Select Education Level
Please select an education level to begin registration.

Kurikulum pendidikan di Indonesia sudah beberapa kali mengalami perubahan. Terbaru, terdapat Kurikulum Merdeka yang menjadi pengganti dari Kurikulum 2013. Sudah tahu apa saja perbedaan Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka?
Kedua kurikulum ini memiliki perbedaan untuk setiap tingkatan pendidikan. Di dalam artikel ini, kami akan menjabarkan apa saja perbedaan di antara keduanya untuk setiap tingkatan tersebut.
Kurikulum Merdeka pada tingkat SD memiliki perbedaan signifikan dengan kurikulum sebelumnya. Bagi Anda yang memiliki buah hati di usia SD, pastikan sudah memahami perbedaan K13 dan Kurikulum Merdeka di SD berikut ini:
Pada Kurikulum Merdeka, mata pelajaran IPA dan IPS akan menjadi satu yaitu IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial). Penggabungan tersebut bertujuan agar peserta didik mampu memahami dan mengelola lingkungan alam dan sosial sebagai satu kesatuan.
Pada k13, tidak ada mata pelajaran bahasa Inggris anak tingkat SD tidak akan mempelajari mata pelajaran ini. Namun, mata pelajaran ini kembali hadir pada Kurikulum Merdeka sebagai mata pelajaran pilihan.
Capaian pembelajaran pada Kurikulum Merdeka di tingkat SD disusun berdasarkan fase yaitu fase A. B, dan C. Fase A umumnya setara dengan kelas I dan II, fase B umumnya setara dengan kelas III dan IV, sementara fase C umumnya setara dengan kelas V dan VI.
Terdapat beberapa perbedaan Kurikulum Merdeka dengan kurikulum sebelumnya di tingkat SMP yang meliputi beberapa hal berikut ini:
Informatika menjadi mata pelajaran yang wajib di tingkat SMP. Hal ini untuk menjawab perkembangan dan tantangan zaman serta teknologi.
Pelajaran seni terbagi menjadi seni musik, seni rupa, seni teater, seni tari dan prakarya. Setiap siswa dapat memilih setidaknya satu dari kelima mata pelajaran tersebut sebagai mata pelajaran pilihan.
Sama seperti pada tingkat SD, capaian pembelajaran di tingkat SMP juga disusun per fase. Capaian pembelajaran pada tingkat SD adalah fase D yang umumnya setara dengan kelas VII, VIII dan IX.
Berikut ini adalah beberapa perbedaan K13 dan Kurikulum Merdeka di SMA:
SMA yang menerapkan Kurikulum Merdeka tidak perlu lagi mengadakan penjurusan pada peserta didik. Sebagai gantinya, siswa dapat memilih kelompok mata pelajaran yang dapat dipilih sesuai minat dan bakat.
Capaian pembelajaran di tingkat SMA juga disusun per fase. Terdapat fase E yang pada umumnya setara dengan kelas X serta fase F yang setara dengan kelas XI dan XII.
Terdapat satu syarat kelulusan yang baru muncul pada Kurikulum Merdeka. Syarat tersebut berupa penulisan esai ilmiah oleh peserta didik untuk dapat lulus dari tingkat SMA.

Bagaimana pendapat Anda setelah memahami perbedaan K13 dan Kurikulum Merdeka?
Tentunya perubahan kurikulum ini dimaksudkan untuk memberikan pengalaman belajar terbaik untuk para peserta didik. Oleh karena itu, sekolah Al Ma’soem akan mendukung penerapan Kurikulum Merdeka agar mampu memberikan yang terbaik untuk putra-putri Anda.
Para guru dan seluruh elemen di sekolah Al Ma’soem sudah memahami perbedaan Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka sehingga siap untuk menerapkannya di dalam pembelajaran.