Images (85)

Penguatan IMTAK & IPTEK: Program Tahfidz dan Bahasa Arab di SD Al Ma’soem

Pendidikan sekolah dasar merupakan tahap penting dalam membangun kebiasaan belajar dan karakter anak. Pada usia ini, anak tidak hanya membutuhkan kemampuan akademik, tetapi juga membutuhkan pembiasaan nilai keagamaan, kemampuan menggunakan teknologi, serta kesempatan untuk mengenali potensi dirinya. Karena itu, orang tua biasanya mempertimbangkan bagaimana sebuah sekolah menyeimbangkan pendidikan umum dengan pembentukan karakter.

SD Al Ma’soem menerapkan konsep pendidikan Full Day dengan menggabungkan kurikulum DIKNAS 100% dan kurikulum Al Ma’soem. Selain pembelajaran utama, terdapat tambahan mata pelajaran yang diarahkan untuk meningkatkan IMTAK dan IPTEK, antara lain Bahasa Arab, Program Tahfidz, Bahasa Inggris, serta pengenalan dan praktik komputer.

Konsep tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran tidak hanya diarahkan pada pencapaian akademik, tetapi juga memberikan ruang untuk pengembangan nilai keagamaan dan kemampuan teknologi.

Apa yang Dimaksud dengan Penguatan IMTAK dan IPTEK?

IMTAK dan IPTEK merupakan dua aspek yang ditempatkan berdampingan dalam program pendidikan SD Al Ma’soem.

Dalam konteks program sekolah, penguatan IMTAK berkaitan dengan pembelajaran dan pembiasaan yang mendukung nilai keimanan serta kemampuan keagamaan. Sementara itu, IPTEK berkaitan dengan pengembangan kemampuan dalam ilmu pengetahuan dan teknologi.

Keduanya menjadi penting karena anak hidup dalam lingkungan yang terus mengalami perubahan. Kemampuan akademik perlu disertai dengan karakter dan nilai yang menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Program Tahfidz sebagai Bagian dari Pendidikan

Tahfidz menjadi salah satu ekstrakurikuler yang tersedia di SD Al Ma’soem. Program ini memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan dalam menghafal Al-Qur’an.

Dalam pendidikan dasar, kegiatan seperti Tahfidz dapat menjadi bagian dari pembiasaan yang dilakukan secara bertahap. Anak dapat belajar mengatur waktu, mengikuti proses pembelajaran, dan mempertahankan konsistensi dalam kegiatan.

Tahfidz juga tercantum bersama Bahasa Arab sebagai bagian dari tambahan pembelajaran yang diarahkan untuk meningkatkan IMTAK dan IPTEK.

Dengan demikian, program keagamaan ditempatkan berdampingan dengan pembelajaran umum.

Mengapa Bahasa Arab Diberikan Sejak SD?

Bahasa Arab menjadi salah satu program tambahan di SD Al Ma’soem. Bagi pendidikan yang mempunyai unsur keislaman, pengenalan Bahasa Arab dapat memberikan pengalaman bahasa tambahan kepada anak.

Pada jenjang sekolah dasar, pembelajaran bahasa dapat dilakukan secara bertahap sesuai tingkat perkembangan siswa. Anak diperkenalkan dengan kosakata dan kemampuan dasar yang menjadi bagian dari proses belajar.

Bahasa Arab juga berada dalam kelompok program yang mendukung penguatan IMTAK di lingkungan pendidikan SD Al Ma’soem.

IPTEK melalui Pengenalan Komputer

Di sisi lain, SD Al Ma’soem juga memberikan perhatian terhadap perkembangan teknologi. Pengenalan dan praktik komputer termasuk salah satu tambahan pembelajaran yang disebutkan dalam program sekolah.

Keberadaan laboratorium komputer menjadi fasilitas pendukung untuk kegiatan tersebut.

Pengenalan teknologi sejak sekolah dasar dapat membantu anak memahami penggunaan perangkat komputer dalam konteks pendidikan. Anak dapat mengenal teknologi sebagai bagian dari proses belajar, bukan sekadar alat hiburan.

Hal ini juga berkaitan dengan misi sekolah yang mencakup pengembangan kemampuan peserta didik dalam ilmu pengetahuan, teknologi, literasi, dan numerasi.

Bahasa Inggris sebagai Bagian dari Pengembangan Kemampuan

Selain Bahasa Arab, Bahasa Inggris juga termasuk dalam program tambahan SD Al Ma’soem.

Pembelajaran bahasa memberikan kesempatan kepada anak untuk mengembangkan kemampuan komunikasi dan mengenal bentuk bahasa lain. Pada usia sekolah dasar, pengalaman tersebut dapat menjadi bagian dari proses memperluas wawasan.

Bahasa Inggris juga tersedia sebagai pilihan ekstrakurikuler melalui English Club.

Bagaimana IMTAK dan IPTEK Dapat Berjalan Bersamaan?

Pendidikan yang menggabungkan IMTAK dan IPTEK tidak berarti anak harus memilih salah satunya. Keduanya dapat dikembangkan secara bersamaan.

Anak dapat mempelajari ilmu pengetahuan dan teknologi sambil mendapatkan pembelajaran yang berkaitan dengan nilai keagamaan. Di sekolah, pembelajaran akademik, program Tahfidz, Bahasa Arab, Bahasa Inggris, dan pengenalan komputer menjadi bagian dari lingkungan pendidikan yang sama.

Konsep tersebut juga selaras dengan tujuan SD Al Ma’soem dalam membentuk peserta didik yang cerdas sekaligus memiliki nilai karakter.

Didukung Kegiatan Ekstrakurikuler

Penguatan potensi anak tidak hanya dilakukan melalui mata pelajaran. SD Al Ma’soem menyediakan 13 pilihan ekstrakurikuler.

Selain Tahfidz dan English Club, terdapat Math Club, Sains Club, Futsal, Taekwondo, Catur, Hockey, Basket, Panahan, Robotik, Bola Voli, dan Paduan Suara.

Keberagaman tersebut memberikan kesempatan kepada anak untuk mencoba bidang yang berbeda.

Anak yang tertarik teknologi dapat mengenal Robotik, sementara anak yang menyukai sains dapat mengikuti Sains Club. Anak yang tertarik pada bahasa dapat memilih English Club, sedangkan Tahfidz menjadi pilihan bagi siswa yang ingin mengembangkan kemampuan keagamaan.

Karakter Tetap Menjadi Bagian Penting

Penguatan IMTAK dan IPTEK tidak berdiri sendiri. SD Al Ma’soem juga mencantumkan penanaman nilai keimanan, ketakwaan, akhlakul karimah, kedisiplinan, dan budaya positif sebagai bagian dari misinya.

Sekolah juga mempunyai misi mengembangkan kepedulian sosial, cinta lingkungan, dan gotong royong.

Artinya, pendidikan tidak hanya berorientasi pada kemampuan individual, tetapi juga bagaimana anak berinteraksi dengan lingkungan.

Mengapa Konsep Ini Perlu Dipahami Orang Tua?

Ketika memilih sekolah dasar, orang tua perlu memahami konsep pendidikan secara menyeluruh. Pertanyaan yang dapat diperhatikan bukan hanya mengenai mata pelajaran utama, tetapi juga bagaimana sekolah memberikan ruang untuk pengembangan karakter, keagamaan, teknologi, dan minat anak.

Di SD Al Ma’soem, program Full Day dipadukan dengan kurikulum DIKNAS 100%, kurikulum Al Ma’soem, tambahan Bahasa Arab, Tahfidz, Bahasa Inggris, serta pengenalan komputer.

Pendekatan tersebut memberikan gambaran bahwa pendidikan anak diarahkan pada beberapa aspek sekaligus.

Pada akhirnya, penguatan IMTAK dan IPTEK di SD Al Ma’soem dapat dipahami sebagai upaya memberikan keseimbangan antara pembelajaran keagamaan dan perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi. Program Tahfidz dan Bahasa Arab menjadi bagian dari penguatan IMTAK, sementara Bahasa Inggris, komputer, dan berbagai kegiatan akademik serta teknologi memberikan ruang bagi pengembangan kemampuan IPTEK.

Bagi orang tua, memahami keseimbangan tersebut dapat membantu melihat bagaimana sebuah sekolah menyusun lingkungan pendidikan untuk anak usia sekolah dasar.