أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
ثُمَّ قِيْلَ لِلَّذِيْنَ ظَلَمُوْا ذُوْقُوْا عَذَا بَ الْخُـلْدِ ۚ هَلْ تُجْزَوْنَ اِلَّا بِمَا كُنْتُمْ تَكْسِبُوْنَ
Kemudian dikatakan kepada orang-orang yang zalim itu,Rasakanlah olehmu siksaan yang kekal. Kamu tidak diberi balasan, melainkan (sesuai) dengan apa yang telah kamu lakukan.” (QS. Yunus 10: Ayat 52)
Sesungguhnya pada hari datangnya azab, orang-orang zalim tidak akan mendapat manfaat dari permintaan ampun mereka, dan mereka tidak akan diberi penangguhan
Dalam tafsir lengkap Kementrian Agama RI; Allah memerintahkan kepada Rasulullah saw untuk mengatakan kepada orang-orang musyrik agar mereka itu menerangkan apa yang akan mereka lakukan seandainya siksaan Allah yang dijanjikan kepada mereka itu datang dengan tiba-tiba. Baik datangnya di waktu malam pada saat mereka tidur lelap, atau di waktu siang hari, pada saat mereka sibuk dengan urusan mereka, apakah orang-orang yang berdosa itu minta disegerakan juga, lalu apakah yang mereka inginkan, apakah mereka menginginkan siksaan akhirat yang akan ditimpakan kepada mereka pada hari pembalasan.
Maka apapun pilihan mereka, itu hanyalah menunjukkan kepicikan dan kebodohan mereka, sebab janji Allah pasti akan datang dan tidak seorangpun dapat menghalang-halanginya. Pernyataan ini mengandung ejekan terhadap mereka karena pada umumnya orang yang berbuat jahat dan bergelimang dalam kedurhakaan merasa takut akan siksaan yang akan ditimpakan kepadanya. Lambat laun siksaan itu tentu akan datang juga, dan mereka tidak akan dapat mengelakkan diri dari siksaan itu.
Hal yang bisa ditadaburi dari Surah Yunus ;
- Keadilan Allah Pasti Terlaksana; Ayat ini menegaskan bahwa azab Allah kepada orang-orang zalim adalah bentuk keadilan, bukan kezaliman. Tidak ada seorang pun yang dizalimi oleh Allah.
- Penyesalan di Akhir Tak Berguna; Ketika azab datang, penyesalan dan permohonan ampun tidak lagi bermanfaat. Ini menjadi peringatan agar kita tidak menunda-nunda taubat dan perbaikan diri.
- Keterbatasan Waktu dan Kesempatan; Allah memberikan waktu kepada manusia di dunia untuk beriman dan beramal, tetapi ketika waktu itu habis (saat azab datang), kesempatan itu tidak akan kembali.
- Ancaman Nyata Bagi Orang Zalim; Ayat ini menjadi peringatan keras bagi pelaku kezaliman, bahwa tidak ada tempat lari dari balasan Allah.
- Pentingnya Bertindak Sebelum Terlambat; Ayat ini mengajarkan urgensi untuk melakukan perubahan selama masih hidup, sebelum datangnya waktu yang tidak bisa dihindari.
“Ya Allah, jadikanlah kami termasuk orang-orang yang bertakwa, selamatkanlah kami dari golongan orang- orang zalim. Ampunilah kami dan rahmatilah kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyayang lagi Maha Pengampun.”