Select Education Level
Please select an education level to begin registration.

Percaya atau tidak, kalau Bimbingan dan Konseling (BK) di sekolah itu adalah tempat bagi siswa yang sedang punya masalah? Miskonsepsi ini ternyata masih bertebaran di telinga masyarakat. Bisa jadi terdapat faktor pengalaman kurang baik ketika masih berhubungan dengan guru BK tersebut. Namun, sebenarnya keberadaan BK di sekolah itu punya andil besar dalam membantu perkembangan belajar siswa.
Sesuai namanya, bimbingan dan konseling terdiri dari dua kata yaitu Bimbingan dan Konseling. Bimbingan atau guidance adalah suatu proses pemberian bantuan oleh orang yang ahli kepada seseorang agar mampu mengembangkan kemampuan dirinya. Sedangkan konseling dari kata asal counseling adalah bantuan yang diberikan kepada seseorang dengan tujuan agar yang bersangkutan mampu memecahkan masalah yang dihadapi.
Jadi bila disimpulkan, bimbingan dan konseling adalah suatu kegiatan yang punya tujuan untuk memberikan bantuan oleh orang ahli (seperti Konselor) kepada seseorang melalui tatap muka, baik secara individu atau kelompok, dengan memberikan tambahan pengetahuan. Hal ini tidak hanya terjadi sekali saja, tetapi bisa secara terus-menerus dan sistematis hingga masalah bisa terselesaikan. Secara hukum bimbingan konseling telah diatur dalam Surat Keputusan Mendikbud No. 025/1995 mengenai Petunjuk Fungsional Guru dan Angka Kreditnya.
Bimbingan konseling bisa dibilang juga menjadi layanan bantuan kepada peserta didik, baik itu mengenai bimbingan sosial, karir, belajar dan hal lainnya. Harapannya, peserta didik yang mendapatkan bantuan dari ahli (konselor) agar bisa mengembangkan potensi diri maupun minat dan bakat yang ada di dalam dirinya dan bisa memecahkan masalah yang sedang dialami.
Mengapa BK sangat penting keberadaannya di sekolah? Nyatanya, bimbingan konseling hadir untuk memberikan berbagai benefit yang menguntungkan peserta didik atau siswa, diantaranya:
Fungsi Bimbingan Konseling di Sekolah
Selain manfaat penting yang bisa dirasakan oleh para siswa, bimbingan dan konseling punya beberapa fungsi penting. Menurut Gramedia, terdapat 4 fungsi yang bisa ditelaah lebih lanjut yaitu:
Sosok guru BK atau Konselor akan memberikan pengarahan kepada siswa yang sedang menghadapi masalah (tidak selalu karena persoalan tata tertib) agar tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar di sekolah. Secara tidak langsung, ini bisa meningkatkan kemampuan siswa tersebut untuk menggapai prestasi yang diimpikan dalam kondisi tubuh dan pikiran yang prima.
Inilah langkah dasar yang diambil SMA Al Ma’soem untuk mendidik siswa yang sesuai dengan potensi dasar yang dimilikinya. SMA al Ma’soem melibatkan pihak Konselor sedari awal proses penerimaan calon siswa baru. Jadi ketika siswa baru telah masuk, pihak sekolah melalui konselor, sudah punya pegangan apa minat dan bakat mereka. Selain itu, terdapat pilihan Boarding School bagi siswa yang ingin belajar mandiri dan meningkatkan kemampuan agama bersama kegiatan-kegiatan pesantren.
Penulis: Gumilar Ganda