Select Education Level
Please select an education level to begin registration.

عُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
وَلَوْ اَنَّ اَهْلَ الْـكِتٰبِ اٰمَنُوْا وَا تَّقَوْا لَـكَفَّرْنَا عَنْهُمْ سَيِّاٰتِهِمْ وَلَاَ دْخَلْنٰهُمْ جَنّٰتِ النَّعِيْمِ
“Dan sekiranya Ahli Kitab itu beriman dan bertakwa, niscaya Kami hapus kesalahan-kesalahan mereka dan mereka tentu Kami masukkan ke dalam surga-surga yang penuh kenikmatan.” (QS. Al-Ma’idah 5: Ayat 65)
Kasih sayang Allah kepada umat manusia , apabila masuk Islam (beriman dan bertaqwa) dosa dosa sebelumnya Allah hapus
قُلْ لِّـلَّذِيْنَ كَفَرُوْۤا اِنْ يَّنْتَهُوْا يُغْفَرْ لَهُمْ مَّا قَدْ سَلَفَ ۚ وَاِ نْ يَّعُوْدُوْا فَقَدْ مَضَتْ سُنَّتُ الْاَ وَّلِيْنَ
“Katakanlah kepada orang-orang yang kafir itu (Abu Sufyan dan kawan-kawannya), Jika mereka berhenti (dari kekafirannya), niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosa mereka yang telah lalu; dan jika mereka kembali lagi (memerangi Nabi) sungguh, berlaku (kepada mereka) Sunnah (Allah terhadap) orang-orang dahulu (dibinasakan).” (QS. Al-Anfal 8: Ayat 38)
Maka buat seorang mualaf yang dia benar Islamnya, dia bertaubat kepada Allah, maka semua dosanya akan dihapuskan. Seperti yang dilihat para sahabat nabi saw, kebanyakan dahulunya adalah orang-orang yang belum memeluk agama Islam atau kafir. Abu Bakar Sidiq, Umar bin Khatab, Usma bin Afan, Ali bin Abi Thalib, itu semua orang dijamin masuk surga dan mereka itu sebelumnya non muslim.
Dan boleh jadi seorang mualaf itu, dapat lebih baik daripada yang lahir dari Islam. Berapa banyak sahabat yang lahir dari Islam, tetapi tidak bisa menandingi Abu bakar. Perjuangan sahabat nabi sungguh luar biasa, keislaman sahabat nabi kebih hebat dibandingkan umat umat kemudian yang islamnya sejak lahir.
Allah maha pengasih dan penyayang, meninginkan semua umatnya masuk syurga, Adam berasal dari syurga dan umat berikutnya juga harusnya masuk syurga, Allah SWT mengutus rossul dan menurunkan al Quran, untuk menuntun umatnya masuk syurga. Untuk yang nonmuslim diberi kesempatan masuk Islam dengan tidak melihat dosa sebelumnya, bagi yang muslim yang berbuat dosa diberi kesempatan tobat.
Dalam surat Az-Zumar ayat 53, Allah SWT mengingatkan hamba-Nya agar jangan berputus asa dalam mencari ampunan-Nya:
قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ ۚ إإِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ
“Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah yang Mahapengampun lagi Mahapenyayang.”
Doa Nabi SAW ;
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَأَلْحِقْنِي بِالرَّفِيقِ الْأَعْلَى
Allaahummaghfir lii warham nii wa alhiqnii bir rafiiqil a’laa. ‘Ya Allah, semoga engkau ampuni aku, kasihi aku dan sampaikan- lah aku pada tempat yang tinggi.