Pesantren

Sistem Pembelajaran di Pesantren Al Masoem

Para wali murid di kawasan Jawa Barat, pastikan paham tentang sistem pembelajaran di Pesantren Al Masoem Bandung dengan detail. Sekolah berasrama satu ini memang jadi rujukan untuk sekolah dengan sistem boarding school di dalamnya. Bagaimana sistem yang digunakan dalam mengajar santri di sana? Simak penjelasannya berikut ini.

Pembelajaran Santri dalam Pesantren Al Masoem Bandung

Di dalam pesantren, terdapat pembelajaran yang lebih banyak dikhususkan untuk kegiatan keagamaan. Di antaranya adalah materi yang berkaitan dengan tajwid dan Al Quran, hafalan Al Quran atau tahfiz, pelajaran bahasa Arab baik untuk percakapan maupun keilmuan, hingga belajar kitab kuning dan nahwu shorof atau tata bahasa arab.

Selain beberapa materi di atas, pembelajaran di pesantren Al Masoem juga memberikan pilihan kepada santri untuk memilih ekstrakulikuler. Terdapat 26 jenis kegiatan yang berkaitan dengan IMTAK dan IPTEK, serta kesenian dan olahraga. Tak mengherankan bila hal ini jadi salah satu pertimbangan orangtua wali untuk memasukkan buah hatinya ke sini.

Pembelajaran Siswa di Sekolah Formal Al Masoem Bandung

Selain belajar di pesantren, di sekolah pun para siswa diberikan kesempatan untuk mengembangkan potensinya lebih baik. Terdapat beberapa program yang dijalankan di tingkat SMP dan SMA Al Masoem.

Program Peminatan Tahfiz Al Quran

Program satu ini tidak wajib diikuti oleh seluruh santri. Pembelajaran di pesantren memang sudah selayaknya mendapat dukungan penuh ketika berada saat pembelajaran di sekolah. Pembelajarannya pun akan dimulai pada 30 menit sebelum pelajaran formal dimulai. Dengan demikian, program peminatan ini tidak akan mengganggu kegiatan pembelajaran formal.

Secara umum, output yang akan dicapai dari perpanjangan pembelajaran di pesantren Al Masoem Bandung satu ini juga tak memberatkan. Minimal hafal 3 juz saja, tetapi para santri lebih banyak yang bisa melampaui target awal untuk hafalannya.

Ciri Khas Pondok Pesantren Al Masoem Bandung

Pesantren Al Masoem akan selalu berkaitan erat dengan sekolahnya. Sehingga terdapat beberapa hal yang melekat dan menjadi ciri khas sekolah berasrama satu ini.

Siswa Pesantren adalah Siswa di Sekolah Formal Al Masoem

Pesantren Al Masoem tidak menerima santri baru yang tidak mendaftarkan dirinya ke sekolah formal Al Masoem. Hal ini bukanlah tanpa alasan. Siswa yang sama pada dua jenjang di pesantren dan sekolah formal akan lebih mudah diperhatikan perkembangannya. Dengan demikian, pembelajaran yang dilakukan juga akan lebih spesifik pada potensi siswa.

Sanksi untuk Siswa Berdasarkan Sistem Poin

Perhitungan sistem poin telah rinci dijelaskan dalam website Al Masoem. Siswa dengan nominal poin tertinggi yakni 200 poin akan langsung dikembalikan kepada orang tua. Ketika status santri di Pesantren Siswa Al Masoem sudah tercabut, maka status siswa di sekolah Al Masoem juga sudah tidak berlaku.

Memiliki Kelas Akselerasi Kitab Kuning

Kitab Kuning merupakan salah satu ciri khas pembelajaran di Pesantren Al Masoem yang akan didapatkan oleh semua santri. Meski demikian, terdapat beberapa program peminatan, hingga kelas akselerasi yang akan membuat siswa semakin bersemangat dalam menuntut ilmu satu ini.

Terdapat Aturan Izin untuk Wali Murid

Wali murid atau orangtua santri diberikan kesempatan untuk berkunjung setiap hari Senin hingga Kamis pukul 16.00 hingga pukul 17.30 WIB. Kunjungan hari Jumat dimulai pukul 16.00 sampai 21.30 WIB, pada weekend dan hari libur nasional, kunjungan diperbolehkan mulai pukul 08.00 hingga 21.30 WIB.

Optimalisasi Waktu di Pesantren Al Masoem

Sistem dan pembelajaran di Pesantren Al Masoem sudah dicanangkan dengan baik agar setiap waktu santri bisa dimanfaatkan untuk sesuatu yang lebih positif. Ada beragam kegiatan fisik yang disediakan untuk para siswa di boarding school satu ini.

Kegiatan Olahraga

Ada beragam jenis olahraga yang bisa dilakukan siswa di dalam pesantren. Ada kegiatan futsal, sepakbola, basket, voli, renang, atletik, berkuda, dan memanah. Ada pula kegiatan olahraga untuk perlindungan diri seperti taekwondo, merpati putih, tarung derajat, dan karate. Semua kegiatan diampu oleh pelatih profesional di bidangnya.

Kegiatan Olahseni

Di antara beberapa kegiatan olahseni yang ada di dalam pesantren antara lain sebagai berikut: teater, degung, paduan suara, nasyid, qasidah, rebana, kaligrafi, animasi, bahkan juga terdapat kursus untuk pembuatan film. Dengan demikian, beragam potensi bisa dikembangkan sesuai dengan peminatan masing-masing.

Kegiatan Olahpikir

Tak hanya pada olahraga dan olahseni saja, pembelajaran di pesantren Al Masoem juga memberikan kesempatan bagi santri yang senang pada sains dan kegiatan olahpikir. Terdapat kelompok studi islam, pelatihan dakwah, grup sains, keorganisasian dewan santri, dan lainnya.

Fasilitas Umum di Pesantren Al Masoem

Agar tercipta pembelajaran yang nyaman dan menyenangkan, maka di dalam pesantren pun terdapat fasilitas yang umum dapat digunakan oleh semua siswa.

Fasilitas Asrama

Di asrama, para santri diberikan fasilitas untuk tempat istirahat berisi ruang tidur yang bisa digunakan oleh 4-6 orang. Di dalamnya sudah termasuk kasur, set seprai, set peralatan sholat seperti mukena dan Al Quran, dan kamar mandi dalam.

Fasilitas Belajar

Untuk membuat siswa lebih mudah dalam menerima pelajaran, terdapat akses wifi dan internet yang bebas digunakan. Meski demikian, siswa tak diperkenankan membawa barang-barang seperti ponsel dan laptop. Semua fasilitas disediakan oleh pesantren dan sekolah.

Fasilitas Keagamaan

Terdapat masjid utama yang bisa menempuh jamaah sebanyak 2500 orang di pesantren. Fasilitas lainnya seperti aula bisa digunakan untuk makan bersama atau kegiatan lainnya yang membutuhkan ruang yang besar.

Beberapa sistem dan pembelajaran di Pesantren Al Masoem Bandung di atas hanyalah gambaran skema pengajaran yang ada di dalamnya. Pihak sekolah mengupayakan segala hal untuk tetap membuat siswa nyaman. Tak hanya itu saja, semua potensi dan minat siswa juga didukung agar bisa berkembang dan menyandang kesuksesan di masa yang akan datang.