Select Education Level
Please select an education level to begin registration.

Penulis : Mohamad Ramdan
Lebih baik asrama atau ngekost? Asrama merupakan tempat mengukim dimana didalamnya terdapat sebuah peraturan yang harus diikuti. Namun justru karena adanya peraturan seperti ini membuat penghuni asrama bisa lebih bijaksana dalam melakukan dan sebelum melakukan sesuatu, karena mereka takut jika melanggar akan mendapatkan sanksi. Jadi secara tidak langsung asrama selain dapat membuat orang lain menjadi patuh juga memberikan perlindungan kepada mereka yang ingin bisa tinggal nyaman meskipun tidak dirumah sendiri.
Sedangkan kosan hampir mirip seperti kontrakan. Yang membedakan mungkin ukurannya saja, ada beberapa jenis kosan juga yang umum di masyarakat indonesia seperti kosan campuran dan kosan khusus putri. Jika anda memang seorang wanita yang tinggal di kosan putri anda akan mendapatkan banyak manfaat terutama perlindungan anda sebagai wanita dari mereka yang non muhrim, karena pada umumnya kost putri lebih memiliki banyak peraturan seperti tidak menerima tamu laki laki, tidak boleh membawa teman beda gender ke dalam kamar dan lain sebagainya.
Sedangkan kost umum lebih bersifat terbuka, jika anda orang yang memang menginginkan kebebasan tidak ingin terikat akan sebuah peraturan, kost seperti ini mungkin bisa menjadi pilihan bagi anda namun tetap saja secara norma agama kebebasan bagi wanita itu juga ada batasannya jika sampai melanggar norma agama. Maka dari itu secara umum kost campuran biasanya lebih banyak di sewa oleh seorang laki laki, selain mereka bisa nyaman karena laki laki identik dengan kebebasan, laki laki juga tidak terpengaruh jika harus satu kost dengan mereka yang beda gender meskipun secara agama tetap harus ada norma yang diikuti juga oleh kedua belah pihak.

Berbicara tentang asrama dan kost, Al Masoem merupakan sekolah yang melarang siswa dan santrinya untuk tinggal di kost. Jika memang keluar dari asrama dan memilih tinggal di kost maka secara tidak langsung santri Al Ma’soem tersebut keluar dari sekolah. Jadi secara administrasi, jika siswa atau santri Al Ma’soem mengundurkan diri dari pesantren wajib juga bagi santri tersebut untuk keluar dari sekolah. Kecuali jika ada keterangan bahwa santri ini tinggal bersama sanak keluarga yang memang memiliki rumah menjadi lebih dekat dengan Al Masoem.
Ada beberapa alasan kenapa santri Al Masoem tidak boleh ngekos, seperti :
Alasan pertama adalah lebih bebas dan tidak terkontrol, bebas dalam artian melakukan berbagai macam hal. Ditakutkan ketika siswa jauh dari orang tua dan memilih ngekos siswa tersebut malah terkontaminasi dunia luar yang memang jauh dari orang tua yang mampu menghandle siswa tersebut untuk tidak melakukannya.
Maka dari itu Al Ma’soem menyediakan pondok pesantren guna membuat siswa yang berminat ke Al Ma’soem namun terkendala jarak bisa mendapatkan ilmu dunia plus akhirat dengan pesantren siswa Al Masoem.
Berbeda dengan asrama atau pesantren yang memiliki fasilitas kesehatan yang layak kost tidak punya. Paling jika ada juga hanya P3k yang berisi obat obatan warung. Sedangkan pesantren atau asrama seperti pesantren siswa Al Ma’soem selain memang memiliki box pertolongan pertama seperti P3K, kami juga menyediakan ruang UKS khusus putra dan putri juga kami memiliki klinik putra mandiri yang dimana bisa dijadikan sebagai fasilitas kesehatan siswa dan santri yang sakit di asrama.
Selain itu juga kami memiliki ambulance dan sudah bekerjasama dengan rumah sakit terdekat jikalau memang ada insiden yang tidak diharapkan terjadi di asrama siswa dan santri Al Masoem. Jika santri mengalami keseleo atau kecelakan saat olahraga Al Masoem juga memiliki petugas khusus yang paham akan otot dan syaraf yang bisa langsung gesit dalam memperbaiki santri yang cedera.
Alasan lainnya kenapa lebih baik asrama daripada ngekost adalah tidak ada penanggung jawab terhadap siswa yang ngekos, karena anak kost yang bertanggung jawab atas kesehatan dan dirinya adalah diri mereka sendiri. Itu jauh sekali dengan budaya Al Masoem yang sangat jelas dalam motto nya pun adalah membentuk generasi Cageur, Bageur, Pinter. Jika kosan saja diperbolehkan maka apalah arti motto itu bagi lembaga kami.
Sebagai contoh saja cageur artinya sehat, apakah anda yakin dengan ikut kost anda akan lebih sehat daripada di asrama? Jawabannya tidak pasti, kalau di asrama jelas segala fasilitas lebih dirawat makanan juga insya Allah lebih higienis daripada di kosan karena di Al Masoem untuk sarapan dan makan malam sudah disajikan setiap hari.
Bageur juga belum tentu didapatkan didunia kosan, karena di kosan anda bisa bergaul dengan berbagai macam orang yang tidak jelas asal muasalnya. Sedangkan di asrama dan pesantren semua sudah tertulis asal muasal, nama, alamat daerah dan lain sebagainya. Selain itu juga kehidupan di kost bagi siswa tidak sebaik tinggal di asrama. Karena di kost untuk ibadah saja adalah kesadaran diri sendiri berbeda dengan pesantren yang sudah jelas diharamkan bahkan jika lupa saja langsung diberikan sanksi.