Golongan Orang Sholeh

‎أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

وَمَا  لَـنَا  لَا  نُؤْمِنُ  بِا للّٰهِ  وَمَا  جَآءَنَا  مِنَ  الْحَـقِّ  ۙ وَنَطْمَعُ  اَنْ  يُّدْخِلَـنَا  رَبُّنَا  مَعَ  الْقَوْمِ  الصّٰلِحِيْنَ

“Dan mengapa kami tidak akan beriman kepada Allah dan kepada kebenaran yang datang kepada kami, padahal kami sangat ingin agar Tuhan kami memasukkan kami ke dalam golongan orang-orang saleh?” (QS. Al-Ma’idah 5: Ayat 84)

Golongan orang sholeh

Di dalam QS Ali Imran ayat 113-114, Allah SWT menyebutkan ciri-ciri golongan orang saleh.

لَيْسُوا سَوَاءً ۗ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ أُمَّةٌ قَائِمَةٌ يَتْلُونَ آيَاتِ اللَّهِ آنَاءَ اللَّيْلِ وَهُمْ يَسْجُدُونَ يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَيُسَارِعُونَ فِي الْخَيْرَاتِ وَأُولَٰئِكَ مِنَ الصَّالِحِينَ

“Mereka itu tidak sama. Di antara ahli kitab itu, ada golongan yang berlaku lurus, mereka membacakan ayat-ayat Allah pada beberapa waktu di malam hari, sedang mereka juga bersujud. Mereka beriman kepada Allah di hari penghabisan. Mereka menyeru yang makruf dan mencegah yang munkar dan bersegera kepada (mengerjakan) berbagai kebajikan. Mereka itu termasuk orang-orang saleh.”

Ciri lainnya tertera pada QS Al-Ankabut ayat 9:

وَالَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَنُدْخِلَنَّهُمْ فِي الصَّالِحِينَ “Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh benar-benar akan Kami masukkan mereka ke dalam (golongan) orang-orang yang saleh.”

Orang saleh juga memiliki keistimewaan yang tidak dimiliki orang lain.

Hanya doa orang saleh yang bisa menyambung amalan orang tua yang sudah wafat.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله تعالى عنه: أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ قَالَ: إِذَا مَاتَ ابنُ آدم انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثٍ: صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ، أو عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

”Jika anak Adam meninggal, maka amalnya terputus kecuali dari tiga perkara, sedekah jariah (wakaf), ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang berdoa kepadanya.” (HR Muslim).

Menurut definisi Alquran yang menukil dari ayat di atas, saleh adalah orang yang senantiasa membaca Alquran pada malam hari, melaksanakan shalat malam (tahajud), beriman, dan beramal saleh, menyuruh kepada kebaikan, mencegah perbuatan munkar, dan bersegera mengerjakan kebajikan.

Doa Minta Keturunan yang sholeh dan sholehah yang didawamkan Nabi Ibrahim

Nabi Ibrahim as pernah memanjatkan doa kepada Allah SWT untuk memohon keturunan yang sholeh dan sholehah. Karena dengan hadirnya anak yang sholeh dan sholehah, maka hal tersebut bisa semakin mendekatkan orang tuanya kepada Allah SWT.

رَبِّ هَبْ لِيْ مِنَ الصّٰلِحِيْنَ

Robbi hablii minash shoolihiin.

“Ya Rabb anugerahkanlah padaku dari sisi-Mu keturunan yang thoyyib yaitu anak yang sholeh. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar doa.” (QS Ash-Shaffat ayat 100)