Select Education Level
Please select an education level to begin registration.

Yogyakarta, sebuah kota yang kaya akan budaya dan sejarah, baru-baru ini menjadi pusat perhatian dunia Taekwondo. Tidak lain dan tidak bukan, karena penyelenggaraan Yogyakarta International Taekwondo Open 2023. Acara olahraga yang bergengsi ini telah mengundang para atlet muda berbakat dari seluruh penjuru kita seluruh Indonesia untuk bersaing dalam olahraga bela diri Taekwondo. Di tengah persaingan sengit yang dihadapi oleh para peserta dari berbagai sekolah se Indonesia, seorang siswi SMP Al Masoem telah berhasil menyulap impian menjadi kenyataan.
Dalam kejuaraan prestisius ini, yang diadakan di Yogyakarta pada tahun 2023, siswi berbakat ini menunjukkan kemampuan luar biasa dan tekad yang tak tergoyahkan. Dengan kelihaian dan kelincahan yang tak tertandingi, dia memenangkan gelar Juara 1 dalam kategori yang sangat kompetitif. Ini adalah pencapaian gemilang yang patut dibanggakan, bukan hanya bagi dirinya sendiri, tetapi juga bagi sekolahnya, keluarganya, dan negaranya.
Siswi berprestasi itu adalah Azka Nazhara Hanifatunnisa, siswi SMP Al Masoem kelas 9H yang berhasil meraih 2 prestasi dalam kompetisi yang berbeda yaitu :
Keberhasilan siswi SMP Al Masoem ini adalah cerminan dari dedikasinya yang tak henti-hentinya dalam dunia Taekwondo. Seiring berjalannya waktu, dia telah berkomitmen untuk mengasah keterampilan dan bakatnya di bawah bimbingan instruktur yang berpengalaman. Dia telah melalui jam-jam latihan keras, melibatkan diri dalam kompetisi tingkat lokal dan nasional, serta terus meningkatkan kemampuannya. Semua itu merupakan upaya nyata yang dihargai dengan gelar Juara 1 di tingkat internasional.
Tapi prestasi ini tidak hanya berasal dari kemampuan fisiknya yang luar biasa. Seiring dengan perjuangannya dalam lapangan Taekwondo, siswi ini juga telah mengasah kualitas mental dan emosional yang penting dalam kehidupan. Disiplin diri, fokus, ketahanan, dan kepercayaan diri adalah beberapa aspek yang dia kembangkan melalui olahraga ini.
Dalam sela sela diseminasi yang diadakan pada Senin (18/09) Kepala SMP Al Masoem, Udin Nasrudin S.Si M.M mengungkapkan bahwa setiap siswa yang berprestasi di Al Masoem akan diapresiasi sesuai dengan pencapaiannya. “Setiap siswa yang berprestasi itu akan diapresiasi sesuai dengan tingkatannya, jika anak mengikuti kompetisi tingkat nasional dan juara pertama, maka dia berhak mendapatkan beasiswa berupa gratis SPP selama 3 bulan”.
Kepala SMP juga mengungkapkan tapi tetap ada syarat utama untuk mendapatkan beasiswa itu, selain kompetensi yang berjenjang juga mereka yang mengadakan kompetisi harus lembaga yang ada di bawah lembaga yang berstandar seperti FLS2N atau FS2N. Selain itu syarat lainnya adalah harus kompetisi bersifat offline, mengingat kompetisi Online hanya kompetisi yang memang diadakan ketika pandemi dan memang pressure untuk kompetisi offline dan online jelas sangat berbeda, jika itu prestasi belajar secara online tidak akan mendapatkan apresiasi berupa gratus SPP selama 3 bulan tapi ada syarat khusus yaitu minimal harus masuk kedalam 5 besar dalam semua peserta, yang artinya dalam kompetisi online istilah Emas itu tidak mewakili bahwa memang siswa tersebut menang dengan kategori utama tapi mereka yang masuk 30 besar pun masih mendapatkan emas.
Kepala SMP juga menambahkan, jika di Al Masoem apapun prestasinya selama syarat itu terpenuhi maka semua siswa yang mendapatkannya berhak mendapatkan prestasi dari sekolah. “Jelas, semua siswa yang berprestasi patut diapresiasi, tutupnya.”