Siapasaja Orang yang Tidak ada Rasa Takut dan tidak Bersedih Hati?

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْ

‎ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ

‎سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ.

وَمَا  نُرْسِلُ  الْمُرْسَلِيْنَ  اِلَّا  مُبَشِّرِ يْنَ  وَمُنْذِرِ يْنَ  ۚ فَمَنْ  اٰمَنَ  وَاَ صْلَحَ  فَلَا  خَوْفٌ  عَلَيْهِمْ  وَلَا  هُمْ  يَحْزَنُوْنَ

“Para rasul yang Kami utus itu adalah untuk memberi kabar gembira dan memberi peringatan. Barang siapa beriman dan mengadakan perbaikan, maka tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati.” (QS. Al-An’am 6: Ayat 48)

Tidak ada rasa takut dan tidak bersedih hati

Alquran menyimpan banyak rahasia tentang suatu kebaikan yang ditunjukkan melalui ayat-ayat indahnya. Salah satunya adalah;

لا خوفٌ عليهم ولا هم يحزنون

(Tidak ada rasa takut dan sedih bagi mereka).

Mereka bisa sampai pada tahap itu karena iman dan kesalehannya. Mereka beriman, bertakwa, ikhlas beribadah kepada Allah SWT, istiqamah dan teguh di jalan Islam. Mereka memenuhi tugas yang diembannya dan meninggalkan apa yang telah diharamkan.

Di dalam Al-Qur’an disebutkan orang-orang yang tidak ada rasa takut dan tidak bersedih hati.

1. Al-Baqoroh ayat 38.

فمن تبع هداي فلا خوف عليهم ولا هم يحزنون.

“Maka barangsiapa mengikuti petunjuk-Ku, maka tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati”.

2. Al-Baqoroh ayat 62 dan Al-Maidah ayat 69.

إن الذين آمنوا والذين هادوا والنصارى والصابئين من

من آمن بالله واليوم الآخر وعمل صالحا فلهم أجرهم عند ربهم ولا خوف عليهم ولا هم يحزنون.

Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Sabi’in, siapa saja (di antara mereka) yang beriman kepada ALLOH dan hari akhir, dan melakukan kebajikan, mereka mendapat pahala dari Tuhannya, tidak ada rasa takut pada mereka, dan mereka tidak bersedih hati”.

إن الذين آمنوا والذين هادوا والصابئون والنصارى من آمن منهم بالله واليوم الآخر وعمل صالحا فلا خوف عليهم ولا هم يحزنون.

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang Yahudi, orang-orang Sabi’in, dan orang-orang Nasrani, siapa saja (di antara mereka) yang beriman kepada ALLOH dan hari akhir, dan melakukan kebajikan, mereka mendapat pahala dari Tuhannya, tidak ada rasa takut pada mereka, dan mereka tidak bersedih hati”.

3. Al-Baqoroh ayat 112.

بلى من أسلم وجهه لله وهو محسن فله أجره عند ربه ولا خوف عليهم ولا هم يحزنون.

“Tidak! Barangsiapa menyerahkan diri sepenuhnya kepada ALLOH, dan dia berbuat baik, dia mendapat pahala di sisi Tuhannya dan tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati”

4. Al-Baqoroh ayat 262.

الذين يُنفقون أموالهم في سبيل الله ثم لا يتبعون ما أنفقوا منا ولا أذى لهم أجرهم عند ربهم ولا خوف عليهم ولا هم يحزنون.

“Orang yang menginfakkan hartanya di jalan ALLOH, kemudian tidak mengiringi apa yang dia infakkan itu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan penerima), mereka memperoleh pahala di sisi Tuhan mereka. Tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati”.

5. Al-Baqoroh ayat 274.

الذين ينفقون أموالهم بالليل والنهار سرا وعلانية فلهم أجرهم عند ربهم ولا خوف عليهم ولا هم يحزنون.

“Orang-orang yang menginfakkan hartanya malam dan siang hari (secara) sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati”.

6. Al-Baqoroh ayat 277.

إن الذين آمنوا وعملوا الصالحات وأقاموا الصلاة وآتوا الزكاة لهم أجرهم عند ربهم ولا خوف عليهم ولا هم يحزنون

Sesungguhnya orang-orang yang beriman, mengerjakan kebajikan, melaksanakan shalat dan menunaikan zakat, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati.

7. Ali Imron ayat 169-170.

ولا تحسبن الذين قتلوا في سبيل الله أمواتا بل أحياء عند ربهم يرزقون فرحين بما آتاهم الله من فضله ويستبشرون بالذين لم يلحقوا بهم من خلفهم ألا خوف عليهم ولا هم يحزنون.

“Dan jangan sekali-kali kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan ALLOH itu mati, sebenarnya mereka itu hidup di sisi Tuhannya mendapat rezeki. Mereka bergembira dengan karunia yang diberikan ALLOH kepadanya, dan bergirang hati terhadap orang yang masih tinggal di belakang yang belum menyusul mereka, bahwa tidak ada rasa takut padanya mereka dan mereka tidak bersedih hati”.

8. Al-A’rof ayat 35.

يا بني آدم إما يأتينكم رسل منكم يقصون عليكم آياتي فمن اتقى وأصلح فلا خوفٌ عليهم ولا هم يحزنون.

“Wahai anak cucu Adam, Jika datang kepadamu rasul-rasul dari kalanganmu sendiri, yang menceritakan ayat-ayat-Ku kepadamu, maka barangsiapa bertakwa dan mengadakan perbaikan, maka tidak ada rasa takut pada mereka, dan mereka tidak bersedih hati”.

9. Yunus ayat 62, 63 dan 64.

ألا إن أولياء الله لا خوفٌ عليهم ولا هم يحزنون، الذين آمنوا وكانوا يتقون لهم البشرى في الحياة الدنيا وفي الآخرة لا تبديل لكلمات الله ذلك هو الفوز العظيم.

“Ingatlah wali-wali ALLOH itu, tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati. (Yaitu) orang-orang yang beriman dan senantiasa bertakwa. Bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan di dunia dan di akhirat. Tidak ada perubahan bagi janji-janji ALLOH. Demikian itulah kemenangan yang agung”.

10. Al-Ahqof ayat 13.

إن الذين قالوا ربنا الله ثم استقاموا فلا خوف عليهم ولا هم يحزنون.

“Sesungguhnya orang-orang yang berkata, “Tuhan kami adalah ALLOH,” kemudian mereka tetap istiqomah tidak ada rasa takut pada mereka, dan mereka tidak (pula) bersedih hati”.

Sungguh luar biasa…tidak ada rasa takut, tidak bersedih hati, target setiap muslim, ini bisa dirasakan orang yang beriman, bertaqwa, melaksanakan sholat, menunaikan zakat, melakukan kebaikan kebaikan, tetap istiqomah….

Semoga kita bisa merasakan tidak ada rasa takut dan tidak bersedih hati