Select Education Level
Please select an education level to begin registration.

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْ
ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ
سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ.
أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
ذٰلِكَ اَدْنٰۤى اَنْ يَّأْتُوْا بِا لشَّهَا دَةِ عَلٰى وَجْهِهَاۤ اَوْ يَخَا فُوْۤا اَنْ تُرَدَّ اَيْمَا نٌۢ بَعْدَ اَيْمَا نِهِمْ ۗ وَا تَّقُوا اللّٰهَ وَا سْمَعُوْا ۗ وَا للّٰهُ لَا يَهْدِى الْقَوْمَ الْفٰسِقِيْنَ
“Dengan cara itu mereka lebih patut memberikan kesaksiannya menurut yang sebenarnya, dan mereka merasa takut akan dikembalikan sumpahnya (kepada ahli waris) setelah mereka bersumpah. Bertakwalah kepada Allah dan dengarkanlah (perintah-Nya). Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik.” (QS. Al-Ma’idah 5: Ayat 108)
Bertakwalah kepada Allah dan dengarkanlah (perintah-Nya)
📚 Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI / Surat Al-Maidah Ayat 108
Dengan cara itu, dua saksi yang termasuk di antara ahli waris yang berhak menjadi saksi dan lebih dekat hubungan nasabnya dengan almarhum, lebih patut memberikan kesaksiannya menurut yang sebenarnya, bahwa kendi emas itu milik budail sebagaimana tercantum dalam surat wasiat yang disisipkan pada barang-barang yang dititipkan kepada dua teman bisnisnya yang beragama nasrani; dan mereka, tamim ad-da’riy dan ‘adiy bin badda, merasa takut sumpahnya yang palsu akan dikembalikan kepada ahli waris, yakni dikonfrontir dengan sumpah mereka, setelah mereka bersumpah dengan benar di hadapan rasulullah. Sumpah saksi saksi yang berlainan agama itu ditolak dengan bersumpahnya saksi saksi yang terdiri dari kerabat. Orang-orang yang bersumpah itu akan mendapat balasan di dunia dan akhirat. Bertakwalah kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman, dan dengarkanlah dengan saksama perintah-Nya. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik, yakni para pelaku dosa besar untuk kembali kepada yang lurus, karena sikap mereka yang terus-menerus berbuat dosa besar sehingga kalbu mereka tertutup.
Wasiat terbaik adalah wasiat taqwa bukan harta, saking pentingnya wasiat taqwa menjadi rukun ibadah jumat, khatib tidak menyampaikan wasiat taqwa, tidak sah sholat jum’atnya.
Wasiat terbaik adalah wasiat Allah dan RasulNya kepada umat ini. Yakni wasiat untuk bertakwa kepada Allah. Tapi dengan catatan, yaitu kalau kita memahami wasiat tersebut kemudian mengamalkannya. Ini adalah sebuah catatan sangat penting yang mengingatkan kita bahwasanya sebaik apapun wasiat kalau kita tidak paham atau kita paham tapi tidak mengamalkannya, maka sama saja dia tidak akan menjadi wasiat yang baik. Maka penting bagi kita untuk memahami dan mengamalkan wasiat takwa.
Wasiat takwa juga merupakan wasiat yang disampaikan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam kepada Muadz bin Jabal Radhiyallahu ‘Anhu. Dimana Beliau mengatakan:
اتَّقِ اللهَ حَيْثُمَا كُنْتَ، وَأَتْبِعِ السَّيِّئَةَ الحَسَنَةَ تَمْحُهَا، وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ
“Bertakwalah engkau kepada Allah dimanapun engkau berada, ikutilah keburukan dengan kebaikan niscaya kebaikan akan menghapuskan keburukan, dan perlakukanlah manusia dengan perlakuan yang baik.” (HR. Tirmidzi).
Doa Agar Dikuatkan Ketakwaan
Allahumma ati nafsi taqwaha anta waliyuha wa mawlaha wa khairu man zakkaha.
“Ya Allah, berilah ketakwaan kepada jiwaku, sucikanlah jiwaku, Engkaulah yang menguasai dan yang menjaganya dan sebaik-baik Dzat yang mensucikannya.”