Pembelajaran Pesantren

Cara Mengajari Santri untuk Menaati Aturan Pesantren di Al Masoem Bandung

Beragam cara mengajari santri untuk menaati aturan pesantren bisa dilakukan dengan dukungan dari berbagai pihak. Di Al Masoem para santri dididik layaknya anak sendiri, sehingga semua pengajar dan peraturan dicanangkan untuk kemaslahatan bersama. Tak hanya akan baik untuk perkembangan kepribadian para santri, tetapi juga menjaga martabat pesantren agar tetap baik.

Cara Mengajari Santri agar Taat Peraturan di Pesantren Al Masoem

Bagaimana langkah yang perlu diperhatikan agar para santri bisa menaati seluruh aturan yang ada di boarding school Al Masoem? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

1. Mewujudkan Pesantren sebagai Rumah keDua

Hal yang perlu dilakukan pesantren untuk membuat para santrinya betah yakni menyediakan segala hal yang membuat nyaman. Pesantren Al Masoem merupakan lokasi yang serupa rumah kedua sebagai tempat menimba ilmu, maka santri wajib mematuhi segala aturan yang ada.

Ketika ‘rumah’ sudah terasa nyaman, maka penghuninya akan lebih mudah untuk ikut menertibkan diri sesuai dengan aturan yang ada. Dengan demikian, semua pihak di dalamnya pun bisa menjalankan rutinitas harian dengan perasaan yang lapang dan tidak ada keterpaksaan.

2. Memberikan Teladan yang Baik untuk Santri

Santri adalah sosok yang baru di lingkungan pesantren. Maka, cara mengajari santri untuk menaati aturan pesantren yakni dengan memberikan contoh dan teladan terlebih dahulu. Tindakan yang dilakukan para asatidz di lingkungan asrama akan terlihat. Dengan contoh yang baik dan dilakukan secara terus menerus, santri yang sejatinya juga masih belajar beradaptasi akan lebih mudah menjalankan aturan dan tata tertib yang ada.

3. Menjalankan Peraturan Asrama dengan Tegas

Lain ladang lain belalang, lain lubuk lain pula ikannya, demikian kata pepatah. Di Pesantren Al Masoem tentu memiliki perbedaan dengan pesantren lainnya. Aturan yang diberlakukan pun tentu tak sepenuhnya sama persis dengan metode boarding school lainnya. Satu hal yang perlu dilakukan pesantren agar para santri bisa mematuhi aturan yakni dengan menjalankannya secara tegas.

Tidak perlu pandang bulu ketika santri melakukan kesalahan, maka poin hukuman yang diberikan pun harus sesuai dengan undang-undang yang berlaku di kawasan asrama. Ketegasan dalam cara mengajari santri untuk menaati aturan pesantren di Al Masoem akan jadi satu poin plus untuk mempertahankan kredibilitas.

4. Menjalankan Sistem Reward dan Punishment

Salah satu aturan yang ada di dalam Al Masoem tak hanya bisa memberikan apresiasi untuk para santri unggulan, melainkan juga bisa memberikan hukuman atas pelanggaran yang dilakukan. Hanya saja, hukuman tersebut bukan sesuatu yang memberatkan, melainkan berupa poin kesalahan.

Jika akumulasi poin kesalahan telah mencapai batas maksimal, maka santri akan dipulangkan kembali kepada orang tua, baik dari pesantren maupun dari sekolah. Hal ini dikarenakan Almasoem hanya menerima santri yang juga bersekolah di sana. Langkah ini menjadi salah satu cara mengajari santri untuk menaati aturan pesantren dengan lebih baik.

5. Memberikan Pelajaran tentang Adab di dalam Pesantren

Betapa pembentukan karakter menjadi poin penting dalam visi misi Al Masoem untuk para santrinya. Hal ini menjadikan pendidikan tentang adab juga menjadi salah satu titik utama dalam penerapan aturan di dalam asrama dan pesantren. Langkah yang perlu dilakukan untuk memaksimalkan pembelajaran tentang adab tersebut antara lain sebagai berikut.

  1. Menjabarkan tentang pentingnya adab

Para guru dan pembina di asrama wajib memberikan pembelajaran tentang pentingnya adab dalam keseharian. Adab selalu di atas ilmu. Seseorang yang berilmu belum tentu beradab, tetapi seseorang yang beradab, sudah pasti ia memiliki ilmu. Maka, memberikan gambaran yang jelas tentang pentingnya adab adalah hal yang tidak boleh dilewatkan.

2. Menjelaskan manfaat pengamalan adab yang baik

Cara mengajari santri untuk menaati aturan pesantren di Al Masoem selanjutnya yakni dengan menjelaskan manfaat yang akan didapatkan oleh santri bila mengamalkan adab yang baik. Bahwasanya segala hal yang dilakukan akan kembali kepada diri sendiri. Siapa yang menanam, ia akan menuai.

3. Memberikan contoh teladan dari adab Rasul dan para sahabat

Tak ada contoh paling baik selain dari keteladanan Rasulullah dan para sahabat. Betapa peran Nabi utusan Allah itu sangat berdampak untuk kehidupan manusia. Hal ini bisa menjadi strategi untuk memberikan pengajaran kepada santri patuh aturan pesantren sesuai dengan contoh dari manusia paling agung di muka bumi.

4. Tidak Memberikan Peraturan yang Terlalu Mengekang

Cara mengajari santri untuk menaati peraturan pesantren di Al Masoem Bandung selanjutnya yakni dengan memberikan tata tertib dan aturan yang sewajarnya. Dengan aturan yang gamblang tetapi tidak mengekang, maka hal ini akan membuat santri lebih mawas diri untuk tetap berada di lajur yang benar.

5. Memberikan Nasihat secara Simultan

Langkah selanjutnya dalam upaya untuk membuat para santri patuh pada peraturan asrama yakni dengan memberikan nasihat secara simultan. Terlebih kepada para santri yang kerap melanggar aturan dengan atau tanpa sengaja. Ketegasan pada aturan, kemudian diiringi dengan pemberian nasehat tentu akan menjadikan santri semakin segan pada guru dan mencoba mengurangi pelanggarannya.

Dalam prosesnya, para guru akan menemukan banyak kendala dalam meluruskan segala hal yang berkaitan dengan aturan, serta adab di asrama. Meski demikian, peran dan contoh dari para guru dan pengajar di Pesantren Al Masoem menjadi kunci utamanya. Memang untuk memulai dalam pendidikan kepada santri tidaklah mudah. Akan tetapi, hal itu bukan mustahil untuk dilakukan.

Upaya dan cara mengajari santri untuk menaati aturan pesantren di Al Masoem merupakan langkah untuk mendidik mereka. Dengan memberikan input baik, diharapkan bahwa karakter tersebut akan terbawa sampai para santri lulus dan berhadapan langsung dengan masyarakat.