WhatsApp Image 2026 09 07 at 10.22.46

Prestasi Membanggakan SMA Al Ma’soem: Juara 2 Lomba Debat Festival Pendidikan 2026

Dunia pendidikan kembali dikejutkan dengan prestasi luar biasa yang ditorehkan oleh para siswa berbakat dari Al Ma’soem Senior High School. Dalam ajang bergengsi tingkat regional hingga nasional bertajuk Festival Pendidikan 2026 dengan tema “Smart Education in Digital Era”, tim delegasi sekolah berhasil mengharumkan nama almamater dengan menyabet gelar Juara 2 dalam ajang lomba debat yang sangat kompetitif.
Kompetisi akbar ini diselenggarakan secara resmi oleh HIMA FKIP Universitas Ma’soem dan diikuti oleh puluhan tim pelajar tingkat SMA terbaik dari berbagai daerah. Keberhasilan ini tentu bukan diraih dengan mudah, melainkan melalui proses latihan yang panjang, konsistensi berpikir kritis, serta bimbingan intensif dari para guru pembimbing di lingkungan Yayasan Al Ma’soem.

Profil Tim Debat SMA Al Ma’soem yang Tangguh

Keberhasilan meraih Juara 2 pada cabang lomba debat dalam Festival Pendidikan 2026 ini dipersembahkan oleh tiga siswa berprestasi yang memiliki kemampuan orasi, analisis argumen, serta penguasaan isu-isu global yang luar biasa. Kolaborasi ketiganya mampu memukau dewan juri sejak babak penyisihan hingga babak final yang menegangkan.
Berikut adalah daftar anggota tim peraih prestasi:
  1. Azzam Dzaki Pradana (Kelas: XI IPA 3) – Prestasi: Juara 2 Lomba Debat
  2. Al-Sid Seherezad Abbasy (Kelas: XII – 4) – Prestasi: Juara 2 Lomba Debat
  3. Lexa Pratama Putra Firmansyah (Kelas: XII – 9) – Prestasi: Juara 2 Lomba Debat
Ketiga siswa hebat dari Al Ma’soem Senior High School ini menunjukkan sinergi yang sangat kuat. Azzam Dzaki Pradana dari kelas XI IPA 3 dikenal memiliki ketajaman analitis dalam membedah mosi ekonomi dan teknologi. Sementara itu, Al-Sid Seherezad Abbasy dari kelas XII-4 dan Lexa Pratama Putra Firmansyah dari kelas XII-9 memberikan fondasi argumentasi hukum serta sosial yang kokoh, membuat tim ini menjadi salah satu lawan yang paling disegani selama kompetisi Festival Pendidikan 2026 berlangsung.

Strategi dan Persiapan Menghadapi Lomba Debat Digital Era

Mengusung tema “Smart Education in Digital Era”, para peserta dituntut untuk tidak hanya menguasai teknik retorika tradisional, tetapi juga mampu memberikan solusi nyata berbasis literasi digital terhadap berbagai permasalahan kontemporer di dunia pendidikan. Di sinilah keunggulan ekosistem belajar di sekolah Al Ma’soem Senior High School terlihat nyata.
Pihak institusi secara konsisten mendukung pengembangan soft skills siswa, termasuk kemampuan public speaking, berpikir kritis (critical thinking), dan kemampuan berargumentasi secara ilmiah. Fasilitas penunjang pembelajaran modern serta atmosfer akademik yang kompetitif di lingkungan al masoem menjadi kawah candradimuka yang melahirkan bibit-bibit unggul berprestasi nasional.
Catatan Prestasi: Keberhasilan meraih Juara 2 Lomba Debat dalam Festival Pendidikan 2026 menambah daftar panjang pencapaian gemilang siswa-siswi SMA Al Ma’soem sepanjang tahun ajaran ini, baik di bidang akademik, olimpiade sains, seni, maupun kejuaraan non-akademik lainnya.

Peran Penting Lingkungan Sekolah dalam Membentuk Karakter Juara

Pencapaian luar biasa ini tidak lepas dari ekosistem pendidikan holistik yang diterapkan di Al Ma’soem Senior High School. Pembentukan karakter yang religius, disiplin tinggi, serta pengembangan potensi akademik dan non-akademik berjalan secara seimbang. Setiap siswa didorong untuk berani mengambil tantangan, mengikuti berbagai ajang lomba bergengsi, dan mengasah mental juara sejak dini.
Kepala sekolah beserta jajaran dewan guru menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Azzam Dzaki Pradana, Al-Sid Seherezad Abbasy, dan Lexa Pratama Putra Firmansyah atas kerja keras dan dedikasi mereka. Diharapkan prestasi ini dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi seluruh siswa lainnya di lingkungan al masoem untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama almamater tercinta.
Melalui keikutsertaan dalam ajang Festival Pendidikan 2026 yang diadakan oleh Universitas Ma’soem ini, para siswa tidak hanya membawa pulang piala Juara 2 lomba debat, tetapi juga pengalaman berharga, relasi luas, serta mentalitas kompetitif yang sangat berguna bagi masa depan mereka di jenjang pendidikan tinggi maupun di dunia profesional nantinya.