memang ditugaskan tidak bisa masuk ke sekolah karena alasan sakit atau memang ada keperluan lainnya. Dan guru yang mengajar dalam pelajaran yang sama ternyata sedang mengisi pelajaran lain, biasanya guru pengganti dalam pelajaran lain bisa masuk mengganti dengan berbagai macam cara metode belajar yang unik seperti :
Berdiskusi sebenarnya bisa tanpa seorang guru, namun dengan adanya guru sebagai mentor metode pembelajaran diskusi ini akan berjalan dengan baik karena selain siswa akan lebih kondusif karena merasa ada yang memperhatikan yaitu seorang guru atau mentor, dengan berdiskusi ini juga guru yang memang bukan atau kurang paham di bidang lainnya bisa memaksimalkan waktu kosong dengan hal yang positif dengan mengajak siswa untuk ikut serta dalam proses pembelajaran.
Berdiskusi juga dapat merangsang otak untuk menalar, menyimpulkan, mengkritik, dan dapat melatih siswa untuk berlatih etika dan ilmu komunikasi. Biasanya guru membawakan tema yang tidak terlalu berat seperti topik topik ringan yang bisa dipecahkan oleh siswa untuk menambah ilmu pengetahuan siswa seperti diskusi tentang lingkungan sekitar sekolah, berdiskusi tentang pentingnya membuang sampah pada tempatnya, cara menghormati orang lain dan kadang jam kosong juga diisi oleh wali kelas untuk perwalian siswa di kelas.
Jangan salah perwalian bukan hanya berlaku di perkuliahan, di Al Masoem perwalian selalu dilaksanakan setiap minggu biasanya perwalian ini diisi wali kelas untuk memberikan edukasi tentang hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan di Al Masoem.
Kegiatan untuk mengisi jam kosong lainnya adalah menulis bebas. Betul, bagi siswa SMP hal seperti ini lumrah bahkan dijadikan sebuah sayembara di sekolah dimana setiap siswa yang memiliki karangan bebas yang bagus selalu di posting di website SMP Al Masoem. Jangan salah menulis bebas bukan berarti sebuah tindakan yang mudah, kadang menulis menjadi momok bagi beberapa siswa yang tidak bisa berpikir kreatif dan juga butuh keahlian khusus untuk membuat sebuah karangan bebas.
Menulis bebas ini juga biasanya guru memberikan beberapa jenis, dari puisi dengan tema tema tertentu, atau membuat karya ilmiah, artikel, membuat esai dan lain sebagainya. Menulis bebas juga dapat merangsang otak agar bisa berfikir kreatif dan dapat membuat otak untuk bisa menjadikan apa yang ada didalam pikiran menjadi bentuk tulisan. Menulis merupakan hal yang baik diajarkan kepada siswa.
Hal terakhir yang selalu dilakukan guru pengganti di jam kosong adalah melakukan sebuah cerita. Betul metode seperti ini umum dilaksanakan disetiap sekolah, alasannya simpel karena semua orang senang mendengarkan sebuah cerita. Bedanya cerita yang disajikan bukan ceramah dari guru. Tapi lebih mengajak siswa untuk bisa bercerita didepan kelas, adapula cerita yang bisa disajikan yaitu cerita dongeng, legenda, urban legend atau cerita karangan sendiri.
Guru kreatif seperti guru Al Masoem biasanya mengajak siswa untuk datang ke perpustakaan sekolah untuk mengambil buku yang akan dijadikan bahan cerita baik itu di kelas atau di tempat tempat tertentu seperti perpustakaan itu sendiri, mushola, kantin dan DPR. Yang tidak tahu Al Masoem itu memiliki spot yang bernama DPR atau Dibawah Pohon Rindang yang memang sangat sejuk dan kondusif jika dipakai untuk belajar.
Bercerita juga dapat merangsang imajinasi seorang siswa dan membantu listening siswa. Guru juga bisa memanfaatkan cerita dengan memberikan kuis kepada siswa yang bisa mengambil inti atau kesimpulan dari cerita yang temannya sajikan.