Select Education Level
Please select an education level to begin registration.

Informasi biaya menjadi salah satu pertimbangan utama orang tua ketika memilih sekolah untuk anak. Terlebih untuk jenjang SMP, orang tua perlu menghitung bukan hanya biaya pendaftaran, tetapi juga biaya pengembangan pendidikan, perlengkapan siswa, biaya bulanan, serta biaya tambahan apabila memilih sistem boarding.
SMP Al Ma’soem menyediakan pilihan pendidikan Reguler dan Boarding untuk Tahun Ajaran 2027/2028. Keduanya memiliki komponen biaya yang berbeda karena layanan pendidikan yang diberikan juga berbeda. Oleh sebab itu, memahami struktur biaya sejak awal dapat membantu orang tua membuat perencanaan pendidikan secara lebih terukur.
Pada skema Reguler, biaya pendaftaran tercantum sebesar Rp750.000. Setelah itu terdapat beberapa komponen biaya pendidikan, yaitu KPAM, kelengkapan siswa, Dana Pengembangan Pendidikan atau DPP, serta biaya bulanan.
KPAM tercantum sebesar Rp200.000. Sementara itu, kelengkapan siswa sebesar Rp1.120.000. Komponen DPP berbeda berdasarkan gelombang pendaftaran. Pada Gelombang 1 dengan keringanan 20%, DPP tercantum Rp11.400.000.
Untuk Gelombang 2 dengan keringanan 15%, DPP menjadi Rp12.112.500. Gelombang 3 dengan keringanan 10% memiliki DPP Rp12.825.000, sedangkan Gelombang 4 dengan keringanan 5% memiliki DPP Rp13.537.500. Pada Extra Gelombang tanpa keringanan, DPP tercantum Rp14.250.000.
Biaya bulanan sekolah reguler tercantum Rp1.380.000. Dengan komponen tersebut, total biaya pendidikan pada Gelombang 1 adalah Rp14.100.000, Gelombang 2 Rp14.812.500, Gelombang 3 Rp15.525.000, Gelombang 4 Rp16.237.500, dan Extra Gelombang Rp16.950.000.
Angka tersebut penting diperhatikan orang tua karena menunjukkan adanya perbedaan total biaya berdasarkan waktu pendaftaran.
Salah satu hal yang sering dicari orang tua adalah kesempatan mendapatkan keringanan DPP. Dalam informasi pendaftaran SMP Al Ma’soem, Gelombang 1 memberikan keringanan DPP sebesar 20%, Gelombang 2 sebesar 15%, Gelombang 3 sebesar 10%, dan Gelombang 4 sebesar 5%.
Jadwal yang tercantum adalah Gelombang 1 mulai 1 Agustus 2026, Gelombang 2 pada Oktober 2026, Gelombang 3 pada Januari 2027, dan Gelombang 4 pada April 2027.
Dengan adanya sistem gelombang, orang tua dapat mempertimbangkan waktu pendaftaran sejak jauh-jauh hari. Semakin awal proses administrasi dilakukan sesuai jadwal yang berlaku, semakin besar keringanan DPP yang tercantum pada masing-masing gelombang.
Karena itu, orang tua sebaiknya tidak hanya bertanya “berapa biaya SMP Al Ma’soem?”, tetapi juga memahami kapan waktu pendaftaran dan bagaimana komponen biaya dihitung.
Bagi keluarga yang memilih sistem Boarding, terdapat biaya tambahan khusus boarding. Biaya tersebut terdiri dari registrasi Rp150.000, Ta’aruf Rp150.000, Mushaf Al-Qur’an Rp80.000, Dana Fasilitas Tahunan atau DAFT Rp6.000.000, DPP Rp3.235.000, serta biaya bulanan Rp1.935.000.
Total biaya pendidikan untuk komponen boarding tercantum sebesar Rp11.400.000.
Biaya boarding ini merupakan komponen tambahan yang perlu dihitung bersama biaya pendidikan sekolah reguler. Dengan demikian, orang tua yang memilih Boarding perlu melihat keseluruhan kebutuhan biaya, bukan hanya angka biaya sekolah reguler.
Sistem Boarding tidak sekadar berkaitan dengan tempat tinggal siswa. Lingkungan pesantren juga memiliki program pembelajaran tersendiri. Program tersebut mencakup Al-Qur’an dan tajwid, Tahfidz, kitab kuning, fiqih ibadah, aqidah akhlak, Bahasa Arab, dan kegiatan lainnya.
Dari sisi fasilitas, pondok putra dan putri dibuat terpisah. Kamar memiliki kapasitas 4–6 orang dan dilengkapi kamar mandi di dalam. Tersedia pula laundry dan catering, aula dan ruang tunggu, keamanan 24 jam, CCTV, internet, minimarket, serta sistem informasi santri berbasis Android.
Dengan fasilitas tersebut, orang tua dapat melihat Boarding sebagai sistem pendidikan yang mencakup aktivitas akademik dan pembinaan kehidupan sehari-hari.
Salah satu informasi penting yang perlu diperhatikan adalah biaya bulanan dinyatakan flat sampai lulus. Selain itu, informasi biaya menyebutkan tidak ada biaya tambahan di perjalanan untuk komponen yang telah ditetapkan.
Meskipun demikian, biaya yang tercantum belum termasuk seragam dan buku paket. Karena itu, orang tua tetap perlu menyiapkan anggaran terpisah untuk kebutuhan tersebut.
Membaca rincian seperti ini penting agar perencanaan biaya pendidikan tidak hanya berdasarkan biaya awal. Orang tua dapat memisahkan biaya pendaftaran, biaya pengembangan, kebutuhan perlengkapan, biaya bulanan, dan kebutuhan lain yang belum termasuk dalam paket.
Pilihan antara Reguler dan Boarding pada dasarnya berkaitan dengan kebutuhan pendidikan dan pola aktivitas siswa. Reguler dapat menjadi pilihan bagi keluarga yang ingin siswa mengikuti kegiatan sekolah dengan pola pulang-pergi. Sementara itu, Boarding memberikan lingkungan tempat tinggal dan pembinaan pesantren dalam satu sistem.
Untuk menentukan pilihan, orang tua dapat mempertimbangkan jarak rumah, kebutuhan pendampingan, kemandirian siswa, pola aktivitas keluarga, serta rencana pendidikan jangka panjang.
Rincian biaya SMP Al Ma’soem 2027/2028 terdiri dari beberapa komponen yang perlu dipahami secara menyeluruh. Untuk Reguler, terdapat biaya registrasi Rp750.000, KPAM, kelengkapan siswa, DPP berdasarkan gelombang, serta biaya bulanan Rp1.380.000. Sementara untuk Boarding terdapat komponen biaya tambahan dengan total tercantum Rp11.400.000.
Keringanan DPP berdasarkan gelombang juga menjadi bagian penting dalam perencanaan. Gelombang 1 tercantum mendapatkan keringanan 20%, diikuti Gelombang 2 sebesar 15%, Gelombang 3 sebesar 10%, dan Gelombang 4 sebesar 5%.
Dengan memahami setiap komponen sejak awal, orang tua dapat menyiapkan anggaran pendidikan secara lebih terencana dan memilih pola pendidikan Reguler atau Boarding berdasarkan kebutuhan keluarga.