Select Education Level
Please select an education level to begin registration.

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
اَفَحُكْمَ الْجَـاهِلِيَّةِ يَـبْغُوْنَ ۗ وَمَنْ اَحْسَنُ مِنَ اللّٰهِ حُكْمًا لِّـقَوْمٍ يُّوْقِنُوْنَ
“Apakah hukum jahiliah yang mereka kehendaki? (Hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang meyakini (agamanya)?” (QS. Al-Ma’idah 5: Ayat 50)
Meyakini agamanya tapi tidak mengikuti aturan aturan yang ditetapkan Allah SWT
Tidak ada paksaan dalam memilih agama, tapi apabila telah memilih satu agamanya , maka yang bersangkutan terikat dengan tuntutan-tuntutan di dalamnya.
Allah SWT telah menegaskan dalam Alquran bahwa manusia dalam beragama atau menganut kepercayaan, tak boleh memaksa manusia lainnya agar sama seperti dirinya. Tidak ada paksaan dalam menganut agama.
لَاۤ اِكْرَاهَ فِى الدِّيْنِ ۗ قَدْ تَّبَيَّنَ الرُّشْدُ مِنَ الْغَيِّ ۚ فَمَنْ يَّكْفُرْ بِا لطَّا غُوْتِ وَيُؤْمِنْ بِۢا للّٰهِ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِا لْعُرْوَةِ الْوُثْقٰى لَا انْفِصَا مَ لَهَا ۗ وَا للّٰهُ سَمِيْعٌ عَلِيْمٌ
“Tidak ada paksaan dalam (menganut) agama (Islam), sesungguhnya telah jelas (perbedaan) antara jalan yang benar dengan jalan yang sesat. Barang siapa ingkar kepada Tagut dan beriman kepada Allah, maka sungguh, dia telah berpegang (teguh) pada tali yang sangat kuat yang tidak akan putus. Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah 2: Ayat 256).
Prof Quraish Shihab dalam kitabnya Tafsir Al-Mishbah mengemukakan, kalimat tidak ada paksaan dalam menganut agama dalam ayat tersebut bermakna, mengapa ada paksaan padahal Dia tidak membutuhkan sesuatu? Mengapa ada paksaan? Sekiranya Allah menghendaki, niscaya manusia dijadikanNya satu umat saja.
Tidak ada paksaan dalam menganut agama adalah menganut akidahnya. Hal ini berarti jika seseorang telah memilih satu akidah, maka yang bersangkutan terikat dengan tuntutan-tuntutan di dalamnya. Allah menghendaki agar setiap orang merasakan kedamaian. Beliau menjelaskan, agama Islam dinamai Islam yang berarti damai.
Kedamaian tidak dapat diraih jika jiwa tidak damai. Paksaan menyebabkan jiwa tidak damai karena itu tidak boleh ada paksaan dalam menganut keyakinan agama Islam.
Telah jelas jalan yang lurus dan batil. Itu sebabnya, kata beliau, orang gila dan yang belum dewasa atau yang tidak mengetahui tuntunan agama, tidak berdosa jika melanggar atau tidak menganutnya. Sebab, bagi mereka-mereka itu belum jelas jalan kebenarannya.
Apabila telah memilih satu akidah, maka yang bersangkutan terikat dengan tuntutan-tuntutan di dalamnya.
Semoga kita merasa nyaman, damai dengan agama Islam dan mau mengikuti aturan aturan yang sudah ditetapkan oleh Islam.