Select Education Level
Please select an education level to begin registration.

Dalam perjalanan menuju kedewasaan, siswa sering kali diperkenalkan dengan konsep persaingan yang serba ketat. Namun, apakah selalu harus bersaing untuk memenangkan sesuatu? Apakah persaingan hanya sebatas mencari yang terbaik dalam nilai akademik atau prestasi olahraga? Artikel ini akan membuka pandangan baru tentang “berlomba-lomba dalam kebaikan” bagi siswa. Ini adalah konsep yang mengubah cara kita melihat persaingan di dunia pendidikan, menjadikannya sebagai alat untuk memotivasi siswa untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan berkontribusi positif kepada masyarakat. Siswa bukan hanya pesaing, tetapi juga agen perubahan yang dapat membentuk dunia menjadi tempat yang lebih baik.
Al Ma’soem merupakan satu dari sekian banyak sekolh berpesantren yang ada di Jawa Barat. Kami mendidik siswa untuk bisa berkompetisi dan juga menciptakan lingkungan yang penuh kompetisi. Tujuan utama kami menciptakan semuanya adalah untuk menciptakan pribadi yang sudah siap ketika mereka lulus dari SMP dan SMA Al Masoem. Siap dalam arti mereka telah memiliki bekal untuk bisa bersaing dengan lulusan lulusan dari sekolah lain. Maka bagi Al Masoem menciptakan kompetisi di sekolah merupakan keharusan dan kewajiban. Karena mau bagaimanapun lulusan yang telah biasa berkompetisi akan lebih memiliki pengalaman yang lebih tinggi daripada mereka yang tidak sama sekali. Makna kompetisi memang diciptakan di lingkungan sekolah untuk meningkatkan pemahaman dan motivasi siswa akan kehidupan yang nyata.
Selain kompetisi yang berlangsung di Al Masoem, kami juga memberikan edukasi tentang pentingnya berlomba lomba dalam kebaikan. Dimana implementasinya tidak hanya dilaksanakan di pendidikan modern tapi juga menjadi bagian dari kurikulum sekolah. Di Al Masoem berlomba lomba dalam kebaikan diciptakan sesuai dengan Qs. Al Maidah ayat 48 dimana Allah SWT berfirman :
وَأَنزَلْنَآ إِلَيْكَ ٱلْكِتَٰبَ بِٱلْحَقِّ مُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ ٱلْكِتَٰبِ وَمُهَيْمِنًا عَلَيْهِ ۖ فَٱحْكُم بَيْنَهُم بِمَآ أَنزَلَ ٱللَّهُ ۖ وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَآءَهُمْ عَمَّا جَآءَكَ مِنَ ٱلْحَقِّ ۚ لِكُلٍّ جَعَلْنَا مِنكُمْ شِرْعَةً وَمِنْهَاجًا ۚ وَلَوْ شَآءَ ٱللَّهُ لَجَعَلَكُمْ أُمَّةً وَٰحِدَةً وَلَٰكِن لِّيَبْلُوَكُمْ فِى مَآ ءَاتَىٰكُمْ ۖ فَٱسْتَبِقُوا۟ ٱلْخَيْرَٰتِ ۚ إِلَى ٱللَّهِ مَرْجِعُكُمْ جَمِيعًا فَيُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمْ فِيهِ تَخْتَلِفُونَ
Artinya: Kami telah menurunkan kitab suci (Al Quran) kepadamu (Nabi Muhammad) dengan (membawa) kebenaran sebagai pembenar kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya dan sebagai penjaganya (acuan kebenaran terhadapnya).
Maka, putuskanlah (perkara) mereka menurut aturan yang diturunkan Allah dan janganlah engkau mengikuti hawa nafsu mereka dengan (meninggalkan) kebenaran yang telah datang kepadamu.
Untuk setiap umat di antara kamu Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Seandainya Allah menghendaki, niscaya Dia menjadikanmu satu umat (saja).
Akan tetapi, Allah hendak mengujimu tentang karunia yang telah Dianugerahkan kepadamu. Maka, berlomba-lombalah dalam berbuat kebaikan. Hanya kepada Allah kamu semua kembali, lalu Dia memberitahukan kepadamu apa yang selama ini kamu perselisihkan.
Adapun implementasi berlomba lomba dalam kebaikan di sekolah yang memang harus diterapkan siswa adalah sebagai berikut :
Bagi umat muslim, berlomba lomba dalam puasa sunnah merupakan hal yang baik meskipun itu tidak bersifat wajib. Dalam agama islam, puasa sunnah bisa dikerjakan di hari hari tertentu, secara umum kami melaksanakan puasa Senin – Kamis yaitu puasa yang diajarkan Rasulullah SAW yang dimana setiap orang yang melaksanakannya akan dihapuskan setiap dosa dosanya. Berlomba lomba dalam puasa sunnah di Al Masoem terutama di Pesantren Siswa Al Masoem siswa tidak hanya akan mendapatkan manfaat dari dosa yang terhapuskan tapi juga mereka akan mendapatkan manfaat lainnya seperti bisa mendapatkan beasiswa khas Al Ma’soem yaitu beasiswa santri of the month dimana salah satu syarat utamanya adalah mereka harus rajin puasa Senin – Kamis yang dimana setiap siswa yang melaksanakannya akan mengisi kolom absensi bahwa mereka melaksanakannya dengan baik dan benar dan diketahui langsung oleh wali santri.
Berlomba lomba dalam membantu sesama merupakan kegiatan yang memang harus dilaksanakan setiap muslim. Karena seperti ajaran nabi Muhammad SAW membantu sesama merupakan tindakan yang mulia. Implementasi membantu sesama di dunia pendidikan, bisa berupa membantu teman yang sedang kesusahan dalam hal yang positif seperti membantu teman ketika mereka kehilangan uang jajan, membantu teman ketika mereka tidak bisa menghafal dengan baik, membantu teman ketika mereka sedang terjatuh dan lain sebagainya. Membantu teman saat ujian dengan memberikan contekan merupakan tindakan yang membantu sesama dalam hal yang tidak baik, sehingga Al Masoem melarang dan bahkan menjadikan itu sebagai sanksi pelanggaran yang berat.
Berlomba lomba dalam menghafal Al Quran merupakan kegiatan yang baik, selain dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dan santri dalam menambah hafalan Al Quran, berlomba lomba dalam menghafal Al Quran juga tidak hanya akan menciptakan kompetisi tapi juga akan menciptakan lingkungan belajar yang baik terutama dalam menghafal Al Quran. Berlomba lomba dalam menghafal Al Quran juga merupakan hal yang dapat meningkatkan semangat belajar santri selama di pesantren.
Berlomba lomba menjadi siswa yang berakhlak mulia di Al Masoem dapat menjadi salah satu hal yang sangat baik karena Al Masoem dapat mengapresiasinya dengan baik yaitu dengan beasiswa kriteria akhlak dimana salah satu syarat beasiswa ini adalah siswa harus memiliki akhlak yang baik (bebas dari poin pelanggaran).
Yang terakhir adalah berlomba lomba dalam belajar dan menuntut ilmu. Dalam menuntut ilmu jelas motivasi untuk mendapatkan hasil yang maksimal memang penting maka dari itu bagi siswa berlomba lomba dalam menuntut ilmu memang diwajibkan dan diharuskan.
Dalam mengimplementasikan perilaku berlomba lomba dalam kebaikan, perlu beberapa langkah praktis yang harus diikuti siswa diantaranya adalah :
Implementasi konsep “berlomba-lomba dalam kebaikan” di sekolah adalah langkah maju dalam membentuk generasi muda yang unggul secara moral dan intelektual. Dengan menggeser fokus dari persaingan yang serba ketat menuju kompetisi untuk mencapai kebaikan, kita membuka pintu bagi siswa untuk tumbuh sebagai pemimpin berbudi luhur.
Di akhirnya, tujuan sejati dari pendidikan bukan hanya meraih prestasi, tetapi juga membentuk karakter yang kuat dan sikap yang peduli terhadap sesama. Ketika siswa merasa bahwa mereka berkompetisi dalam hal menjadi lebih baik, berani, dan bermartabat, mereka akan membawa semangat ini dalam kehidupan sehari-hari mereka bahkan setelah meninggalkan sekolah.
Sekolah adalah tempat di mana generasi muda dapat memahami bahwa kebaikan adalah kemenangan sejati. Ketika kita melihat siswa-siswa kami saling bersaing untuk memberi manfaat kepada orang lain, kita menyaksikan lahirnya pemimpin-pemimpin masa depan yang akan membawa perubahan positif kepada dunia ini. Inilah warisan sejati dari pendidikan yang berfokus pada “berlomba-lomba dalam kebaikan” bagi siswa, dan inilah yang akan membentuk masa depan yang lebih cerah bagi kita semua.