Select Education Level
Please select an education level to begin registration.

Setiap anak memiliki watak yang berbeda beda, memiliki minat dan bakat yang berbeda beda, memiliki potensi yang berbeda, memiliki sifat yang berbeda dan memiliki keinginan yang berbeda pula.
Sedangkan pola asuh didikan sekolah di Indonesia adalah sama. Menyamaratakan anak, tanpa peduli apa potensi anak, apa minat dan bakat anak dan apa yang apa tujuan anak sekolah.
Rata rata sekolah mengajarkan bahwa matematika itu penting, mereka yang tidak paham matematika adalah siswa yang kurang pintar. Patokan pintar dalam mindset masyarakat Indonesia juga adalah mereka yang memiliki ranking di sekolah adalah siswa yang pintar. Padahal setiap anak memiliki minat dan bakat yang berbeda beda, ada mereka yang lebih tertarik dengan dunia olahraga sehingga dia adalah calon atlet yang memang harus dikembangkan.
Ada dari mereka yang tertarik dengan dunia seni, musik dan tarik suara sehingga dia adalah calon musisi, calon seniman dan mereka adalah calon desainer yang akhirnya terpandang kurang pandai karena tidak paham akan satu pelajaran sekolah.
Ada juga dari mereka yang memiliki fisik kuat yang akhirnya mereka mengikuti kompetisi bela diri, namun memiliki nilai rata rata yang dibawah standar dan akhirnya dipandang sebagai siswa yang kurang pandai karena memiliki nilai pelajaran yang dibawah standar sekolah.
Padahal, definisi pintar itu bukan seperti itu. Jangan sampai potensi yang ada dalam diri anak, minat dan bakat anak ini, masa depan anak ini dihancurkan karena harus mengejar ranking 1 di sekolah.

Kebanyakan sekolah di Indonesia adalah merubah seorang anak agar menjadi anak yang sama, mereka yang berangking, mereka yang pandai matematika, mereka yang pandai dalam berbahasa inggris, mereka yang pandai berbagai macam pelajaran, padahal itu sama saja seperti sekolah merusak seorang seniman, sekolah merusak seorang yang berbakat dengan musik, sekolah merusak seorang anak yang ingin menjadi seorang baik sesuai minat dan bakatnya di masa depan.
Jika seorang anak ingin menjadi guru, maka nilai bagus dalam berbagai macam pelajaran mungkin harus, tapi apakah semua guru mampu mempelajari semua yang diajarkan di sekolah? jawabannya jelas TIDAK. Setiap guru juga memiliki kelebihannya masing masing, bisa jadi guru yang pandai dalam pelajaran olahraga tidak mampu menyelesaikan soal matematika, bisa juga guru pelajaran bahasa indonesia tidak bisa menyelesaikan soal matematika, lantas kenapa setiap siswa dituntut untuk bisa menghafal semua pelajaran?
Pintar dalam pandangan kami, adalah bonus yang didapatkan siswa karena mereka berhasil mempelajari apapun yang tidak mereka minati dan yang jauh diluar bakat mereka. Pintar disini dapat diartikan sebagai bonus dari Allah swt karena seorang anak mampu memaksimalkan potensi yang ada dalam dirinya hingga mendapatkan angka terbaik dibandingkan teman teman sebayanya.

Maka dari itu Al Masoem selalu menegaskan, bahwa motto kami adalah Cageur, Bageur, Pinter yang artinya kami mengutamakan jasmani dan rohani yang sehat (cageur dalam bahasa indonesia memiliki arti sehat), bageur yang artinya baik adalah nilai kedua dalam diri siswa yaitu menjadi siswa yang ber attitude baik dan yang terakhir adalah pinter yang tak perlu kami sebutkan lagi bahwa lulusan Al Masoem setelah ber jiwa dan raga yang sehat, ber attitude baik adalah memiliki prestasi di sekolah.
Menjadi siswa pintar adalah anugerah, karena tidak semua siswa mampu menggapai itu, maka dari itu di Al Masoem penilaian terhadap siswa adalah dari attitude nya terlebih dahulu.
Meskipun seorang anak berprestasi tapi jika attitude nya tidak baik, maka penilaian sekolah terhadap siswa tersebut juga tidak akan baik. Namun jika siswa tersebut ber attitude baik meskipun tidak berprestasi (kurang pintar) kami tidak pernah mempermasalahkan karena pada dasarnya sekolah itu untuk sekolah.
Sekolah merupakan tempat siswa untuk belajar, maka kami tegaskan selama siswa mampu merubah sifat jeleknya menjadi baik maka kata “pintar” ini pasti didapatkan siswa di sekolah selama siswa tersebut bisa mengikuti kurikulum yang berlaku di sekolah ini.
Al Ma’soem selalu memotivasi siswanya dengan apresiasi hingga punishment. Disini agar siswa mampu mengembangkan potensi dirinya dengan berbagai macam program ekstrakurikuler dan program kelas peminatan. Ini juga tujuan utama Al Masoem didirikan, yaitu untuk mengembangkan minat dan bakat siswa sehingga siswa berprestasi dan setiap prestasi yang siswa raih bisa menjadi alasan sekolah memberikan apresiasi kepada siswa.
Al Masoem tidak pernah merubah siswa yang berpotensi pada sepak bola untuk pandai bermain basket, begitu juga siswa yang memiliki minat dan bakat dalam bahasa inggris untuk pandai dalam bela diri. Al Masoem membentuk siswa sesuai dengan minat dan bakatnya masing masing.
Sehingga lulusan Al Masoem menjadi manusia yang benar benar manusia, manusia yang beragam namun memiliki tujuan yang sama yaitu lulus sebagai lulusan teladan dan minimal setiap siswa yang lulus di Al Masoem memiliki skill dan bekal yang sesuai dengan peminatan mereka.

Namun dibalik itu juga kami tidak bisa memungkiri, bahwa setiap sekolah harus tetap menjaga siswanya untuk bisa belajar matematika, fisika, kimia, biologi, bahasa arab dan berbagai macam pelajaran umum lainnya. Maka dari itu, Al Masoem tetap memberikan metode pembelajaran yang kreatif agar lebih mudah dipahami siswa.
Namun meski begitu, seperti sekolah pada umumnya, kami juga memberikan raport sebagai penilaian dan bukti kemampuan siswa dalam menghadapi setiap pelajaran yang ada, tapi kami juga memberikan 2 rapor berbeda kepada setiap siswa yaitu raport diknas dan raport Al Masoem.
Dimana raport diknas yang berisi tentang pelajaran yang umum yang diujikan sedangkan raport Al Masoem yang berisi tentang ekstrakurikuler, potensi siswa, nilai peminatan siswa dalam satu bidang dan juga raport siswa tentang hafalan Al Qur’annya.
Raport Al Masoem ini juga yang dijadikan patokan bahwa seorang siswa berhak mendapatkan beasiswa kriteria akhlak Al Masoem. Atau beasiswa Al Masoem yang dapat diberikan kepada siswa yang memenuhi beberapa kriteria penilaian seperti :
Maka jika anda merasa Al Ma’soem adalah sekolah yang unik, sangat jelas. Karena kami sekolah yang berbeda dengan sekolah lainnya. Kami sekolah yang benar benar membuat anak betah sekolah di Al Masoem, kami sekolah yang mampu memberikan wadah bagi siswa yang memiliki minat dan bakat pada bidang tertentu dan Al Ma’soem juga sekolah yang mampu menjadikan minat dan bakat siswa menjadi prestasi. Yuk segera daftar ke Al Masoem !