Select Education Level
Please select an education level to begin registration.

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Al Ma’soem senantiasa menarik minat yang besar dari para orang tua yang memprioritaskan pengembangan minat dan bakat teknologi putra-putrinya. Dikenal secara luas sebagai institusi pendidikan swasta unggulan yang berpegang teguh pada filosofi pembentukan karakter Cageur, Bageur, dan Pinter, SMP Al Ma’soem tidak hanya fokus pada pencapaian Kurikulum Merdeka dan ilmu keagamaan, melainkan juga memfasilitasi wadah riset serta inovasi modern. Dua program ekstrakurikuler unggulan yang menjadi kebanggaan sekolah adalah Karya Ilmiah Remaja (KIR) dan Klub Robotik. Lewat dua wadah ini, para siswa kerap menorehkan prestasi gemilang di tingkat regional, nasional, hingga internasional.
Dalam alur administrasi kependidikan terpadu berbasis digital, kelengkapan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) menjadi salah satu pilar kearsipan kependidikan. NISN yang terdiri dari 10 digit kode pengenal unik diterbitkan resmi oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) atau Kementerian Agama guna mengikat rekam jejak kependidikan siswa pada pangkalan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan EMIS. Bagi calon siswa baru maupun siswa aktif yang bercita-cita mengembangkan bakat riset serta teknologi, timbul pertanyaan penting: Apakah status keaktifan NISN berpengaruh pada pencatatan prestasi KIR dan robotik di SMP Al Ma’soem? Jika NISN dari sekolah dasar asal masih bermasalah atau dalam perbaikan di Verval PD, apakah keikutsertaan dan rekor prestasi siswa dalam kompetisi KIR atau robotik tetap terjamin?
Untuk menjawab keraguan para orang tua murid dan calon pendaftar secara langsung: Status keaktifan NISN nasional SAMA SEKALI TIDAK MEMBATASI hak siswa untuk mendaftar ekstrakurikuler, mengikuti pembinaan, maupun menorehkan prestasi di bidang KIR dan Robotik di SMP Al Ma’soem.
Pihak sekolah menerapkan sistem tata kelola kesiswaan yang memisahkan secara tegas antara kebutuhan pelaporan administrasi nasional dengan operasional pembinaan potensi siswa di lingkungan sekolah:
Fungsi NISN (Pencatatan Nasional & Legalitas Kependidikan): Digunakan oleh bagian tata usaha untuk pendaftaran Asesmen Nasional, pelaporan mutasi siswa, input portofolio prestasi resmi ke Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMT) Kemdikbudristek, serta pencatatan ijazah.
Fungsi Sistem Manajemen Internal Sekolah (NIS Lokal): Digunakan untuk mengidentifikasi profil siswa dalam klub ekstrakurikuler, pengelolaan lab komputer/robotik, partisipasi kejuaraan mandiri, serta pemberian rekapitulasi poin prestasi internal sekolah.
Sistem operasional pembinaan bakat sains dan teknologi di SMP Al Ma’soem diikat menggunakan Nomor Induk Siswa (NIS) Lokal dan Kartu Tanda Siswa (KTS) digital. Oleh karena itu, siswa yang NISN-nya masih berada dalam status residu atau dalam perbaikan di sekolah dasar asal tetap dijamin penuh haknya untuk meriset, membuat karya inovasi, dan bertanding membawa nama sekolah.
Meskipun aktivitas pembinaan harian dan keikutsertaan dalam kejuaraan swasta/terbuka tidak menuntut NISN aktif secara mutlak, status keaktifan NISN menjadi krusial dalam kondisi-kondisi khusus berikut:
Apabila tim KIR atau Robotik SMP Al Ma’soem ditunjuk untuk mewakili sekolah pada ajang resmi pemerintah—seperti Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas)—sistem pendaftaran terpusat wajib memverifikasi NISN yang aktif dan terdaftar di Dapodik.
Agar deretan piala, medali, atau piagam penghargaan kejuaraan KIR dan robotik yang diraih siswa tercatat secara permanen di pangkalan data nasional (yang kelak berguna untuk jalur prestasi jenjang SMA/SMK negeri favorit), NISN siswa wajib dalam status aktif dan padan dengan Data Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).
Dalam hal ini, jika siswa berhasil meraih juara namun NISN-nya masih belum aktif, tim IT dan tata usaha SMP Al Ma’soem akan bergerak cepat membantu menyelesaikan pembenahan data kependidikan siswa hingga sinkron secara sempurna di peladen kementerian.
Orang tua murid dan calon peserta didik dapat mengecek keaktifan NISN secara mandiri melalui peramban web (web browser) di ponsel pintar atau komputer melalui langkah-langkah mudah berikut:
Siapkan dokumen dasar berupa Kartu Keluarga (KK) terbaru dan Akta Kelahiran anak untuk memastikan kesesuaian ejaan nama, NIK, serta tanggal lahir.
Buka peramban internet (Google Chrome, Safari, atau Firefox).
Ketikkan alamat situs resmi pencarian NISN: nisn.data.kemdikbud.go.id.
Setelah halaman utama terbuka sempurna, pilih dan tekan tab Pencarian Nama.
Isikan kolom-kolom digital secara presisi sesuai dengan data pada Kartu Keluarga (KK):
Nama Lengkap Siswa: Ketikkan nama lengkap anak tanpa mencantumkan gelar atau singkatan yang tidak resmi.
Tempat Lahir: Masukkan nama kabupaten atau kota tempat anak dilahirkan.
Tanggal Lahir: Pilih tanggal, bulan, dan tahun lahir sesuai format (DD/MM/YYYY).
Nama Ibu Kandung: Masukkan nama lengkap ibu kandung tanpa gelar akademik atau keagamaan (seperti Hj., S.Pd., dsb.), kecuali jika gelar tersebut memang tertulis pada Akta Kelahiran/KK.
Centang verifikasi I’m not a robot (Captcha), lalu klik tombol Cari Data.
Jika Data Aktif: Tampilan layar akan mengeluarkan 10 digit NISN, nama lengkap, nama SD/MI asal, serta status keaktifan. Ambil tangkapan layar (screenshot) atau cetak hasilnya sebagai lampiran pendaftaran di SMP Al Ma’soem.
Jika Data Tidak Ditemukan / Residu: Kondisi ini menandakan adanya perbedaan ejaan nama, NIK, atau tanggal lahir antara data yang dimasukkan operator SD asal dengan pangkalan data kependudukan.
Untuk memastikan tidak ada calon siswa berbakat di bidang sains dan teknologi yang terhambat proses pendaftarannya, SMP Al Ma’soem memberlakukan Skema Pendaftaran Bersyarat yang Solutif:
Pendaftaran dan Seleksi Tetap Diproses: Calon siswa yang NISN-nya masih dalam perbaikan Verval PD di SD asal tetap diterima pendaftarannya, diberikan kartu peserta seleksi resmi, serta berhak mengikuti tes pemetaan akademik, potensi karakter, dan keagamaan.
Hak Pembinaan Langsung Diberikan: Setelah resmi terdaftar dan memperoleh NIS lokal, siswa dapat langsung bergabung dengan Klub Robotik atau KIR SMP Al Ma me untuk mulai merancang proyek riset mereka.
Pendampingan Penarikan Data oleh Tim IT: Tim tata usaha SMP Al Ma’soem siap memberikan pengawalan penuh untuk berkoordinasi dengan operator SD asal guna melakukan penarikan data mutasi masuk (pull data) hingga NISN terdaftar aktif secara sempurna di database pusat kementerian.
Status keaktifan NISN tidak membatasi hak siswa dalam menorehkan prestasi di bidang KIR dan Robotik di SMP Al Ma’soem. Pihak sekolah memfasilitasi pengembangan bakat secara optimal melalui sistem kesiswaan internal berbasis NIS lokal. Dengan verifikasi data yang transparan serta didukung oleh kebijakan Pendaftaran Bersyarat yang inklusif, SMP Al Ma’soem memastikan seluruh pendaftar dapat mengembangkan potensi inovasi dan teknologi mereka dalam lingkungan belajar yang kondusif, aman, dan penuh kepastian.