Makam

Manfaat dan Hukum Ziarah Kubur Menurut Qur’an dan Hadits

Ziarah kubur seakan menjadi kegiatan yang sering dilaksanakan oleh umat muslim menjelang bulan suci ramadhan. Bahkan bagi beberapa masyarakat hari raya idul fitri juga dijadikan ajang untuk berziarah kubur ke makam keluarga, orang tua dan sanak saudara. 

Berziarah kubur juga merupakan satu amalan yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Sebab berziarah kubur memiliki berapa manfaat dan hikmah yang dapat dipetik oleh kita umat muslim yang masih hidup, lantas apa saja manfaat berziarah kubur dan apa saja hukumnya menurut Al Qur’an dan Hadist?

Pada dasarnya berziarah kubur menjelang bulan suci ramadhan tidak bersifat sunnah namun tidak juga bersifat wajib, artinya tidak ada hadits yang bersifat eksplisit dalam melaksanakan ziarah kubur menjelang bulan suci ramadhan.

Makan 1

Bahkan dalam syariat islam, Rasulullah SAW awalnya mengharamkan ziarah kubur, karena pada saat itu para sahabat masih melakukan ziarah dengan melakukan juga tindakan kemusyrikan, mengingat sebelum memeluk agama islam. 

Bangsa arab banyak sekali yang menyembah berhala, menyembah kuburan atau percaya pada leluhur (animisme dan dinamisme) serta berdoa dan meminta berbagai macam hal dan mempersembahkan sesajen di atas makam para leluhur. Sehingga Rasulullah melarang ziarah kubur pada masa itu. 

Namun setelah keimanan umat muslim sudah mulai kuat dan meningkat maka Rasulullah SAW mulai menganjurkan untuk melaksanakan ziarah kubur, seperti  dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Mas’ud Rasulullah bersabda “”Dan aku telah melarang kalian menziarahi kuburan, maka sekarang berziarahlah, karena sesungguhnya ziarah kubur itu mengingat­kan akhirat.” (HR. Muslim)

Makam keluarga

Selain mengingatkan kita pada akhirat ada beberapa manfaat berziarah kubur diantaranya adalah sebagai berikut :

Berziarah kubur dapat mengingatkan kita akan kematian

Salah satu manfaat utama yang dapat dirasakan para peziarah kubur adalah dapat mengingatkan kita kepada kematian. Tujuannya juga sangat baik, yaitu agar kita lebih rajin lagi dalam beribadah, meningkatkan diri untuk melakukan hal hal yang baik, beramal saleh dan juga meningkatkan bekal kita sebagai manusia yang masih hidup untuk kematian kita yang dimana kematian itu tidak ada seorangpun yang tidak tahu kapan, dimana dan dalam keadaan apa. Maka dari itu dengan berziarah kubur juga diharapkan kita bisa selalu mengingat kematian sehingga kita bisa meningkatkan iman islam kita sebagai umat muslim.

Adapun hadits yang mengharuskan kita selalu mengingat kematian seperti dari Abu Hurairah RA, berkata: Rasulullah SAW bersabda : “Perbanyaklah kalian mengingat kepada sesuatu yang melenyapkan semua kelezatan, yaitu maut.” 

Ada juga hadits lainnya yang menyatakan betapa pentingnya mengingat kematian. Seperti hadits yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi yang artinya “Orang yang pandai adalah orang yang mampu mengevaluasi dirinya dan beramal (mencurahkan semua potensi) untuk kepentingan (kehidupan) setelah kematian.”

Mendoakan orang yang sudah meninggal atau mereka yang kita ziarahi

Manfaat selanjutnya bagi kita sebagai manusia yang masih hidup dan juga bagi keluarga yang kita ziarahi adalah kita dapat mendoakan orang yang kita ziarahi. Dimana dalam doa yang kita lantunkan sebagai peziarah adalah doa doa terbaik bagi orang atau sanak keluarga yang sudah meninggal dunia untuk mendapatkan ampunan di akhirat dan juga ditempatkan di tempat yang Allah SWT ridhoi dan juga dilapangkan kuburannya.

Doa dari peziarah ini juga bisa menjadi manfaat yang dapat dirasakan oleh mereka yang sudah meninggal, hal itu seperti sabda Rasulullah SAW dalam Hadits Riwayat Ad-Dailami :“Seorang mayat dalam kuburnya seperti orang tenggelam yang sedang meminta pertolongan. Dia menanti-nanti doa ayah, ibu, anak, dan kawan yang terpercaya. Apabila doa itu sampai kepadanya, maka itu lebih ia sukai daripada dunia berikut segala isinya. Dan sesungguhnya Allah menyampaikan doa penghuni dunia untuk ahli kubur sebesar gunung. Adapun hadiah orang-orang yang hidup kepada orang-orang mati ialah memohon istighfar kepada Allah SWT untuk mereka dan bersedekah atas nama mereka.” (HR Ad-Dailami).

Meringankan siksa bagi para ahli kubur

Salah satu manfaat lainnya yang dapat dirasakan oleh para ahli kubur adalah dapat diringankan siksa kuburnya, karena salah satu amal yang bisa didapatkan oleh para ahli kubur adalah doa doa dari anak yang soleh. Disunnahkan juga bagi para peziarah untuk membaca surat Yasin saat berziarah kubur, seperti disebutkan dalam hadits riwayat Abdul Aziz, Rasulullah SAW bersabda : “Barangsiapa yang memasuki pekuburan, lalu membaca Surat Yasin, Allah akan meringankan siksa bagi penghuni kubur dan bagi yang membaca mendapat pahala kebaikan-kebaikan sejumlah penghuni kubur tersebut.” (HR Abdul Aziz)

Selain itu adapun ketentuan untuk berziarah kubur diantaranya adalah sebagai berikut :

  1. Niat untuk mendoakan para ahli kubur
  2. Tidak diperbolehkan bahkan diharamkan untuk menyembah dan meminta minta kepada mereka yang sudah meninggal dunia atau menjadikannya sebagai wasilah kepada Allah SWT
  3. Mengucapkan salam kepada para ahli kubur baik ketika memasuki area makam ataupun ketika meninggalkan area pemakaman
  4. Tidak menduduki kuburan dan berperilaku sopan