Select Education Level
Please select an education level to begin registration.

Insecure adalah suatu perasaan cemas yang dirasakan oleh individu. Sebenarnya perasaan cemas pada setiap individu adalah sesuatu yang wajar. Namun istilah insecure ini, yaitu kecemasan individu yang terjadi terus-menerus. Hal tersebut adalah suatu kondisi yang menimbulkan akibat pengalaman buruk, cara pandang yang salah, atau sifat perfeksionis. Perasaan cemas yang tatkala pemicunya sudah hilang maka akan mereda sendiri. Sebagai contohnya individu saat akan UTS mengalami rasa cemas tetapi setelah beres akan kembali normal. Berbeda dengan individu yang terkena “wabah” insecure justru tidak pernah akan reda. Bahkan dalam kesehatan mental, apabila rasa cemas yang berlebihan dan terjadi tanpa sebab yang jelas dapat berujung pada terganggunya kesehatan mental seseorang. Jadi dapat disimpulkan bahwa insecure adalah kecemasan tanpa sebab yang dapat mempengaruhi kesehatan mental.
Akhir-akhir ini insecure terjadi pada remaja. Mengapa remaja insecure?. Menurut Santrock (2007) masa remaja merupakan periode transisi perkembangan antara masa kanak-kanak dengan masa dewasa, yang melibatkan perubahan biologis, kognitif, dan sosio, emosional, yang dimulai dari rentang usia 10 hingga 13 tahun dan berakhir pada usia sekitar 18 hingga 22 tahun. Remaja insecure karena pada masa remaja terjadi perubahan yang transisi diantaranya adalah kognitif dan emosional, serta perubahan hormonal sehingga rasa insecure atau cemasnya lebih tinggi dibanding pada rentang perkembangan usia lainnya.
Selain itu pada masa ini, banyak individu yang merasa tidak aman, karena merupakan periode perubahan dari masa anak-anak menjadi dewasa. Banyak tekanan, tanggungjawab, rasa tidak pasti, serta keraguan. Apalagi saat ini, pengaruh media sosial menuntut setiap orang untuk tampil sempurna. Tidak itu saja, beberapa remaja bisa saja menjadi sasaran bullying di sekolah karena penampilan, atau bahkan sesuatu yang dianggap tidak sesuai dengan pola pikir mereka.Selain faktor tersebut insecure pada remaja terjadi akibat adanya rasa pertemanan yang out of the group atau tidak sejalan dengan kelompoknya, tuntutan keberhasilan dalam akademik untuk terus berprestasi dan mampu berkompetisi, merasa tidak dipahami oleh orang tua. Itulah faktor utama remaja terpicu menjadi insecure.
Lalu bagaimana caranya mengatasi insecure pada remaja?. Untuk mengatasi insecure pada remaja terdapat dua hal utama. Pertama. Faktor eksternal, artinya remaja perlu dukungan dari luar dirinya yaitu, lingkungan terdekat. Misalnya peranan orang tua untuk berupaya tidak menuntut lebih kepada mereka namun lebih dekat lagi memberikan semangat dan motivasi kepada diri remaja sesuai dengan kemampuan dan minat bakatnya untuk berkembang dan berprestasi. Kedua. Faktor internal, remaja perlu merekonstruksi kognitif atau pikiran dirinya sendiri untuk mau berubah agar tidak insecure dengan cara yaitu: 1) berfikir positif; 2) Menerima kritik dan masukan; 3) Jadilah diri sendiri; 4) Lakukan hal yang positif; 5) Bicaralah pada orang yang memahami ilmu saat memiliki kesulitan; 6) move on dari hal yang negatif. Dengan cara tersebut remaja akan dapat lebih positif dalam menjalani kehidupannya dan kemungkinan akan insecure kembali semakin kecil.