Pilih Jenjang Pendidikan
Silahkan pilih jenjang pendidikan untuk memulai pendaftaran

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfriman :
وَاَ نْذِرِ النَّا سَ يَوْمَ يَأْتِيْهِمُ الْعَذَا بُ فَيَـقُوْلُ الَّذِيْنَ ظَلَمُوْا رَبَّنَاۤ اَخِّرْنَاۤ اِلٰۤى اَجَلٍ قَرِ يْبٍ ۙ نُّجِبْ دَعْوَتَكَ وَنَـتَّبِعِ الرُّسُلَ ۗ اَوَلَمْ تَكُوْنُوْۤااَقْسَمْتُمْ مِّنْ قَبْلُ مَا لَـكُمْ مِّنْ زَوَا لٍ
“Dan berikanlah peringatan (Muhammad) kepada manusia pada hari (ketika) azab datang kepada mereka, maka orang yang zalim berkata, Ya Tuhan kami, berilah kami kesempatan (kembali ke dunia) walaupun sebentar, niscaya kami akan mematuhi seruan Engkau dan akan mengikuti rasul-rasul. (Kepada mereka dikatakan), Bukankah dahulu (di dunia) kamu telah bersumpah bahwa sekali-kali kamu tidak akan binasa?” (QS. Ibrahim 14: Ayat 44).
Kesombongan Orang Zalim: Seolah Tidak Akan Mati
Dalam tafsir ringkas Kementrian Agama RI; Dan berikanlah peringatan, wahai Nabi Muhammad, kepada semua manusia bahwa pada hari ketika azab datang kepada mereka yang durhaka, maka orang yang zalim dan durhaka itu berkata, “Ya Tuhan kami, berilah kami kesempatan untuk kembali ke dunia, walaupun hanya sebentar, niscaya kami akan mematuhi seruan Engkau yang dulu kami ingkari, dan kami akan mengikuti petunjuk rasul-rasul-Mu.” Kepada mereka lalu dikatakan, “Bukankah dahulu di dunia kamu dengan penuh kesombongan telah bersumpah bahwa sekali-kali kamu tidak akan merasakan kebinasaan?
Kesombongan Orang Zalim: Seolah Tidak Akan Mati”
Dalam Al-Qur’an, Allah menggambarkan penyesalan besar orang-orang zalim ketika azab datang. Dahulu mereka hidup dengan penuh kesombongan, merasa kuat, aman, dan seakan kehidupan dunia akan terus berlangsung. Ayat ini menjadi peringatan keras agar manusia tidak tertipu oleh dunia.
Apa yang menyebabkan orang merasa seolah tidak akan mati?
Tadabur dari Ibrahim ayat 44
Kesadaran akan kematian juga mendorong seseorang untuk mempersiapkan bekal terbaik berupa iman, amal saleh, taubat, dan kebaikan sebagai persiapan menghadapi kehidupan akhirat.
“Orang zalim hidup seolah tidak akan mati, tetapi ketika kematian datang, mereka ingin kembali ke dunia. Namun kesempatan itu tidak pernah datang dua kali.”
“Ya Allah, jauhkanlah kami dari penyakit wahn: cinta berlebihan kepada dunia dan lalai mengingat kematian. Tanamkan dalam hati kami kecintaan kepada akhirat, lembutkan hati kami untuk selalu taat kepada-Mu, dan wafatkan kami dalam keadaan husnul khatimah.”