Select Education Level
Please select an education level to begin registration.
Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh.
SUBHANALLAH WALHAMDULILLAH WALAILLAHAILLOH. WALLAHU AKBAR.
Semoga kita selalu sehat dalam lindungan Allah SWT.
Mari saling mendoakan ;
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
اَمْ كُنْتُمْ شُهَدَآءَ اِذْ حَضَرَ يَعْقُوْبَ الْمَوْتُ ۙ اِذْ قَا لَ لِبَنِيْهِ مَا تَعْبُدُوْنَ مِنْۢ بَعْدِيْ ۗ قَا لُوْا نَعْبُدُ اِلٰهَكَ وَاِ لٰهَ اٰبَآئِكَ اِبْرٰهٖمَ وَاِ سْمٰعِيْلَ وَاِ سْحٰقَ اِلٰهًا وَّا حِدًا ۚ وَّنَحْنُ لَهٗ مُسْلِمُوْنَ
“Apakah kamu menjadi saksi saat maut akan menjemput Ya’qub, ketika dia berkata kepada anak-anaknya, Apa yang kamu sembah sepeninggalku? Mereka menjawab, Kami akan menyembah Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu, yaitu Ibrahim, Ismail, dan Ishaq, (yaitu) Tuhan Yang Maha Esa dan kami (hanya) berserah diri kepada-Nya.”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 133)
Ayat ini diturunkan dan diarahkan kepada orang Yahudi, ketika mereka bertanya kepada Rasulullah SAW : “Tidaklah engkau mengetahui bahwa Yakub di hari-hari menghadapi kematiannya mewasiatkan kepada putra-putranya agar memeluk agama Yahudi? Yahudi mengklaim bahwa Yakub Yahudi.
Maka turunlah ayat ini yang membantah ucapan mereka itu. Ayat ini menentang kebenaran ucapan orang-orang Yahudi, kenapa mereka berani mengucapkan demikian. Apakah mereka hadir waktu Yakub berwasiat itu, sehingga mereka itu mengatakan Yakub beragama Yahudi atau Nasrani? Sebabnya mereka tidak menghadirinya, karena itu janganlah mengada-adakan mengatakan sesuatu yang tidak ada, seperti mengatakan Ibrahim beragama Yahudi atau Nasrani, dan sebagainya. Yang diwasiatkan Yakub kepada putranya ialah agar mereka menyembah Allah, Tuhan Yang Maha Esa agar mereka menganut agama Islam. Agama yang dianut Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakub, Isa dan yang dianut para nabi.
Ayat ini memperjelas ayat ayat sebelumnya bahwa para nabi beragama Islam.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pada dasarnya semua agama samawi yang dibawa oleh 124 ribu Nabi dan Rasul sejak Nabi Adam hingga Nabi Muhammad SAW adalah agama Islam. Namun, ada sebagian pengikut agama yang dibawa para Nabi ingkar, maka merekalah yang disebut bukan Islam.
Agama Yahudi yang dibawa oleh Nabi Musa dan agama Nasrani yang dibawa oleh Nabi Isa, keduanya agama Islam juga. Sebab, mereka semua adalah utusan Allah SWT yang resmi.
“Sesungguhnya agama di sisi Allah adalah Islam.” (QS Ali Imran: 19).
Semua agama yang dibawa para Nabi dan Rasul itu agama Islam. Lalu, ada sebagian dari pengikutnya yang taat, tapi ada juga yang tidak taat. Mereka yang tidak taat inilah yang disebut sebagai bukan Islam.
Umat terdahulu yang ingkar. Disebutkan bahwa sebagian dari pengikut agama para Nabi itu ada yang kufur, ingkar, tidak taat, maksiat dan nekat. Firaun, Namrudz, Kaum ‘Add, Tsamud, Kaum Nabi Nuh, Kaum Luth, dan lainnya. Mereka semua ini yang kemudian disebut sebagai bukan Islam alias kafir.
Hal yang sama juga berlaku bagi umat manusia yang hidup di masa kenabian Nabi Muhammad SAW. Apabila mereka ingkar kepada kenabian Nabi Muhammad SAW, maka mereka bukan Muslim alias kafir juga. Contohnya yang mudah disebut misalnya Abu Lahab, Abu Jahal dan rekan-rekan seperjuangannya.
Sisa umat terdahulu yang tidak mengakui kenabian Nabi Muhammad SAW. Yaitu mereka yang mengaku sebagai para pengikut Nabi terdahulu. Mereka hidup setelah kedatangan Nabi Muhammad SAW, namun mereka tidak mau mengakui kenabiannya serta tidak mau menerima risalah yang dibawanya. Mereka bukan Islam juga. Dan ini berlaku sampai akhir zaman, umat yang tidak mengakui kenabian Nabi Muhammad SAW.
Allahumma inni as-aluka imanan la yartad, wa na’iman la yanfad, wa qurrota ainin la tanqoti’, wa musohabata nabiyyika Muhammadin SAW fi a’la jannati khulqi,”.
“Ya Allah, aku meminta kepada Engkau keimanan yang tidak akan kembali kepada kemurtadan, dan aku meminta kepada Engkau kenikmatan yang tidak akan ada habis-habisnya, dan adanya ketenangan hati yang tidak ada habis-habisnya, dan aku meminta kepada-Mu agar aku bersama Nabi Engkau, Muhammad SAW, di surga yang paling atas,”.