Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
فَلَا تَحْسَبَنَّ اللّٰهَ مُخْلِفَ وَعْدِهٖ رُسُلَهٗ ۗ اِنَّ اللّٰهَ عَزِ يْزٌ ذُوْ انْتِقَا مٍ
“Maka karena itu jangan sekali-kali kamu mengira bahwa Allah mengingkari janji-Nya kepada rasul-rasul-Nya. Sungguh, Allah Maha Perkasa dan mempunyai pembalasan.” (QS. Ibrahim 14: Ayat 47).
Janji Allah pasti benar; Dia Mahaperkasa dan tidak akan pernah gagal menolong para rasul serta menghukum orang-orang zalim
Dalam tafsir lengkap Kementrian Agama RI: Ayat ini menerangkan bahwa Allah swt tidak akan memungkiri janji-Nya, betapapun besarnya rencana jahat orang-orang kafir itu, janganlah dikira bahwa Allah akan menyalahi janji yang telah dibuat-Nya dengan para rasul. Janji itu ialah: Allah pasti menolong rasul-rasul-Nya dan orang-orang yang beriman besertanya, sehingga mereka memperoleh kemenangan.
Demikian pula Allah tidak akan menyalahi janji-Nya untuk mengazab orang kafir di akhirat nanti, sebagaimana tersebut dalam firman-Nya yang terdahulu: Sesungguhnya Allah menangguhkan mereka sampai hari yang pada waktu itu mata (mereka) terbelalak. (Ibrahim/14: 42)
Pada akhir ayat ini, Allah swt menegaskan bahwa Dia Mahaperkasa dan Mahakeras siksa-Nya. Tidak seorangpun yang sanggup menghindarkan diri dari tuntutan-Nya. Dia pasti membalas dan menyiksa orang-orang yang menghalang-halangi rasul-rasul-Nya.
Yang bisa ditadabburi dari Al-Qur’an :
- Janji Allah pasti terjadi
Pertolongan Allah kepada kebenaran tidak pernah meleset, walaupun terkadang datang pada waktu yang tidak disangka. - Allah Mahaperkasa
Tidak ada kekuatan manusia, kekuasaan, atau makar apa pun yang mampu mengalahkan kehendak Allah. - Orang zalim tidak akan lolos selamanya
Kezaliman mungkin tampak kuat sementara waktu, tetapi pada akhirnya akan mendapatkan balasan dari Allah. - Rasul dan pembawa kebenaran akan ditolong
Ayat ini memberi ketenangan bahwa perjuangan di jalan yang benar tidak sia-sia di sisi Allah. - Mukmin harus memiliki keyakinan dan kesabaran, Ketika melihat ketidakadilan atau kesombongan manusia, seorang mukmin diajarkan untuk tetap sabar, istiqamah, dan yakin kepada janji Allah.
- Kemenangan sejati berada di tangan Allah
Bukan semata karena jumlah, kekuatan, atau strategi manusia, tetapi karena pertolongan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Allah tidak pernah ingkar janji ;
رَبَّنَا وَاٰ تِنَا مَا وَعَدْتَّنَا عَلٰى رُسُلِكَ وَلَا تُخْزِنَا يَوْمَ الْقِيٰمَةِ ۗ اِنَّكَ لَا تُخْلِفُ الْمِيْعَا دَ
“Ya Tuhan kami, berilah kami apa yang telah Engkau janjikan kepada kami melalui rasul-rasul-Mu. Dan janganlah Engkau hinakan kami di hari Kiamat. Sungguh, Engkau tidak pernah mengingkari janji.” (QS. Ali ‘Imran 3: Ayat 194)

