Kegiatan Al Masoem (2)

5 Jenis Perilaku Disiplin Siswa di Sekolah

5 Jenis Perilaku Disiplin Siswa di Sekolah

Salah satu faktor penentu kesuksesan seseorang adalah perilaku disiplin. Bagaimana tidak, disiplin ini bisa berlaku dimana saja, termasuk di sekolah maupun pesantren. Justru sekolah menjadi tempat bagi setiap siswa untuk melatih kedisiplinan.

Ternyata, disiplin itu bisa terbagi dari beberapa macam tergantung situasi yang dihadapi. Ini cukup masuk akal, karena aktivitas di sekolah itu cukup beragam dan setiap siswa harus selalu disiplin setiap waktu. Bila tidak disiplin, atau ketahuan tidak disiplin oleh guru, maka hukuman atau sanksi akan menanti.

Biar kalian lebih siap untuk melatih disiplin di sekolah, mari simak artikel ini mengenai beragam perilaku disiplin siswa di sekolah. Selamat membaca!

1. Disiplin Berpakaian

Satu hal yang mirip dari setiap sekolah adalah kewajiban memakai seragam. Secara umum, setiap sekolah memiliki aturan berpakaian yang mirip dengan sekolah lainnya. Misalnya untuk anak SMA Negeri menggunakan seragam wajib putih abu-abu, pakaian batik, pakaian olahraga dan seragam pramuka. Pihak sekolah sudah menentukan jadwal pemakaian seragam yang ditentukan.

Hal ini bisa jadi berbeda di sekolah swasta karena punya aturan tersendiri. Seperti di Yayasan Al Ma’soem memiliki warna seragam yang berbeda, yakni seragam putih cokelat muda untuk murid SMA Al Ma’soem.

2. Disiplin Waktu

Sekolah sangat menghargai yang namanya disiplin waktu. Kita bisa melihat hal ini dari keberadaan jam masuk sekolah, jadwal pelajaran di kelas, jam istirahat hingga jadwal pulang sekolah. Langkah ini penting untuk dilakukan agar siswa bisa belajar memanfaatkan waktu dengan sebaik mungkin di waktu yang terbatas.

Selain itu, siswa dilatih untuk bisa fokus pada satu kegiatan penting dalam satu waktu. Jadi ketika waktunya pelajaran di kelas, maka siswa harus belajar di kelas. Kalau waktunya ekstrakurikuler maka siswa silakan untuk fokus pada kegiatan tersebut. Lalu untuk di pesantren, santri harus menaati jam bangun pagi dan jam tidur agar bisa mengikuti kegiatan di lingkungan pesantren dengan tubuh yang fit.

3. Disiplin Belajar

Selain disiplin waktu, yang namanya disiplin belajar juga wajib ditanamkan bagi setiap siswa di sekolah. Untuk bisa menghasilkan nilai ujian yang terbaik atau menjadi juara kelas, maka dibutuhkan sikap kemauan belajar yang tinggi.

Hal ini hanya bisa dilakukan bila menerapkan kedisiplinan, seperti belajar di waktu tertentu, belajar secara rutin, latihan soal secara berkala, dan lain sebagainya. Sikap kemauan belajar ini juga didukung dengan tujuan belajar yang jelas agar semangat belajar tidak mudah luntur.

Ini juga menjadi tantangan bagi setiap siswa untuk menemukan gaya belajar yang efektif dan efisien. Contohnya pada salah satu artikel kami yang membahas pilihan belajar di malam hari atau pagi hari yang efektif.

4. Disiplin Bersikap

Disiplin bersikap menjadi salah satu jenis disiplin yang dilakukan di lingkungan sekolah. Contoh dari penegakan disiplin ini dapat dilihat dari anjuran oleh guru kepada muridnya untuk berperilaku baik baik di sekolah maupun di luar sekolah.

Memang yang namanya sikap itu perlu dibiasakan dan dibutuhkan proses yang tidak sebentar untuk membiasakan diri tersebut. Bisa saja muncul hasutan dari teman sekolah untuk melanggar peraturan yang ada di sekolah. Bagi yang punya disiplin bersikap, Ia tidak akan mengikuti hasutan tersebut dan ikut mencegah perbuatan temannya dari perilaku yang buruk.

5. Disiplin Beribadah

Sebagai umat beragama wajib hukumnya menjalankan ibadah sesuai dengan ajaran agamanya, termasuk bagi yang beragama Islam. Setiap sekolah sudah menghadirkan mata pelajaran pendidikan agama, dimana akan diajarkan dasar teori dan praktek. Tugas setiap siswa adalah mengamalkan ajaran agamanya, seperti shalat lima waktu, shalat berjama’ah di sekolah, berpuasa sunnah dan lain sebagainya.

Itulah beberapa macam perilaku disiplin siswa di sekolah dan pesantren yang perlu kalian ketahui. Sebagai siswa penting untuk membiasakan diri dalam hal kebaikan sedini mungkin agar hidup terasa lebih teratur ketika telah beranjak dewasa. Jadi, jangan lupa untuk tetap disiplin setiap waktu.

Kedisiplinan diri menjadi hal yang penting bagi Yayasan Al Ma’soem dengan hadirnya pesantren sekolah bagi SMP dan SMA yang menjunjung nilai-nilai akhlak yang baik. Salah satu agenda rutin yang dilakukan adalah program kelas tahfidz yang dilakukan setiap pagi untuk setor hafalan Al Qur’an.

 

 

Penulis: Gumilar Ganda