Select Education Level
Please select an education level to begin registration.

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
فَاِ نْ تَوَلَّـيْتُمْ فَمَا سَاَ لْـتُكُمْ مِّنْ اَجْرٍ ۗ اِنْ اَجْرِ يَ اِلَّا عَلَى اللّٰهِ ۙ وَاُ مِرْتُ اَنْ اَكُوْنَ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ
“Maka jika kamu berpaling (dari peringatanku), aku tidak meminta imbalan sedikit pun darimu. Imbalanku tidak lain hanyalah dari Allah dan aku diperintah agar aku termasuk golongan orang-orang muslim (berserah diri).” (QS. Yunus 10: Ayat 72)
Semua nabi muslim
Dalam tafsir ringkas Kementrian Agama RI; Maka jika kamu berpaling dari peringatanku, aku tidak meminta imbalan sedikit pun darimu sebagai upah dakwahku. Imbalanku tidak lain hanyalah dari Allah, karena aku sampaikan dakwah dan peringatan ini semata-mata karena Allah dan aku diperintah agar aku termasuk golongan orang-orang Muslim, yakni golongan yang berserah diri kepada-Nya.
Misi kenabian, identitas para nabi sebagai muslim;
1. Semua Nabi Adalah Muslim: Berserah Diri Kepada Allah
Nabi Nuh berkata: “Aku diperintah supaya termasuk orang-orang yang berserah diri (muslimin).”
Ini menunjukkan bahwa inti ajaran para nabi dari dulu hingga Nabi Muhammad SAW adalah Islam: berserah diri kepada Allah, menyembah-Nya semata, dan tidak menyekutukan-Nya.
“Sesungguhnya agama (yang diridai) di sisi Allah hanyalah Islam.” (QS. Ali Imran: 19)
Meskipun syariat dan rincian hukum bisa berbeda, akidah semua nabi adalah satu: tauhid dan ketundukan total kepada Allah.
2. Dakwah Adalah Murni karena Allah, Bukan untuk Keuntungan Dunia
Nabi Nuh menegaskan: “Aku tidak meminta upah dari kalian.”
Ini menunjukkan kemurnian niat dalam dakwah. Semua nabi menyeru kepada kebaikan bukan untuk pujian, harta, atau kedudukan, tapi murni karena tugas dari Allah.
Doa agar kita termasuk orang-orang yang berserah diri (muslimin); Doa Nabi Ibrahim dan Nabi Ya’qub
رَبَّنَا وَاجْعَلْنَا مُسْلِمَيْنِ لَكَ وَمِنْ ذُرِّيَّتِنَا أُمَّةً مُّسْلِمَةً لَّكَ
Rabbanaa waj‘alnaa muslimayni laka wa min dzurriyyatinaa ummatan muslimatal laka
“Ya Tuhan kami, jadikanlah kami orang-orang yang berserah diri kepada-Mu, dan (jadikanlah) dari keturunan kami umat yang berserah diri kepada-Mu.” (QS. Al-Baqarah: 128)