Makna dari Muhsinin

‎أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

فَاَ ثَا بَهُمُ  اللّٰهُ  بِمَا  قَا لُوْا  جَنّٰتٍ  تَجْرِ يْ  مِنْ  تَحْتِهَا  الْاَ نْهٰرُ  خٰلِدِيْنَ  فِيْهَا  ۗ وَذٰلِكَ  جَزَآءُ  الْمُحْسِنِيْنَ

“Maka Allah memberi pahala kepada mereka atas perkataan yang telah mereka ucapkan, (yaitu) surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Dan itulah balasan (bagi) orang-orang yang berbuat kebaikan.” (QS. Al-Ma’idah 5: Ayat 85)

Muhsinin = orang orang yang berbuat kebaikan

إِنَّ رَحْمَتَ ٱللَّهِ قَرِيبٌ مِّنَ ٱلْمُحْسِنِينَ

“Sesungguhnya rahmat Allah itu dekat kepada orang-orang yang muhsinin.” (Surah al-A’raf: 56).

Muhsinin adalah golongan orang yang melakukan kebaikan benar-benar ikhlas karena Allah. Dalam al-Quran, terdapat beberapa ciri golongan muhsinin di antaranya mereka adalah golongan yang gemar menyumbangkan harta di jalan Allah.

وَأَنْفِقُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَلَا تُلْقُوا بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ وَأَحْسِنُوا إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

“Dan belanjakanlah (apa yang ada pada kamu) karena (menegakkan) ugama Allah, dan janganlah kamu sengaja mencampakkan diri kamu ke dalam bahaya kebinasaan (dengan bersikap bakhil); dan baikilah (dengan sebaik-baiknya segala usaha dan) perbuatan kamu; karena sesungguhnya Allah mengasihi orang-orang yang berbuat baik (muhsinin).” (Surah al-Baqarah: 195).

Ciri-ciri golongan muhsinin yang disebutkan juga dalam al-Quran adalah golongan yang suka memaafkan orang lain.

وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

“..dan orang-orang yang menahan amarah, dan orang-orang yang memaafkan kesalahan orang. Dan (ingatlah), Allah mengasihi orang-orang yang berbuat perkara-perkara yang baik.” (Surah Ali Imran: 134)

Dan yang paling utama, golongan muhsinin ini adalah orang yang bertakwa yang dekat jiwanya dengan Allah. Pa u up

ثُمَّ اتَّقَوْا وَآمَنُوا ثُمَّ اتَّقَوْا وَأَحْسَنُوا وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

“kemudian mereka tetap bertaqwa dan berbuat kebajikan; karena Allah mengasihi orang-orang yang berusaha memperbaiki amalannya.” (Surah al-Maidah: 93)

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

من دَلَّ على خيرٍ فله مثلُ أجرِ فاعلِه

“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” (HR. Muslim no. 1893).

Muslim yang melakukan kebaikan akan banyak mendapatkan kemudahan.

فَاَ مَّا  مَنْ  اَعْطٰى  وَا تَّقٰى

وَصَدَّقَ  بِا لْحُسْنٰى

فَسَنُيَسِّرُهٗ  لِلْيُسْرٰ ى

“Maka barang siapa memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertakwa,”
“dan membenarkan (adanya pahala) yang terbaik (surga),”
“maka akan Kami mudahkan baginya jalan menuju kemudahan (kebahagiaan).”
(QS. Al-Lail 92: 5 – 7)

Melakukan banyak dosa akan banyak mendapatkan kesukaran;

وَاَ مَّا  مَنْۢ  بَخِلَ  وَا سْتَغْنٰى

وَكَذَّبَ  بِا لْحُسْنٰى

فَسَنُيَسِّرُهٗ  لِلْعُسْرٰ ى

“Dan adapun orang yang kikir dan merasa dirinya cukup (tidak perlu pertolongan Allah),”
“serta mendustakan (pahala) yang terbaik,”
“maka akan Kami mudahkan baginya jalan menuju kesukaran (kesengsaraan).” (QS. Al-Lail 92: 8 – 10).

Doa agar diberi kemudahan untuk kebaikan ;

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

“Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka.” (QS Al Baqarah: 201).