Select Education Level
Please select an education level to begin registration.

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
وَيَقُوْلُوْنَ لَوْلَاۤ اُنْزِلَ عَلَيْهِ اٰيَةٌ مِّنْ رَّبِّهٖ ۚ فَقُلْ اِنَّمَا الْغَيْبُ لِلّٰهِ فَا نْتَظِرُوْا ۚ اِنِّيْ مَعَكُمْ مِّنَ الْمُنْتَظِرِ يْنَ
“Dan mereka berkata, Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) suatu bukti (mukjizat) dari Tuhannya? Katakanlah, Sungguh, segala yang gaib itu hanya milik Allah; sebab itu tunggu (sajalah) olehmu. Ketahuilah aku juga menunggu bersama kamu.” (QS. Yunus 10: Ayat 20)
Dari lubuk hati yang tulus, mohon maaf lahir dan batin
Dalam tafsir ringkas Kementrian Agama RI; Setelah dijelaskan perselisihan yang terjadi diantara umat manusia, lalu kembali dijelaskan tentang tuntutan orang musyrik agar Allah memberikan mu’jizat yang kasat mata kepada Nabie
Muhammad. Dan mereka berkata, “Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) suatu bukti, yakni mukjizat dari Tuhannya, yakni mukjizat yang dapat diindra?” Padahal mu’jizat seperti yang mereka minta sesungguhnya telah diturunkan kepada para nabi sebelum Nabi Muhammad, tetapi umat para nabi tersebut tetap ingkar. Katakanlah t , wahai Nabi Muhammad “Sungguh, segala yang gaib itu hanya milik Allah; sebab itu tunggu sajalah olehmu, apakah Allah akan mengabulkan permintaanmu atau tidak. Allah Maha mengetahui apa yang terbaik untuk hambanya. Ketahuilah, sesungguhnya aku juga menunggu bersama kamu, apa keputusan Allah untuk kita semua.”.
Nabi Muhammad SAW diberikan banyak mukjizat oleh Allah SWT sebagai bukti kenabiannya. Berikut beberapa mukjizat utama beliau:
1. Al-Qur’an; Mukjizat terbesar Nabi Muhammad SAW adalah Al-Qur’an, kitab suci yang penuh dengan hikmah, keindahan bahasa, serta petunjuk hidup yang abadi dan tak tertandingi hingga akhir zaman.
2. Peristiwa Isra’ dan Mi’raj; Allah SWT memperjalankan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa (Isra’), lalu naik ke langit hingga Sidratul Muntaha (Mi’raj) dalam waktu semalam. Dalam perjalanan ini, beliau menerima perintah salat lima waktu.
3. Membelah Bulan; Dalam sebuah riwayat, kaum Quraisy menantang Nabi untuk menunjukkan tanda kenabiannya. Dengan izin Allah, Nabi Muhammad SAW membelah bulan menjadi dua bagian, yang kemudian bersatu kembali. Peristiwa ini disebut dalam Al-Qur’an (QS. Al-Qamar: 1-2).
4. Air Memancar dari Jari-Jari Tangan; Saat dalam perjalanan, para sahabat kehabisan air untuk berwudu dan minum. Nabi Muhammad SAW memasukkan tangannya ke dalam wadah, lalu air memancar dari jari-jari beliau sehingga cukup untuk seluruh sahabat.
5. Makanan Bertambah Berlipat Ganda; Dalam beberapa kesempatan, makanan yang sedikit menjadi cukup untuk banyak orang dengan keberkahan dari Nabi Muhammad SAW. Misalnya, dalam Perang Khandaq, sedikit makanan di rumah Jabir bin Abdullah cukup untuk seribu orang.
6. Unta yang Berbicara dan Bersaksi; Dalam suatu kejadian, seekor unta mendatangi Nabi Muhammad SAW dan mengadu karena diperlakukan buruk oleh pemiliknya. Dalam riwayat lain, unta juga bersaksi bahwa Nabi adalah utusan Allah.
7. Kesaksian Pohon dan Batu; Pohon dan batu pernah memberi salam kepada Nabi Muhammad SAW, serta ada pohon yang berpindah tempat mendekati beliau saat dipanggil.
8. Doa yang Dikabulkan; Banyak doa Nabi Muhammad SAW yang langsung dikabulkan Allah. Salah satunya adalah doa untuk turunnya hujan saat terjadi kekeringan.
Mukjizat-mukjizat ini membuktikan kenabian beliau dan menjadi tanda kekuasaan Allah SWT.
Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum.
Mari kita jadikan Ramadhan sebagai titik awal perubahan menuju kehidupan yang lebih dekat dengan Allah, bukan sekadar momen sesaat. Jadilah Rabbaniyin, bukan hanya Romadhiyin—hamba yang taat sepanjang tahun, bukan hanya di bulan Ramadhan.
Semoga semua amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT, dosa-dosa kita diampuni, dan hati kita dibersihkan dari segala kesalahan.
Dari lubuk hati yang tulus, mohon maaf lahir dan batin
Minal aidin wal faizin, semoga kembali dalam keadaan fitrah dan kemenangan!