Allah sebagai Al Wakil

‎أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

وَلِلّٰهِ  مَا  فِى  السَّمٰوٰتِ  وَمَا  فِى  الْاَ رْضِ   ۗ وَكَفٰى  بِا للّٰهِ  وَكِيْلًا

“Dan milik Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di Bumi. Cukuplah Allah sebagai pemeliharanya.” (QS. An-Nisa’ 4: Ayat 132)

Hanya Allahlah yang mengatur semua yang ada di langit dan di bumi. Dialah Penguasa, Penggerak dan Pengatur segalanya. Cukuplah Allah sebagai penguasa alam semesta agar dapat berjalan dengan tertib, dan penguasa manusia agar mereka menyembah, bertakwa dan menyerahkan semua urusan kepada-Nya (Tafsir Quraish Shihab)

ٱللَّهُ خَٰلِقُ كُلِّ شَىْءٍ ۖ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ وَكِيلٌ

“Allah menciptakan segala sesuatu dan Dia memelihara segala sesuatu”. (QS. Az-Zumar:62)

أَفَمَنْ هُوَ قَائِمٌ عَلَىٰ كُلِّ نَفْسٍ بِمَا كَسَبَتْ ۗ

“Maka apakah Tuhan yang menjaga setiap diri terhadap apa yang diperbuatnya (sama dengan yang tidak demikian sifatnya)?” (QS. Ar-Ra’d:33)

Dalam ayat yang lain juga disebutkan,

إِنَّ رَبَّكُمُ ٱللَّهُ ٱلَّذِى خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ فِى سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ ٱسْتَوَىٰ عَلَى ٱلْعَرْشِ يُغْشِى ٱلَّيْلَ ٱلنَّهَارَ يَطْلُبُهُۥ حَثِيثًا وَٱلشَّمْسَ وَٱلْقَمَرَ وَٱلنُّجُومَ مُسَخَّرَٰتٍۭ بِأَمْرِهِۦٓ ۗ أَلَا لَهُ ٱلْخَلْقُ وَٱلْأَمْرُ ۗ تَبَارَكَ ٱللَّهُ رَبُّ ٱلْعَٰلَمِينَ

Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas ‘Arsy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam. (QS. Al-A’raf : 54)

Inilah yang dinamakan dengan Rububiyah, kita meyakini bahwa Allah ﷻ adalah Rabb yang menciptakan serta mengatur seluruh alam semesta. Secara umum Allah yang mengatur dan mengurus makhluk-makhluk-Nya baik yang beriman ataupun tidak. Maka apabila seseorang ingin kepengurusan dari Allah secara khusus hendaknya ia senantiasa bertakwa kepada-Nya.

Sungguh setiap kita diperhatikan oleh Allah ﷻ secara detail. Jangankan kita, tidak ada sehelai daun yang jatuh dari pohonnya melainkan Allah ﷻ mengetahuinya karena pengetahuan Allah amat sangat mendetail terhadap para makhluknya. Allah ﷻ berfirman,

وَعِندَهُۥ مَفَاتِحُ ٱلْغَيْبِ لَا يَعْلَمُهَآ إِلَّا هُوَ ۚ وَيَعْلَمُ مَا فِى ٱلْبَرِّ وَٱلْبَحْرِ ۚ وَمَا تَسْقُطُ مِن وَرَقَةٍ إِلَّا يَعْلَمُهَا وَلَا حَبَّةٍ فِى ظُلُمَٰتِ ٱلْأَرْضِ وَلَا رَطْبٍ وَلَا يَابِسٍ إِلَّا فِى كِتَٰبٍ مُّبِينٍ

“Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz)” (QS. Al-An’am:59)

Bahkan hewan pun Allah ﷻ lah yang mengatur rezekinya. Allah ﷻ berfirman,

وَمَا مِن دَآبَّةٍ فِى ٱلْأَرْضِ إِلَّا عَلَى ٱللَّهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا ۚ كُلٌّ فِى كِتَٰبٍ

“Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh mahfuzh).” (QS. Hud:6)

Ayat kursi, ayat teragung dalam al Quran, Allah SWT memelihara langit dan bumi, tidak tidur dan tidak mengantuk.

اللّٰهُ  لَاۤ  اِلٰهَ  اِلَّا  هُوَ  الْحَـيُّ  الْقَيُّوْمُ   ۚ لَا  تَأْخُذُهٗ  سِنَةٌ  وَّلَا  نَوْمٌ   ۗ لَهٗ  مَا  فِى  السَّمٰوٰتِ  وَمَا  فِى  الْاَ رْضِ   ۗ مَنْ  ذَا  الَّذِيْ  يَشْفَعُ  عِنْدَهٗۤ  اِلَّا  بِاِ ذْنِهٖ   ۗ يَعْلَمُ  مَا  بَيْنَ  اَيْدِيْهِمْ  وَمَا  خَلْفَهُمْ   ۚ وَلَا  يُحِيْطُوْنَ  بِشَيْءٍ  مِّنْ  عِلْمِهٖۤ  اِلَّا  بِمَا  شَآءَ   ۚ وَسِعَ  كُرْسِيُّهُ  السَّمٰوٰتِ  وَا لْاَ رْضَ   ۚ وَلَا  يَــئُوْدُهٗ  حِفْظُهُمَا   ۚ وَ  هُوَ  الْعَلِيُّ  الْعَظِيْمُ

“Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Yang Maha Hidup, yang terus-menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka dan mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Maha Tinggi, Maha Besar.” (QS. Al-Baqarah 2: Ayat 255)

Doa memohon agar ditetapkan nikmat Islam, sunnah, dan diselamatkan dari segala bentuk kemurkaan Allah.

رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً ۚ إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ.

Rabbanaa laa tuzigh quluubanaa ba’da idz hadaitanaa wa hab lanaa min ladunka rahmatan innaha ‘antal wahhaab.

“Ya Tuhan kami, janganlah Engkau condongkan hati kami kepada kesesatan setelah engkau berikan petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Pemberi. “( QS Ali Imran ayat 8.)