Select Education Level
Please select an education level to begin registration.
أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
ذٰلِكَ بِاَ نَّهُمْ قَا لُوْا لَنْ تَمَسَّنَا النَّا رُ اِلَّاۤ اَيَّا مًا مَّعْدُوْدٰتٍ ۖ وَّغَرَّهُمْ فِيْ دِيْنِهِمْ مَّا كَا نُوْا يَفْتَرُوْنَ
“Hal itu adalah karena mereka berkata, Api neraka tidak akan menyentuh kami kecuali beberapa hari saja. Mereka teperdaya dalam agama mereka oleh apa yang mereka ada-adakan.”
(QS. Ali ‘Imran 3: Ayat 24)
Kesombongan Yahudi, mereka percaya ada neraka, tapi mereka berkata api neraka tidak akan menyentuhnya kecuali hanya beberapa hari saja.
Kaum Yahudi diberikan banyak kelebihan oleh Allah SWT. Kelebihan yang diberikan itu sesungguhnya adalah nikmat yang patut disyukuri dan menjadikan media untuk menyadari kecilnya diri. Namun, tak begitu yang terjadi kepada umat Yahudi.
Tabiat kaum Yahudi memang sering kali memamerkan kesombongan atas kepintaran yang mereka miliki. Sampai-sampai mereka tak malu untuk mengatakan bahwa kepintaran yang mereka dapatkan semata-mata adalah hasil jerih payah mereka sendiri.
Bangsa Yahudi adalah salah satu kelompok yang kerap diceritakan dalam Al-Qur’an sebagai pelajaran dan peringatan bagi Rasulullah dan para sahabat.
Peringatan ini berkaitan dengan janji-Nya akan azab yang ditimpakan kepada kaum Yahudi di dunia usai mereka melakukan kerusakan yang amat besar.
Lantas apa saja janji Allah SWT kepada kaum Yahudi
1. Diberikan Istidraj untuk Menyombongkan Diri
Sikap Yahudi yang kerap meremehkan dan merendahkan orang lain bukanlah kebetulan. Dalam Al-Quran dijelaskan tindak tunduk bangsa Yahudi
Allah SWT berfirman:
وَقَضَيْنَاۤ اِلٰى بَنِيْۤ اِسْرَآءِيْلَ فِى الْكِتٰبِ لَـتُفْسِدُنَّ فِى الْاَ رْضِ مَرَّتَيْنِ وَلَتَعْلُنَّ عُلُوًّا كَبِيْرًا
“Dan Kami tetapkan terhadap Bani Israil dalam Kitab itu, Kamu pasti akan berbuat kerusakan di Bumi ini dua kali dan pasti kamu akan menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar.”
(QS. Al-Isra’ 17: Ayat 4)
2. Diberikan Istidraj untuk Merusak
Kesombongan dan kerusakan yang lebih besar akan kembali diulang oleh bangsa Yahudi. Hal ini sudah tertera dalam QS. Al-Isra’ 6
ثُمَّ رَدَدْنَا لَـكُمُ الْكَرَّةَ عَلَيْهِمْ وَاَ مْدَدْنٰـكُمْ بِاَ مْوَا لٍ وَّبَنِيْنَ وَجَعَلْنٰكُمْ اَكْثَرَ نَفِيْرًا
“Kemudian Kami berikan kepadamu giliran untuk mengalahkan mereka, Kami membantumu dengan harta kekayaan dan anak-anak dan Kami jadikan kamu kelompok yang lebih besar.”
(QS. Al-Isra’ 17: Ayat 6)
Dalam ayat tersebut Allah SWT memberikan kesempatan kepada bangsa Yahudi untuk mengalahkan orang-orang yang pernah mengusirnya dan mengejar Bangsa Yahudi keluar masuk negeri pada masa kerusakan pertama.
Hal ini semakin meningkatkan kesombongan kaum Yahudi.
Kedua janji Allah SWT kepada kaum Yahudi sudah terjadi di masa sekarang
Allah Akan Membinasakan Kaum Yahudi di Bumi
Sikap keji kaum Yahudi kepada Palestina akan mempercepat datangnya siksaaan dan hukuman Allah kepada mereka.*
ان الله لا يخلف الميعاد
“ Sungguh Allah tidak menyalahi janji” (Q.S. Ali Imran: 9).
سُبْحٰنَ الَّذِيْۤ اَسْرٰ ى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَـرَا مِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَ قْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِ يَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَا ۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
“Maha Suci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidilaqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.”
(QS. Al-Isra’ 17: Ayat 1)
Saat ini Masjidil Aqsa bukan tempat yang nyaman untuk beribadah (tidak sesuai dengan yang digambarkan dalam QS Al Isra’ ayat1).
Semoga Masjidil Aqsa terbebas dari penjajahan bangsa yahudi dan umat Islam leluasa beribadah di Masjidil Aqsa.