Siapakah Orang Zalim itu? Simak Penjelasannya

‎أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

وَمَنْ  اَظْلَمُ  مِمَّنِ  افْتَرٰ ى  عَلَى  اللّٰهِ  كَذِبًا  اَوْ  كَذَّبَ  بِاٰ يٰتِهٖ  ۗ اِنَّهٗ  لَا  يُفْلِحُ  الظّٰلِمُوْنَ

“Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan suatu kebohongan terhadap Allah atau yang mendustakan ayat-ayat-Nya? Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu tidak beruntung.” (QS. Al-An’am 6: Ayat 21)

Dalam tafsir lengkap Kementrian Agama RI menjelaskan bahwa ayat ini menegaskan bahwa tidak ada orang yang lebih merugi daripada orang yang berbuat dusta terhadap Allah seperti mengatakan Allah itu punya anak, punya sekutu atau menjadikan sesuatu selain Allah sebagai tumpuan doa dan pujaan, menjadikannya pelindung, pengantara dan lain sebagainya, dan menambah-nambah ajaran agama yang tidak ada dasarnya.

Demikian pula mereka sangat aniaya, mendustakan ayat-ayat Al-Qur’an memutarbalikkan isi kitab Taurat dan Injil dan menolak mukjizat Rasul yang dikatakan mereka sebagai sihir serta mendustakan ayat-ayat kauniyah yang menunjukkan keesaan Allah. Sesungguhnya orang-orang yang berbuat aniaya, yakni berbuat dusta terhadap Allah ataupun mendustakan ayat-ayat-Nya, apalagi mendustakan keduanya, tidak akan memperoleh keberuntungan di hari Kiamat. Mereka akan mendapatkan azab dari Allah. Di dunia, mereka pun tidak akan menang, karena mereka dikalahkan kaum Muslimin seperti dalam Perang Badar.

Orang Zalim ;
1. Orang yang berbuat dusta terhadap Allah seperti mengatakan Allah itu punya anak, punya sekutu atau menjadikan sesuatu selain Allah sebagai tumpuan doa dan pujaan, menjadikannya pelindung, pengantara dan lain sebagainya, dan menambah-nambah ajaran agama yang tidak ada dasarnya.

2. Orang yang mendustakan ayat-ayat Al-Qur’an memutarbalikkan isi kitab Taurat dan Injil dan menolak mukjizat Rasul yang dikatakan mereka sebagai sihir serta mendustakan ayat-ayat kauniyah yang menunjukkan keesaan Allah

Ancaman yang mendustakan ayat ayat Allah;

وَا لَّذِيْنَ  كَفَرُوْا  وَكَذَّبُوْا  بِـاٰيٰتِنَاۤ  اُولٰٓئِكَ  اَصْحٰبُ  النَّا رِ  ۚ هُمْ  فِيْهَا  خٰلِدُوْنَ

“Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itu penghuni neraka. Mereka kekal di dalamnya.” (QS. Al-Baqarah 2: Ayat 39)

Doa dijauhkan dari orang zalim
“Robbana akhrijna min hadzihil qoryati azzholimi ahluha waj’al lana minladunka waliyyan waj’al lana minladunka nashiran,”.

“Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami dari negeri yang zhalim penduduknya ini, dan berikanlah kami perlindungan dari sisi-Mu, serta berilah kami penolong dari sisi-Mu,”.