Select Education Level
Please select an education level to begin registration.

Sekolah merupakan tempat yang nyaman dan aman bagi peserta didik. Karena lembaga pendidikan diciptakan sebagai tempat bagi siswa untuk menuntut ilmu. Maka dari itu tujuan utama sekolah adalah sebagai tempat untuk mengemban pendidikan, memperbaiki akhlak, mengedepankan karakter yang unggul. Sekolah juga digunakan sebagai tempat untuk menuntut berbagai macam ilmu. Maka dari itu lembaga pendidikan harus menjadi tempat yang nyaman dan aman bagi peserta didik. Jauh dari kriminalitas, jauh dari obat obatan dan narkoba, jauh dari sex bebas dan yang sedang ramai saat ini adalah bullying.
Bullying, pembulian, bully, pengeroyokan dan hal hal yang bersifat mengganggu dan merusak mental orang lain merupakan tindakan pidana yang memang harus diselesaikan dengan tegas. Ramai belakangan ini siswa yang dibully secara fisik dan mental. Dan yang paling membuat mind blowing adalah pembullyan dilakukan di tempat terbuka atau di dalam kelas. Yang jadi pertanyaan kemana guru yang mengajar sehingga tidak tahu ada anak yang menjadi korban bully? Kasus seperti ini layak menjadi perhatian orang tua, terutama orang tua yang memiliki anak anak usia remaja yang masih bingung dan masih mencari jati dirinya sendiri. Jangan sampai karena pergaulan malah menjadi pelaku dari bullying di sekolah atau bahkan menjadi korban bullying.
Kami sangat menyayangkan dan merasa iba serta sakit hati ketika mengetahui ada anak usia remaja bahkan usia SMP yang menjadi korban bully teman temannya, bagaimana tidak? Kami sebagai lembaga besar, memiliki nama besar, pendidikan agama dan karakter yang kuat merasa tindakan seperti ini bukan lagi bercandanya anak remaja. Menghina fisik bahkan melakukan kekerasan fisik itu bukan lagi bercanda, tapi sebuah tindakan yang memang harus diberi sanksi yang tegas. Anda pernah membayangkan bagaimana juga putra putri anda menjadi korban bully di sekolah?
Kami memiliki prinsip untuk tidak pernah mengecewakan kepercayaan orang tua terhadap kami, maka dari itu kami selalu mengungkapkan bahwa kami berusaha sebaik mungkin untuk menghindari tindakan bully baik itu di sekolah dan di pesantren. Maka dari itu usaha kami dalam meminimalisir tindakan bully di sekolah ini selalu kami maksimalkan, seperti kami selalu mengajak semua civitas Al Masoem untuk bertindak sebagai pengawas, baik itu guru, karyawan dan semua pihak yang ada di lembaga Al Masoem termasuk penjual kantin jika menemukan siswa yang menjadi korban bully langsung melakukan tindakan. Seperti melerai, mencatat nama pelaku dan nama korban dan kelas pelaku dan korban. Informasi ini yang akan dibawa ke kesiswaan untuk langsung ditindak, ada juga CCTV yang akan menjadi bukti bahwa seorang anak melakukan pembullyan kepada siswa lainnya (misalkan).
Jika memang pencegahan sudah namun siswa masih melakukan pembullyan terhadap teman sebayanya, maka jalan keluar akhir adalah dikembalikan kepada orang tuanya. Karena siswa tersebut kami anggap sudah tidak betah dan tidak mau lagi belajar di Al Masoem. Jika sudah seperti ini yang dirugikan adalah orang tua siswa itu sendiri. Maka dari itu, pada setiap Diseminasi kami selalu menginformasikan kepada siswa dan santri untuk tidak melakukan tindakan bully, kami memberikan informasi tentang konsekuensi yang akan dihadapi dan kami juga memberikan motivasi kepada siswa, jika ingin mencari jati diri berprestasi adalah pilihan terbaik dari pada harus membully teman teman sebaya. Tindakan bully juga tidak akan terjadi jika memang sang pelaku tidak memiliki teman atau kelompok yang memang mendukung tindakan tersebut. KAdang juga pembullyan terjadi karena pengaruh dari teman sendiri. Bahkan beberapa siswa melakukan tindakan bully karena hasutan teman dan karena memang ikut ikutan saja. Miris memang, namun alhamdulilah Al Ma’soem berhasil meminimalisir berbagai macam tindakan yang akan berakibat pada pembullyan, seperti penambahan area CCTV yang semakin gencar, edukasi kepada siswa setiap minggu, motivasi untuk bisa menjadi siswa yang terbaik dan karena kami lembaga islam kami selalu mengungkapkan dan memperdengarkan beberapa ayat dan hadits bagi siswa seperti hadits Riwayat Ahmad yang dimana Rasulullah SAW bersabda
yang artinya : Sebaik baiknya manusia adalah manusia yang memberikan manfaat bagi manusia lainnya
ini penting sebagai doktrin bagi siswa untuk mampu menjadi siswa yang bisa bermanfaat, menjadi siswa yang berprestasi, bukan siswa yang melakukan bully apalagi tawuran. Maka dari itu, setiap tindakan yang dilakukan siswa akan ada konsekuensinya, namun sebisa mungkin kami tetap melakukan pencegahan sebelum pembullyan terjadi. Kami juga terbuka bagi setiap siswa yang merasa menjadi korban bully atau korban diskriminasi dari teman atau guru. Karena kantor BK selalu terbuka bagi semua siswa dan juga konselor sekolah selalu menerima keluh kesah siswa untuk diperbaiki dan diberikan jalan keluar yang baik.