Kisah-kisah dalam Al Qur’an tentang Azab Allah yang Menimpa Umat Terdahulu

‎أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

اُولٰٓئِكَ  هُمُ  الْـكٰفِرُوْنَ  حَقًّا   ۚ وَ  اَعْتَدْنَا  لِلْكٰفِرِ يْنَ  عَذَا بًا  مُّهِيْنًا
“merekalah orang-orang kafir yang sebenarnya. Dan Kami sediakan untuk orang-orang kafir itu azab yang menghinakan.” (QS. An-Nisa’ 4: Ayat 151).

Azab yang menghinakan (azaban muhina), salah satu azab yang disebutkan dalam al Quran.
Azab lain yang disebutkan dalam Quran ; azaban aliima (azab yang sangat pedih) dan azaban syadida (azab yang sangat keras), azabun muqim (azab yang kekal) dan azabun ‘azhim (azab yang sangat dahsyat).

Azab adalah siksa Allah SWT yang ditimpakan kepada siapa saja yang Ia kehendaki

لِلّٰهِ  مَا  فِى  السَّمٰوٰتِ  وَمَا  فِى  الْاَ رْضِ   ۗ وَاِ نْ  تُبْدُوْا  مَا  فِيْۤ  اَنْفُسِكُمْ  اَوْ  تُخْفُوْهُ  يُحَا سِبْكُمْ  بِهِ  اللّٰهُ   ۗ فَيَـغْفِرُ  لِمَنْ  يَّشَآءُ  وَيُعَذِّبُ  مَنْ  يَّشَآءُ   ۗ وَا للّٰهُ  عَلٰى  كُلِّ  شَيْءٍ  قَدِيْرٌ
“Milik Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Jika kamu nyatakan apa yang ada di dalam hatimu atau kamu sembunyikan, niscaya Allah memperhitungkannya (tentang perbuatan itu) bagimu. Dia mengampuni siapa yang Dia kehendaki dan mengazab siapa yang Dia kehendaki. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (QS. Al-Baqarah 2: Ayat 284)

Dari segi waktu atau tempatnya, azab dibagi kepada tiga bagian. Azab dunia, azab kubur dan azab akhirat.

Azab yang terjadi dunia ini, yang dapat dirasakan atau disaksikan langsung oleh mata kepala, ataupun azab yang ditunjukkan lewat kisah-kisah yang diwahyukan Allah, seyogyanya menjadi pelajaran dan peringatan yang menghadirkan manfaat dan hikmah. Sampaikanlah kisah kisah untuk dijadikan ibrah (pelajaran)

فَا قْصُصِ  الْقَصَصَ  لَعَلَّهُمْ  يَتَفَكَّرُوْنَ

“Maka ceritakanlah kisah-kisah itu agar mereka berpikir.”(QS. Al-A’raf 7: Ayat 176).
2/3 bagian al Quran berisi kisah kisah, kisah itu diantaranya ada tentang azab yang menimpa umat terdahulu;

1. Surat Al-Ankabut Ayat 14
Surat Al-Ankabut ayat 14 mengisahkan tentang azab yang diberikan kepada kaum Nabi Nuh AS yang durhaka kepadanya. Allah SWT kemudian mengirimkan banjir bandang dan menenggelamkan mereka.

2. Surat An Najm Ayat 50
Surat An Najm ayat 50 menceritakan bahwa Allah SWT membinasakan kaum ‘Ad yang pertama, kaum Nabi Hud AS. Kemenag menjelaskan dalam tafsirnya, yang dimaksud dengan kaum ‘Ad yang kedua ialah kaum Iram bin Sam bin Nuh.

وَاَنَّهٗٓ اَهْلَكَ عَادًا ۨالْاُوْلٰىۙ – ٥٠

“dan sesungguhnya Dialah yang telah membinasakan kaum ‘Ad dahulu kala,”

3. Surat Hud Ayat 68
Allah SWT juga menceritakan kisah tentang azab bagi kaum Samud melalui firman-Nya dalam surat Hud ayat 68. Kaum Samud adalah kaum yang mengingkari Nabi Saleh AS.

4. Surat Qaf Ayat 12
Surat Qaf ayat 12 menjelaskan tentang beberapa kaum yang mendustakan para rasul terdahulu. Dia berfirman:

كَذَّبَتْ قَبْلَهُمْ قَوْمُ نُوْحٍ وَّاَصْحٰبُ الرَّسِّ وَثَمُوْدُ – ١٢

“Sebelum mereka, kaum Nuh, penduduk Rass dan Samud telah mendustakan (rasul-rasul),”

5. Surat An Naml Ayat 54
Surat An Naml ayat 54 mengisahkan tentang kaum Nabi Luth AS yang berkelakuan menyimpang. Mereka adalah kaum Sodom yang menyukai sesama jenis.

وَلُوْطًا اِذْ قَالَ لِقَوْمِهٖٓ اَتَأْتُوْنَ الْفَاحِشَةَ وَاَنْتُمْ تُبْصِرُوْنَ – ٥٤

“Dan (ingatlah kisah) Lut, ketika dia berkata kepada kaumnya, “Mengapa kamu mengerjakan perbuatan fahisyah (keji), padahal kamu melihatnya (kekejian perbuatan maksiat itu)?”

6. Surat Saba Ayat 16
Surat Saba ayat 15 dan 16 menjelaskan tentang betapa pedihnya azab Allah SWT yang diturunkan kepada kaum Saba

7. Surat Qasas Ayat 40
Surat Qasas ayat 40 menceritakan tentang azab yang diturunkan kepada Firaun dan bala tentaranya. Mereka tenggelam dalam laut, sedangkan kaum Nabi Musa AS selamat.

فَاَخَذْنٰهُ وَجُنُوْدَهٗ فَنَبَذْنٰهُمْ فِى الْيَمِّ ۚفَانْظُرْ كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الظّٰلِمِيْنَ – ٤٠

“Maka Kami siksa dia (Fir’aun) dan bala tentaranya, lalu Kami lemparkan mereka ke dalam laut. Maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang yang zalim.”

Selain ketujuh surat di atas, kisah tentang azab yang menimpa umat terdahulu juga terdapat dalam surat Yasin: 13, Al Araf: 163, Al Furqan: 38, At Taubah: 70, Al Hijr: 78, Thaha: 40, hingga Asy Syu’ara: 176.

Bagi orang Mukmin atau siapa saja yang hendak membuka mata, telinga dan hatinya. Dengan kata lain, turunnya azab dunia hendaklah dijadikan sebagai nasihat berharga, yang mampu menambah keyakinan kepada Allah SWT, memperbanyak ibadah atau amal sholeh. Atau menjadi energi yang mendorong seseorang untuk bertaubat, kembali kepada pangkuan ridha Allah SWT.

Begitu pula, adanya azab dunia diharapkan menjadi benteng yang dapat menjaga seseorang dari sikap putus asa dari rahmat Allah. Terutama bagi orang-orang Mukmin, pada saat dirinya diperlakukan tidak adil oleh orang-orang yang zalim, maka mereka tetap optimistis dan yakin bahwa Allah SWT akan memuliakannya.

Sedangkan orang-orang yang zholim atau manusia perusak di muka bumi, mereka akan memperoleh kehinaan, baik ketika masih hidup, atau pun setelah kematiannya nanti.

Mudah-mudahan, kita termasuk golongan manusia yang selamat dan beruntung. Dijauhkkan dari segala macam azab Allah, baik azab dunia, azab kubur dan azab akhirat.