Select Education Level
Please select an education level to begin registration.

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا خُذُوْا حِذْرَكُمْ فَا نْفِرُوْا ثُبَا تٍ اَوِ انْفِرُوْا جَمِيْعًا
”
“Wahai orang-orang yang beriman! Bersiap siagalah kamu dan majulah (ke medan pertempuran) secara berkelompok atau majulah bersama-sama (serentak).” (QS An-Nisa’ 4: Ayat 71)
اِلَّا تَنْفِرُوْا يُعَذِّبْكُمْ عَذَابًا اَلِيمًاۙ وَّيَسْتَبْدِلْ قَوْمًا غَيْرَكُمْ وَلَا تَضُرُّوْهُ شَيْـًٔاۗ وَاللّٰهُ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ (٣٩)
“Jika kamu tidak berangkat untuk berperang, niscaya Allah menyiksa kamu dengan siksa yang pedih dan digantinya (kamu) dengan kaum yang lain, dan kamu tidak akan dapat memberi kemudharatan kepada-Nya sedikitpun. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (QS.Surat At-Taubah[9]:39).
Berbahagialah seorang Muslim yang mempunyai tugas sebagai pengaman perbatasan, melindungi Muslim yang menjadi rakyat di negara tersebut sehing ga negaranya tidak dijajah oleh negeri-negeri lain. Sejatinya tugas menjaga keamanan negara semata-mata karena Allah, untuk menjaga kedaulatan negara, menjaga eksistensi agama Islam dan keamanan dan keselamatan Muslim di dalamnya, itu semua termasuk dalam rangka berjihad di Jalan Allah.
Maka, orang-orang seperti itu sangat berharga di sisi Allah, bahkan peralatan tempur yang digunakannya dalam menjaga wilayah demi keamanan umat Muslim itu lebih baik dan lebih berharga dari segala apapun yang ada di dunia. Namun, bukan saja orang yang menjaga perbatasan negara dan memberi keamanan bagi rakyatnya terutama umat Muslim yang akan mendapatkan keutamaan pahala jihad.
وَقَالَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : رِبَاطُ يَوْمٍ فِى سَبِيْلِ اللَّهِ خَيْرٌ مِنَ الدُّنْيَاوَمَافِيْهَا, وَمَوْضِعُ سَوْطِ أَحَدِ كُمْ مِنَ الْجَنَّةِ خَيْرٌ مِنَ الدُّنْيَاوَمَاعَلَيْهَا, وَالرَّحَةُ يَرُوْحُهَاالْعَبْدُ فِى سَبِيْلِ اللَّهِ اَوِالْغَدْوَةُ خَيْرٌمِنَ الدُّنْيَاوَمَاعَلَيْهَا.
Rasulullah ﷺ bersabda: Menambatkan (kuda dalam rangka menjaga perbatasan Muslim) sehari di jalan Allah itu lebih baik dari pada dunia dan segala isinya. Tempat bagi satu pecut milik kalian (penjaga perbatasan) di surga itu lebih baik dari pada dunia dan seisinya. Dan perginya hamba pada sore di jalan Allah atau perginya pada pagi di jalan Allah itu lebih bagus daripada dunia dan seisinya. (HR. Bukhari dan Muslim).
Maka kelelahan seorang Muslim yang bertugas menjaga wilayah sehingga memberikan keamanan kepada Muslim lainnya akan mendapatkan balasan kebaikan dari Allah. Keletihan matanya karena harus terjaga menjaga perbatasan akan terganti dengan dijauhkannya dari siksa api neraka.
وَقَالَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :عَيْنَانِ لَمْ تَمَسَّهُمَاالنَّارُ :عَيْنٌ بَكَتْ مِنْ خَشْيَةِ اللَّهِ وَعَيْنَ بَكَتْ تَحْرُسُ فِى سَبِيْلِ اللَّهُ.
Rasulullah ﷺ bersabda, “Ada dua mata yang tidak akan terjamah oleh api neraka, yaitu mata yang menangis karena takut kepada Allah, dan mata yang semalaman selalu terjaga di jalan Allah.” (HR. Tirmidzi).
Hubbul Wathan Minal Iman (Mencintai tanah air adalah sebagian dari iman).
Semoga kita mencintai tanah air kita Indonesia dan akan membela Indonesia kalau diserang oleh negara lain