Select Education Level
Please select an education level to begin registration.

Memilih sekolah menengah pertama tidak hanya membutuhkan pertimbangan mengenai kualitas pembelajaran, tetapi juga kejelasan kebijakan pendidikan dan pengelolaan biaya. Orang tua tentu ingin mengetahui program apa saja yang diperoleh anak selama bersekolah, termasuk apakah terdapat biaya tambahan untuk kegiatan pembelajaran tertentu. Informasi tersebut membantu keluarga merencanakan pendidikan anak dengan lebih terarah.
SMP Al Ma’soem Bandung menerapkan sejumlah kebijakan operasional yang menjadi bagian dari layanan pendidikannya. Di antaranya adalah kebijakan tanpa daftar ulang berkala, tambahan jam pelajaran tertentu tanpa biaya ekstra, serta pengaturan kegiatan belajar setelah ujian. Kebijakan ini melengkapi program akademik, pembinaan keagamaan, dan pengembangan karakter yang dijalankan sekolah.
Salah satu kebijakan khas SMP Al Ma’soem adalah tidak adanya prosedur daftar ulang berkali-kali yang merepotkan orang tua. Kebijakan tanpa daftar ulang ini menjadi informasi penting bagi keluarga yang ingin memahami sistem administrasi sekolah selama anak menempuh pendidikan. Dengan mengetahui ketentuan tersebut sejak awal, orang tua dapat memperoleh gambaran mengenai proses yang perlu dijalani setelah siswa diterima.
Meski demikian, keluarga tetap perlu memperhatikan informasi administrasi yang berlaku, khususnya ketika pertama kali mendaftarkan anak sebagai peserta didik baru. Orang tua dapat mengonfirmasi rincian prosedur penerimaan, dokumen yang diperlukan, dan ketentuan pembayaran kepada pihak sekolah. Langkah ini membantu memastikan bahwa seluruh persyaratan dipahami dengan baik sebelum proses pendaftaran dilakukan.
SMP Al Ma’soem memberikan tambahan pembelajaran dalam sejumlah bidang tanpa biaya ekstra untuk jam pelajaran tersebut. Materi yang tercantum meliputi Komputer, Internet, MIPA, Agama, Bahasa Inggris, Bahasa Arab, dan Budi Pekerti. Kebijakan ini memberikan informasi mengenai dukungan pembelajaran tambahan yang disediakan sekolah di luar materi inti sesuai program pendidikan yang diterapkan.
Beragam bidang tersebut mencakup pengembangan kemampuan akademik, teknologi, bahasa, dan pemahaman keagamaan. Pembelajaran Komputer dan Internet berkaitan dengan pengenalan teknologi, sedangkan tambahan materi MIPA mendukung penguatan bidang matematika dan ilmu pengetahuan alam. Sementara itu, Bahasa Inggris, Bahasa Arab, Agama, dan Budi Pekerti melengkapi aspek bahasa serta pembinaan karakter siswa.
Periode setelah ujian tengah semester atau ujian semester dapat menjadi bagian penting dalam pengaturan kegiatan belajar. SMP Al Ma’soem menerapkan kebijakan tanpa waktu ngambang, yaitu siswa langsung diarahkan pada pembelajaran efektif dan kegiatan edukatif setelah pelaksanaan ujian. Dengan demikian, periode tersebut tetap dimanfaatkan melalui aktivitas yang mendukung proses pendidikan.
Kebijakan ini menjadi salah satu aspek operasional yang membedakan pengaturan kegiatan sekolah. Siswa tetap memiliki agenda pendidikan setelah ujian, bukan sekadar menunggu pergantian periode pembelajaran. Orang tua yang ingin mengetahui bentuk kegiatan yang dilaksanakan pada periode tersebut dapat meminta informasi kepada pihak sekolah mengenai jadwal dan program yang berlaku untuk tingkat kelas anaknya.
Selain kebijakan operasional, SMP Al Ma’soem mengintegrasikan Kurikulum Merdeka dengan penguatan keterampilan abad ke-21. Pada kelas 8, fokus pembelajaran mencakup literasi digital, teamwork, problem solving, dan entrepreneurship. Pengembangan tersebut memberikan perhatian pada kemampuan siswa dalam menggunakan teknologi, bekerja sama, memahami persoalan, serta mengenali dasar-dasar kewirausahaan.
Sementara itu, siswa kelas 9 mendapatkan fokus pengembangan leadership, public speaking, dan career awareness. Keterampilan kepemimpinan serta komunikasi menjadi bagian dari persiapan siswa menghadapi jenjang pendidikan berikutnya. Pengenalan karier juga memberikan kesempatan untuk mulai memahami pilihan masa depan berdasarkan minat dan kemampuan. Pembagian fokus ini memperlihatkan bahwa pengembangan siswa tidak hanya berpusat pada penguasaan materi pelajaran.
SMP Al Ma’soem mewajibkan siswa melaksanakan salat Zuhur dan Asar berjamaah di sekolah. Selain pembiasaan ibadah, terdapat target kemampuan keagamaan berdasarkan tingkat kelas. Siswa kelas 7 yang akan naik ke kelas 8 wajib memahami fikih dasar, sedangkan siswa kelas 8 yang akan naik ke kelas 9 diwajibkan lancar membaca Al-Qur’an.
Program tahfidz juga menjadi bagian dari pendidikan keagamaan. Siswa kelas reguler memiliki target hafalan minimal Juz 30, sedangkan kelas peminatan Tahfidz Qur’an memiliki target minimal tiga juz. Untuk orang tua yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai program ini, informasi mengenai jalur kelas, target hafalan, serta ketentuan evaluasi dapat dikonfirmasi langsung kepada pihak sekolah.
Kebijakan pendidikan didukung oleh fasilitas yang mencakup ruang kelas ber-AC dan proyektor, Laboratorium IPA, Laboratorium Komputer atau IT Center, perpustakaan, serta Klinik Matematika dan IPA. Sarana tersebut menunjang pembelajaran teori, praktik sains, pengembangan keterampilan komputer, dan penguatan pemahaman materi. Keberadaan fasilitas akademik menjadi bagian dari lingkungan belajar yang mendukung kebutuhan siswa.
Untuk kegiatan olahraga, tersedia kolam renang indoor dan outdoor, lapangan mini soccer, futsal, basket indoor, bola voli, arena memanah, sarana berkuda, tenis meja, dan catur. Sekolah juga memiliki kantin sehat terakreditasi, klinik kesehatan UKS dengan tenaga medis, serta CCTV 24 jam di lingkungan sekolah. Fasilitas tersebut melengkapi layanan pendidikan melalui sarana akademik, olahraga, dan penunjang kesehatan.
Selain kebijakan pembelajaran, Al Ma’soem menyediakan program pengurangan Dana Pengembangan Pendidikan (DPP) untuk tahun ajaran 2027/2028. Program ini mencakup kategori hubungan keluarga dengan civitas akademika dan alumni, prestasi akademik maupun nonakademik, kejuaraan IMTAQ, IPTEK dan seni, serta hafalan Al-Qur’an. Besaran pengurangan disesuaikan dengan kategori dan persyaratan yang dipenuhi calon peserta didik.
Pada kategori tahfidz, pengurangan DPP tercantum sebesar 20% untuk hafalan dua juz, 30% untuk tiga juz, hingga 100% untuk hafalan 10–30 juz. Untuk juara pertama kejuaraan individu, pengurangan tercantum sebesar 50% pada tingkat kabupaten/kota, 75% pada tingkat provinsi, dan 100% pada tingkat nasional. Pengurangan maksimal adalah 100%, tidak berlaku rangkap dalam kategori yang sama, dan ketentuannya dapat berubah sesuai kebijakan manajemen. Orang tua sebaiknya memastikan persyaratan terbaru, bukti pendukung, serta prosedur pengajuan kepada panitia PPDB Al Ma’soem.