Select Education Level
Please select an education level to begin registration.


Adab sebelum ilmu di kacamata pendiri Al Masoem merupakan sebuah kewajiban. Maka dari itu Al Masoem memiliki motto yang unik yaitu Membentuk Generasi Cageur Bageur Pinter. Dapat diartikan makna Cageur Bageur Pinter adalah tidak kurang dan tidak lebih hampir sama seperti Adab sebelum ilmu.
Makna Cageur dalam bahasa Indonesia adalah Sehat, Sehat secara jasmani dan rohani. Disini disimpan dalam kata pertama dalam moto Al Masoem. Karena pada dasarnya sehat jasmani dan rohani adalah pemberian dari Allah SWT yang mesti kita syukuri. Makna Cageur disini merupakan hal yang harus dimiliki pertama kali oleh siswa/i dan santri Al Masoem. Karena kalau seorang siswa/i atau santri tidak “Cageur” maka akan sulit untuk mencari ilmu. Namun meski begitu, siswa/i dan santri Al Masoem sudah dipastikan Cageur baik secara jasmani dan rohani.
Makna Bageur disini adalah kepada adab. Saking pentingnya adab bagi siswa/i dan santri Al Masoem sampai sampai pendiri Al Masoem meletakan posisi “bageur” pada posisi kedua dalam moto Al Masoem. Ini merupakan sebuah makna tentang pentingnya belajar adab dari pada belajar ilmu. Maka dari itu, harapan pendiri Al Masoem adalah menjadikan lulusan Al Masoem menjadi siswa/i dan santri yang beradab baik atau berakhlakul karimah.
Makna Pinter adalah lebih kepada ilmu yang didapatkan. Apakah ilmu yang didapatkan selama di Al Masoem bisa dikembangkan lagi? Pinter disini juga disimpan di posisi akhir dari moto Al Masoem. Karena lagi lagi Al Masoem paham betul tentang pentingnya adab daripada ilmu. Meskipun kurikulum Al Masoem 60% adalah pelajaran mengenai adab, dan 40% adalah pelajaran umum. Tapi banyak sekali siswa/i dan santri Al Ma’soem yang bisa berprestasi. Karena pada dasarnya kurikulum yang dianut Al Masoem tetap berjalan dengan baik dengan didikan yang baik.
Mempelajari adab dengan sangat banyak tidak akan mengurangi nilai sebuah ilmu. Maka dari itu dengan mengedepankan adab, ilmu akan tetap bisa diserap dengan mudah oleh siswa/i dan santri Al Masoem. Itu tidak akan pernah mengurangi kualitas dan kuantitas ilmu itu sendiri.