Doa Supaya Ditunjukkan yang Hak & Bathil

doa

Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh.
SUBHANALLAH. WALHAMDULILLAH WALAILLAHAILLOH. WALLAHU AKBAR.

Semoga kita selalu sehat dalam lindungan Allah SWT.
Mari saling mendoakan ;

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَلَا  تَلْبِسُوا  الْحَـقَّ  بِا لْبَا طِلِ  وَتَكْتُمُوا  الْحَـقَّ  وَاَ نْتُمْ  تَعْلَمُوْنَ
“Dan janganlah kamu campur adukkan kebenaran dengan kebatilan dan (janganlah) kamu sembunyikan kebenaran, sedangkan kamu mengetahuinya.”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 42).

Seorang muslim menjalankannya secara kafah, pasti tidak akan mencampurkan antara yang hak dengan yang bathil.

يٰۤاَ يُّهَا  الَّذِيْنَ  اٰمَنُوا  ادْخُلُوْا  فِى  السِّلْمِ  کَاۤ  فَّةً   ۖ وَّلَا  تَتَّبِعُوْا  خُطُوٰتِ  الشَّيْطٰنِ   ۗ اِنَّهٗ  لَـکُمْ  عَدُوٌّ  مُّبِيْنٌ
“Wahai orang-orang yang beriman! Masuklah ke dalam Islam secara keseluruhan, dan janganlah kamu ikuti langkah-langkah setan. Sungguh, ia musuh yang nyata bagimu.”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 208)

Bayin dengan berbagai turunannya banyak ditemukan dalam Quran, artinya jelas. Beda antara yang hak dengan yang bathil, syurga dengan neraka
maslahat dengan mudharat.

لَاۤ  اِكْرَاهَ  فِى  الدِّيْنِ   ۗ قَدْ  تَّبَيَّنَ  الرُّشْدُ  مِنَ  الْغَيِّ   ۚ فَمَنْ  يَّكْفُرْ  بِا لطَّا غُوْتِ  وَيُؤْمِنْ  بِۢا للّٰهِ  فَقَدِ  اسْتَمْسَكَ  بِا لْعُرْوَةِ  الْوُثْقٰى  لَا  انْفِصَا مَ  لَهَا   ۗ وَا للّٰهُ  سَمِيْعٌ  عَلِيْمٌ

“Tidak ada paksaan dalam (menganut) agama (Islam), sesungguhnya telah jelas (perbedaan) antara jalan yang benar dengan jalan yang sesat. Barang siapa ingkar kepada Tagut dan beriman kepada Allah, maka sungguh, dia telah berpegang (teguh) pada tali yang sangat kuat yang tidak akan putus. Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui.”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 256)

Semoga kita dapat mengetahui dan mengikuti yang benar adalah benar, dan berlindung dari yang salah adalah salah.

اللهُمَّ أَرِنَا الحَقَّ حَقّاً وَارْزُقْنَا التِبَاعَةَ وَأَرِنَا البَاطِلَ بَاطِلاً وَارْزُقْنَا
اجْتِنَابَهُ

Allohumma arinal haqqo haqqon warzuqnat tibaa’ahu, wa arinal bathila bathilan warzuqnaj tinaabahu. Wa laa taj’alhu multabisan ‘alayna fanadlilla, waj’al a lilmuttaqiina imaama.

Ya Allah, tunjukkanlah kepada kami yang benar itu benar, dan berikanlah kami kekuatan untuk mengikutinya, serta tunjukkanlah kami yang bathil itu bathil dan berikanlah kami kekuatan untuk menjauhinya.” (H.R. Bukhari dan Muslim).

Aamiin yaa robbal ‘aalamiin.