Select Education Level
Please select an education level to begin registration.

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
وَمَاۤ اَرْسَلْنَا فِيْ قَرْ يَةٍ مِّنْ نَّبِيٍّ اِلَّاۤ اَخَذْنَاۤ اَهْلَهَا بِا لْبَأْسَآءِ وَا لضَّرَّآءِ لَعَلَّهُمْ يَضَّرَّعُوْنَ
“Dan Kami tidak mengutus seorang nabi pun kepada sesuatu negeri, (lalu penduduknya mendustakan nabi itu), melainkan Kami timpakan kepada penduduknya kesempitan dan penderitaan agar mereka (tunduk dengan) merendahkan diri.” (QS. Al-A’raf 7: Ayat 94).
Perintah merendahkan diri dan memohon kepada Allah dengan tulus hati agar dibebaskan dari azab
Dalam tafsir ringkas Kementrian Agama RI; Dan Kami tidak mengutus seorang nabi pun kepada sesuatu negeri, untuk mengajak penduduknya kepada agama Allah yang benar, lalu penduduknya mendustakan nabi itu, melainkan pasti Kami timpakan kepada penduduknya kesempitan atau kesulitan berupa penindasan pihak lain atas mereka, serta petaka yang disebabkan oleh peperangan dan bencana alam, dan penderitaan, berupa kemiskinan, penyakit serta krisis yang beragam.
Hal itu Kami lakukan agar mereka menyadari kesalahan dan tunduk dengan merendahkan diri dan memohon kepada Allah dengan tulus hati agar dibebaskan dari siksa itu. Perintah untuk merendahkan diri kepada Allah SWT ditemukan dalam ayat ayat al Quran berikut ini;
اِنَّ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَاَ خْبَـتُوْۤا اِلٰى رَبِّهِمْ ۙ اُولٰٓئِكَ اَصْحٰبُ الْجَـنَّةِ ۗ هُمْ فِيْهَا خٰلِدُوْنَ
“Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan dan merendahkan diri kepada Tuhan, mereka itu penghuni surga, mereka kekal di dalamnya.” (QS. Hud 11: Ayat 23)
وَلَقَدْ اَخَذْنٰهُمْ بِا لْعَذَا بِ فَمَا اسْتَكَا نُوْا لِرَبِّهِمْ وَمَا يَتَضَرَّعُوْنَ
“Dan sungguh Kami telah menimpakan siksaan kepada mereka, tetapi mereka tidak mau tunduk kepada Tuhannya, dan (juga) tidak merendahkan diri.” (QS. Al-Mu’minun 23: Ayat 76)
وَيَوْمَ يُنْفَخُ فِى الصُّوْرِ فَفَزِعَ مَنْ فِى السَّمٰوٰتِ وَمَنْ فِى الْاَ رْضِ اِلَّا مَنْ شَآءَ اللّٰهُ ۗ وَكُلٌّ اَتَوْهُ دٰخِرِ يْنَ
“Dan (ingatlah) pada hari (ketika) sangkakala ditiup, maka terkejutlah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi, kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Dan semua mereka datang menghadap-Nya dengan merendahkan diri.” (QS. An-Naml 27: Ayat 87).
Merendahkan diri kepada Allah SWT adalah sikap hati yang penuh kerendahan dan kesadaran akan kebesaran-Nya. Ini melibatkan pengakuan bahwa manusia adalah makhluk yang lemah dan bergantung sepenuhnya pada Allah, serta siap untuk tunduk dan patuh kepada segala perintah-Nya dan siap menjauhi semua larangan-Nya.
سَمِعْنَا وَاَ طَعْنَا غُفْرَا نَكَ رَبَّنَا وَاِ لَيْكَ الْمَصِيْرُ
Sami’na wa atho’na ghufronaka robana wa ilaykal mashir
“Kami dengar dan kami taat. Ampunilah kami, ya Tuhan kami, dan kepada-Mu tempat (kami) kembali.” (QS. Al-Baqarah 2: Ayat 285)