Bahaya Perbuatan Dengki

Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh.
SUBHANALLAH WALHAMDULILLAH WALAILLAHAILLOH. WALLAHU AKBAR.

Semoga kita selalu sehat dalam lindungan Allah SWT.
Mari saling mendoakan ;

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَدَّ  کَثِيْرٌ  مِّنْ  اَهْلِ  الْكِتٰبِ  لَوْ  يَرُدُّوْنَكُمْ  مِّنْۢ  بَعْدِ  اِيْمَا نِكُمْ  كُفَّا رًا   ۚ حَسَدًا  مِّنْ  عِنْدِ  اَنْفُسِهِمْ  مِّنْۢ  بَعْدِ  مَا  تَبَيَّنَ  لَهُمُ  الْحَـقُّ   ۚ فَا عْفُوْا  وَا صْفَحُوْا  حَتّٰى  يَأْتِيَ  اللّٰهُ  بِاَ مْرِهٖ   ۗ اِنَّ  اللّٰهَ  عَلٰى  کُلِّ  شَيْءٍ  قَدِيْرٌ
“Banyak di antara Ahli Kitab menginginkan sekiranya mereka dapat mengembalikan kamu setelah kamu beriman, menjadi kafir kembali, karena rasa dengki dalam diri mereka setelah kebenaran jelas bagi mereka. Maka maafkanlah dan berlapang dadalah sampai Allah memberikan perintah-Nya. Sungguh, Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 109)

Dengki dapat mengubah keimanan menjadi kekafiran…Pendengki bukan pemaaf dan tidak berlapang dada

Karena dengki, orang bisa melakukan kemungkaran.

بِئْسَمَا  اشْتَرَوْا  بِهٖۤ  اَنْفُسَهُمْ  اَنْ  يَّكْفُرُوْا  بِمَاۤ  اَنْزَلَ  اللّٰهُ  بَغْيًا  اَنْ  يُّنَزِّلَ  اللّٰهُ  مِنْ  فَضْلِهٖ  عَلٰى  مَنْ  يَّشَآءُ  مِنْ  عِبَا دِهٖ   ۚ فَبَآءُوْ  بِغَضَبٍ  عَلٰى
غَضَبٍ   ۗ وَلِلْكٰفِرِ يْنَ  عَذَا بٌ  مُّهِيْ

“Sangatlah buruk (perbuatan) mereka menjual dirinya dengan mengingkari apa yang diturunkan Allah karena dengki bahwa Allah menurunkan karunia-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya. Karena itulah mereka menanggung kemurkaan demi kemurkaan. Dan kepada orang-orang kafir (ditimpakan) azab yang menghinakan.”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 90)

Kenapa iblis tidak mau bersujud kepada Nabi Adam as? Sebab, iblis sangat dengki terhadapnya. Karena itu, barang siapa di antara kita memiliki sifat dengki, maka sungguh kita telah memiliki salah satu sifat iblis.

Hindarilah dengki, karena sesungguhnya dengki itu menghapus semua amal kebaikan sebagaimana api melahap kayu bakar” (H.R. Abu Daud)

Tiga Hari Bersama Calon Penghuni Surga

Dia tidak pernah berbuat curang dan dengki kepada orang lain

Akan datang kepada kalian sekarang ini seorang laki-laki penghuni surga.” Ucapan Rasulullah SAW ini serta-merta membuat riuh para sahabat yang tengah berada di masjid. Mereka bertanya-tanya siapa gerangan sang penghuni surga itu.

Sahabat nabi menginap di rumahnya selama tiga hari, tidak menemukan amalan yang istimewa, akhirnya sahabat nabi, bertanya apa yang menyebabkan rossul menyebutkan bahwa beliau termasuk ahli syurga, dia tidak pernah berbuat curang kepada seorang pun, baik kepada Muslimin ataupun selainnya. Dia juga tidak pernah dengki ataupun hasad kepada seseorang atas karunia yang telah diberikan Allah kepadanya.”

Kita bisa memohon kepada Allah SWT agar dijauhkan dari sifat dengki dengan membaca doa ;

رَبَّنَا  اغْفِرْ  لَـنَا  وَلِاِ خْوَا نِنَا  الَّذِيْنَ  سَبَقُوْنَا  بِا لْاِ يْمَا نِ  وَلَا  تَجْعَلْ  فِيْ  قُلُوْبِنَا  غِلًّا  لِّلَّذِيْنَ  اٰمَنُوْا  رَبَّنَاۤ  اِنَّكَ  رَءُوْفٌ  رَّحِيْمٌ

Robbanagfirlana wa li ikhwaaninalladzina sabaquuna bil iiman, walaa taj’al fii quluubina ghillal lilladzina aamanu, robbanaa innaka rauufurrahiim.

Ya Allah, ampunilah dosa-dosa kami dan dosa-dosa saudara kami yang telah mendahului kami dengan keadaan beriman. Dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami kepada orang-orang yang beriman. Ya Allah, sungguh Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang. (QS. Al‐Hasyr: 10)