Images (18)

Bagaimana Sistem Extended English Learning Hours Membantu Siswa SMP Menguasai Istilah Sains & Matematika Berbahasa Inggris?

Kemampuan berbahasa Inggris pada jenjang SMP tidak lagi cukup jika hanya terbatas pada percakapan sederhana. Di era pendidikan global, siswa juga perlu memahami English for Academic Purposes, yaitu kemampuan menggunakan bahasa Inggris untuk mempelajari berbagai bidang ilmu.

Hal ini menjadi semakin penting ketika siswa mengikuti kelas internasional yang menggunakan bahasa Inggris dalam pembelajaran Mathematics, Science, maupun mata pelajaran lainnya. Siswa bukan hanya harus memahami konsep pelajaran, tetapi juga memahami istilah akademik dalam bahasa Inggris.

Salah satu pendekatan yang dapat mendukung proses tersebut adalah Extended English Learning Hours, yaitu pemberian waktu belajar bahasa Inggris yang lebih luas di luar pembelajaran English reguler.

Lantas, bagaimana program seperti ini dapat membantu siswa SMP?

Bahasa Inggris Akademik Berbeda dengan Bahasa Inggris Sehari-hari

Siswa mungkin sudah mengenal kata-kata seperti book, school, friend, food, dan holiday. Namun, ketika masuk ke pelajaran Science atau Mathematics berbahasa Inggris, mereka akan menemukan istilah yang lebih spesifik.

Dalam Science, misalnya, siswa dapat berhadapan dengan kata seperti:

  • experiment;
  • observation;
  • hypothesis;
  • variable;
  • measurement;
  • conclusion;
  • evidence.

Sementara dalam Mathematics, mereka dapat menemukan istilah seperti:

  • equation;
  • fraction;
  • percentage;
  • ratio;
  • probability;
  • geometry;
  • measurement.

Tanpa pembiasaan, istilah-istilah tersebut dapat menjadi hambatan meskipun siswa sebenarnya memahami konsepnya.


Extended English Learning Hours Memberikan Paparan Lebih Banyak

Bahasa akan lebih mudah dikuasai apabila digunakan secara konsisten.

Extended English Learning Hours memberikan kesempatan kepada siswa untuk mendapatkan paparan bahasa Inggris yang lebih banyak.

Paparan tersebut tidak harus selalu berupa hafalan vocabulary. Kegiatan dapat dikembangkan melalui membaca, diskusi, presentasi, latihan listening, proyek, maupun komunikasi sederhana.

Semakin sering siswa menemukan istilah tertentu, semakin besar kemungkinan mereka memahami maknanya secara otomatis.

Misalnya, ketika kata experiment terus digunakan dalam kegiatan Science, siswa lama-kelamaan tidak perlu menerjemahkannya terlebih dahulu ke dalam bahasa Indonesia.


Mengurangi Ketergantungan pada Terjemahan

Salah satu tantangan pembelajaran bahasa asing adalah kebiasaan menerjemahkan setiap kata.

Pada tahap awal, menerjemahkan memang dapat membantu. Namun, jika dilakukan terus-menerus, proses memahami materi dapat menjadi lebih lambat.

Program pembelajaran bahasa yang intensif dapat membantu siswa mulai memahami makna berdasarkan konteks.

Ketika guru mengatakan:

“We will conduct an experiment to observe the reaction,”

siswa dapat memahami bahwa experiment, observe, dan reaction berkaitan dengan kegiatan percobaan.

Dengan demikian, vocabulary dipahami sebagai bagian dari kalimat dan konsep, bukan sekadar daftar kata.


Mendukung Pembelajaran Science

Science merupakan salah satu mata pelajaran yang mempunyai banyak istilah khusus.

Siswa mungkin memahami konsep fotosintesis dalam bahasa Indonesia, tetapi ketika istilah seperti photosynthesis, chlorophyll, carbon dioxide, dan oxygen muncul dalam buku atau pembelajaran berbahasa Inggris, mereka perlu memiliki kemampuan bahasa yang memadai.

Extended English Learning Hours dapat membantu siswa mengenal vocabulary tersebut secara bertahap.

Guru juga dapat menggabungkan bahasa dengan kegiatan praktikum sederhana. Dengan demikian, siswa memahami istilah melalui pengalaman langsung.

Misalnya, setelah melakukan observasi tanaman, siswa dapat diminta menulis beberapa kalimat sederhana mengenai hasil pengamatan.

Aktivitas seperti ini menggabungkan Science dan English sekaligus.


Membantu Memahami Mathematics dalam Bahasa Inggris

Mathematics juga memiliki bahasa akademiknya sendiri.

Istilah seperti greater than, less than, square root, linear equation, average, dan percentage perlu dipahami agar siswa dapat mengikuti instruksi soal.

Bayangkan seorang siswa mengetahui cara menghitung persentase, tetapi tidak memahami maksud pertanyaan karena istilah bahasa Inggrisnya belum familiar.

Masalah tersebut bukan disebabkan oleh kemampuan matematikanya, melainkan karena hambatan bahasa.

Karena itu, pembiasaan English dalam konteks Mathematics dapat membantu siswa memahami soal dengan lebih cepat.


Melatih Reading Comprehension

Pembelajaran internasional juga membutuhkan kemampuan membaca.

Siswa akan bertemu dengan teks instruksi, soal cerita, tabel, grafik, artikel, dan materi digital.

Extended English Learning Hours dapat diarahkan untuk melatih kemampuan membaca tersebut.

Siswa dapat belajar menemukan:

  • ide utama;
  • informasi penting;
  • kata kunci;
  • hubungan sebab-akibat;
  • kesimpulan;
  • informasi tersirat.

Kemampuan ini akan membantu siswa bukan hanya dalam mata pelajaran English, tetapi juga Science dan Mathematics.


Meningkatkan Kepercayaan Diri

Salah satu manfaat penting dari pembelajaran yang lebih intensif adalah meningkatnya rasa percaya diri.

Siswa yang terbiasa mendengar dan menggunakan bahasa Inggris cenderung lebih berani mencoba.

Mereka tidak terlalu takut ketika menemukan istilah baru.

Mereka juga lebih siap bertanya kepada guru.

Kepercayaan diri ini sangat penting dalam kelas internasional karena siswa diharapkan lebih aktif berkomunikasi.


Membiasakan Academic Discussion

Extended English Learning Hours juga dapat dimanfaatkan untuk kegiatan diskusi.

Misalnya, guru memberikan sebuah permasalahan Science dan meminta siswa mendiskusikan jawabannya dalam kelompok.

Siswa belajar menggunakan ungkapan seperti:

“I think…”

“In my opinion…”

“The evidence shows…”

“I agree because…”

“I have a different idea…”

Aktivitas sederhana tersebut dapat membangun kemampuan komunikasi akademik secara bertahap.


Menghubungkan Bahasa dengan Proyek

Pembelajaran berbasis proyek dapat menjadi cara efektif untuk mengintegrasikan English, Mathematics, dan Science.

Sebagai contoh, siswa diminta membuat proyek mengenai penggunaan air di lingkungan sekolah.

Mereka dapat:

  1. mengumpulkan data;
  2. melakukan perhitungan;
  3. membuat grafik;
  4. menganalisis hasil;
  5. menulis kesimpulan;
  6. mempresentasikan hasil menggunakan bahasa Inggris.

Dalam satu proyek, siswa dapat menggunakan kemampuan bahasa sekaligus kemampuan akademik.


Mempersiapkan Pendidikan ke Jenjang Lebih Tinggi

Kemampuan memahami istilah akademik berbahasa Inggris dapat menjadi modal untuk jenjang pendidikan berikutnya.

Ketika memasuki SMA, siswa mungkin menghadapi materi yang semakin kompleks. Jika sejak SMP mereka sudah terbiasa dengan istilah Mathematics dan Science dalam bahasa Inggris, proses adaptasi dapat menjadi lebih mudah.

Kemampuan tersebut juga dapat bermanfaat bagi siswa yang suatu saat ingin mengikuti program pendidikan internasional, membaca referensi berbahasa Inggris, atau mengikuti kompetisi akademik yang menggunakan bahasa Inggris.


Peran Guru Tetap Sangat Penting

Extended English Learning Hours tidak berarti siswa harus belajar bahasa Inggris sepanjang hari.

Kualitas kegiatan jauh lebih penting daripada sekadar menambah jumlah jam.

Guru perlu memastikan bahwa tambahan waktu tersebut digunakan secara efektif dan tidak membuat siswa mengalami kelelahan.

Aktivitas dapat dibuat bervariasi agar siswa tetap tertarik, seperti permainan edukatif, diskusi, proyek, presentasi, reading session, dan latihan komunikasi.


Peran Orang Tua di Rumah

Orang tua juga dapat membantu dengan menciptakan lingkungan bahasa yang sederhana di rumah.

Misalnya, anak dapat membaca buku cerita berbahasa Inggris, menonton video edukatif sesuai usia, atau mencoba menggunakan beberapa vocabulary baru dalam percakapan.

Yang terpenting adalah menjaga agar aktivitas tersebut tidak menjadi tekanan.

Belajar bahasa membutuhkan proses yang konsisten.


Kesimpulan

Extended English Learning Hours dapat membantu siswa SMP membangun kemampuan bahasa Inggris yang lebih kuat, khususnya ketika bahasa tersebut digunakan untuk mempelajari Mathematics dan Science.

Program ini dapat memperbanyak paparan bahasa, memperkaya vocabulary akademik, meningkatkan kemampuan membaca, memperkuat keberanian berbicara, serta mengurangi hambatan bahasa ketika siswa mempelajari konsep dalam bahasa Inggris.

Bagi orang tua yang mempertimbangkan SMP Internasional Al Ma’soem, penting untuk melihat bagaimana program Extended English Learning Hours diterapkan secara nyata, termasuk durasi, metode pembelajaran, integrasi dengan Mathematics dan Science, serta pendampingan guru. Detail program dapat berubah sesuai kebijakan sekolah, sehingga informasi terbaru sebaiknya dikonfirmasi langsung kepada pihak sekolah.