Pilih Jenjang Pendidikan
Silahkan pilih jenjang pendidikan untuk memulai pendaftaran
Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh.
SUBHANALLAH WALHAMDULILLAH WALAILLAHAILLOH. WALLAHU AKBAR.
Semoga kita selalu sehat dalam lindungan Allah SWT.
Mari saling mendoakan ;
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
اُولٰٓئِكَ الَّذِيْنَ اشْتَرَوُا الْحَيٰوةَ الدُّنْيَا بِا لْاٰ خِرَةِ ۖ فَلَا يُخَفَّفُ عَنْهُمُ الْعَذَا بُ وَلَا هُمْ يُنْصَرُوْنَ
“Mereka itulah orang-orang yang membeli kehidupan dunia dengan (kehidupan) akhirat. Maka tidak akan diringankan azabnya dan mereka tidak akan ditolong.”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 86)
Dalam ayat ini ditegaskan bahwa merekalah orang-orang yang mengutamakan kehidupan dunia daripada kehidupan akhirat dan menerima kehidupan dunia ini sebagai ganti kehidupan akhirat.
Mereka memberi bantuan kepada sekutu-sekutu mereka yang menyembah berhala, kerena hendak mengambil keuntungan duniawi.
Sifat cinta terhadap dunia dan terlalu mengutamakan urusan dunia merupakan sumber dari kehancuran agama seseorang. Ketika seseorang lebih condong ke urusan dunia, maka sudah pasti ia akan melalaikan urusan akhirat dan agamanya, mereka disibukkan dengan mencari dunia dan mengumpulkan harta sebanyak-banyaknya.
Allah Subhanahu wa Ta’ala juga menjelaskan di dalam Al-Quran bahwa harta benda itu merupakan fitnah atau cobaan untuk segenap manusia. Allah Ta’ala berfirman:
إِنَّمَا أَمْوَالُكُمْ وَأَوْلَادُكُمْ فِتْنَةٌ وَاللهُ عِندَهُ أَجْرٌ عَظِيمٌ
“Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan (bagimu), dan di sisi Allah-lah pahala yang besar.” (QS At-Taghabun [64]: 15)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
إِنَّ لِكُلِّ أُمَّةٍ فِتْنَةً وَفِتْنَةُ أُمَّتِي الْمَالُ
“Sesungguhnya setiap umat itu mempunyai fitnah. Dan fitnah yang menimpa umatku adalah harta.” (HR Ahmad).
Allah Ta’ala juga berfirman:
وَيْلٌ لِّكُلِّ هُمَزَةٍ لُّمَزَةٍ، الَّذِي جَمَعَ مَالاً وَعَدَّدَهُ، يَحْسَبُ أَنَّ مَالَهُ أَخْلَدَهُ، كَلَّا لَيُنبَذَنَّ فِي الْحُطَمَةِ
“Celakalah bagi setiap pengumpat lagi pencela, yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitung. Dia mengira bahwa hartanya itu dapat mengekalkannya. Sekali-kali tidak! Sungguh dia benar-benar akan dilemparkan ke dalam (Neraka) Huthamah.” (QS Al-Humazah [104]: 1-4)
Kehidupan akhirat itu lebih baik dan lebih kekal dan sifat mengutamakan dunia merupakan sifat orang-orang kafir.
بَلْ تُؤْثِرُونَ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا، وَالْآخِرَةُ خَيْرٌ وَأَبْقَى
“Tetapi kalian (orang-orang kafir) memilih kehidupan dunia, sedang kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal.” (QS Al-A’la [87]: 16 – 17
Semoga Allah Ta’ala menyelamatkan kita dari fitnah dunia dan menjadikan kita hamba-hambaNya yang lebih mengutamakan perkara akhirat daripada dunia.
Aamiin Yaarobbal’aalamiin