Azab yang Kekal

‎أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

يُرِ يْدُوْنَ  اَنْ  يَّخْرُجُوْا  مِنَ  النَّا رِ  وَمَا  هُمْ  بِخَا رِجِيْنَ  مِنْهَا  ۖ وَلَهُمْ  عَذَا بٌ  مُّقِيْمٌ

“Mereka ingin keluar dari neraka, tetapi tidak akan dapat keluar dari sana. Dan mereka mendapat azab yang kekal.” (QS. Al-Ma’idah 5: Ayat 37).

A’dzabum muqyim = Azab yang kekal

Dalam tafsir lengkap Kemenag, Kementrian Agama RI menjelaskan bahwa setelah mereka dimasukkan ke dalam neraka dan tidak tertahankan siksa yang dideritanya maka mereka ingin keluar, tetapi tidak ada jalan bagi mereka. Keadaan mereka sama halnya seperti yang disebutkan di dalam firman Allah:

وَاَ مَّا  الَّذِيْنَ  فَسَقُوْا  فَمَأْوٰٮهُمُ  النَّا رُكُلَّمَاۤ  اَرَا دُوْۤا  اَنْ  يَّخْرُجُوْا  مِنْهَاۤ  اُعِيْدُوْا  فِيْهَا  وَ  قِيْلَ  لَهُمْ  ذُوْقُوْا  عَذَا بَ  النَّا رِ  الَّذِيْ  كُنْتُمْ  بِهٖ  تُكَذِّبُوْنَ

“Dan adapun orang-orang yang fasik (kafir), maka tempat kediaman mereka adalah Neraka. Setiap kali mereka hendak keluar darinya, mereka dikembalikan (lagi) ke dalamnya dan dikatakan kepada mereka, Rasakanlah azab Neraka yang dahulu kamu dustakan.” (QS. As-Sajdah 32: Ayat 20)

Mereka akan merasakan sepanjang masa siksa yang kekal abadi yang tidak berkesudahan.

Sedangkan dalam tafsir Ibnu Katsir, Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir menjelaskan bahwa makna ayat ini sama dengan ayat lain, yaitu firman-Nya:

كُلَّمَاۤ  اَرَا دُوْۤا  اَنْ  يَّخْرُجُوْا  مِنْهَا  مِنْ  غَمٍّ  اُعِيْدُوْا  فِيْهَا  وَذُوْقُوْا  عَذَا بَ  الْحَرِ يْقِ

“Setiap kali mereka hendak keluar darinya (neraka) karena tersiksa, mereka dikembalikan (lagi) ke dalamnya. (Kepada mereka dikatakan), Rasakanlah azab yang membakar ini!”(QS. Al-Hajj 22: Ayat 22)

Mereka terus-menerus berupaya untuk keluar dari siksaan yang mereka alami itu karena keras dan sangat menyakitkan, tetapi tidak ada jalan bagi mereka untuk itu. Setiap kali luapan api mengangkat mereka, yang membuat mereka berada di atas neraka Jahannam, maka Malaikat Zabaniyah memukuli mereka dengan gada-gada besi, lalu mereka terjatuh lagi ke dasar neraka.

…dan mereka beroleh adzab yang kekal.

Yakni siksaan yang kekal terus-menerus, tiada jalan keluar bagi mereka darinya, dan tiada jalan selamat bagi mereka dari siksaan itu.

Al-Quran sebagai peringatan bagi orang yang takut pada Allah. “Kami tidak menurunkan Al-Qur’an ini kepadamu, agar kamu menjadi susah,” “tetapi sebagai peringatan bagi orang yang takut (kepada Allah)” (QS. Ta-ha 2-3).

Kita hanya bisa berdoa memohon perlindungan kepada Allah Swt dijauhkan dari adzab neraka, kalau berjamaah di masjid, suka didawamkan ba’da solat berjamaah ;

اللهُمَّ أَجِرْنَا مِنَ النّار

Allahumma Ajirna Minannar,

“Ya Allah, semoga engkau melindungiku dari api neraka.