tahfidz Al Masoem

Pondok Pesantren Al Ma’soem Gelar Tes Beasiswa Tahfidz Online

Pesantren siswa Al Ma’soem (PSAM) merupakan model pendidikan pesantren yang dikembangkan di bawah Yayasan Al Masoem Bandung yang memadukan kurikulum sekolah formal (kurtilas model SKS) dengan kurikulum pondok pesantren.

Aktivitas santri di Pesantren Siswa Al Ma’soem sangat efektif. Siang, santri berkegiatan di sekolah formal, sedangkan malam hari beraktivitas di pondok dengan pendalaman materi keagamaan dan tahfidz. Para santri di Al Masoem sangat nyaman dan betah tinggal di asrama atau pondok pesantren, karena pesantren dan sekolah menyediakan berbagai fasilitas kegiatan dan ekstrakurikuler yang bervariatif.

Untuk santri yang ingin fokus di tahfidz, pesantren Al Masoem memfasilitasinya dengan menyediakan kelas takhosus Tahfidz. Selain itu juga, pengelola pesantren menyediakan waktu untuk murojaah dan setoran hafalan Al Qur’an yang banyak. Mulai dari subuh, pagi sebelum belajar, sore setelah ashar dan malam setelah sholat Isya.

Model pembelajaran tahfidz di pesantren Al Masoem dengan metode hafalan/murojaah pakai metode Ummi, tes tahfidz juz baru pakai sistem sima’an dan tes  muroja’ah/mempertahankan juz pakai sistem uji pertanyaan model lomba pada Musabaqoh Hifdzil Qur’an (MHQ). Hal tersebut membuat para santri senantiasa tertantang dalam mempertahankan dan menambah hafalannya.

Pada saat pandemi covid-19 ini, sebagian santri melakukan pembelajaran dari rumah (BDR) namun pembinaan dan pengawasan tetap dilakukan oleh guru dan ustadz di pesantren, begitu juga dengan kegiatan tahfidz juga sama. Pengelola pesantren tetap mengontrol hafalan santri.

Adapun untuk calon santri yang ingin masuk ke pesantren Al Masoem dan sudah mempunyai hafalan Al Qur’an minimal 1 (satu) juz bisa mengajukan jalur beasiswa kepada panitia penerimaan calon siswa/santri Al Masoem dengan prosedur sebagai berikut :

  1. Mengisi form kesediaan tes tahfidz
  2. Mengajukan waktu kesiapan untuk di tes
  3. Menyebutkan jumlah dan nama juz yang akan di tes
  4. Melampirkan sertifikat tahfidz (jika ada)

Setelah itu, panitia tes tahfidz menyiapkan penguji serta alat tes yang diperlukan, mengingat saat ini masih pandemi covid-19 atau calon santrinya dari luar Bandung, maka teknis tes dilakukan secara daring melalui platform whatsapp, zoom, google meet atau yang lainnya.

Adapun untuk teknis tes tahfidz jalur beasiswa menggunakan tes  muroja’ah/mempertahankan juz pakai sistem uji pertanyaan, modelnya hampir mirip pada saat lomba Musabaqoh Hifdzil Qur’an (MHQ).

Beasiswa yang akan didapat untuk calon siswa/santri adalah berupa pengurang dari biaya masuk sekolah pada komponen Dana Pengembangan Pendidikan (DPP).

Selain beasiswa untuk masuk sekolah, untuk para penghafal Al Qur’an, Yayasan Al Masoem Bandung memberikan banyak penghargaan lainnya berupa keringanan/bebas biaya uang kamar, bulanan dan uang makan.