Select Education Level
Please select an education level to begin registration.

Memilih sekolah dasar untuk anak bukan hanya tentang menentukan tempat belajar, tetapi juga mempertimbangkan bagaimana lingkungan sekolah dapat membantu membentuk kebiasaan, karakter, kemampuan akademik, serta kemandirian anak sejak usia dini sehingga konsep pendidikan yang diterapkan menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan oleh orang tua.
Salah satu konsep yang banyak dipertimbangkan adalah Full Day School, yaitu sistem pembelajaran yang membuat anak menghabiskan waktu lebih panjang di lingkungan sekolah dibandingkan sekolah dengan jadwal belajar reguler, tetapi waktu tersebut tidak hanya digunakan untuk mengikuti pelajaran akademik karena kegiatan dapat dikombinasikan dengan pembentukan karakter, aktivitas pengembangan diri, pembelajaran keagamaan, hingga kegiatan yang berkaitan dengan minat dan bakat peserta didik.
Di SD Al Ma’soem, konsep Full Day menjadi bagian dari ciri khas pendidikan yang dipadukan dengan pendekatan disiplin dan Islami, sementara proses pembelajarannya menggabungkan kurikulum DIKNAS dengan kurikulum Al Ma’soem serta dilengkapi sejumlah pembelajaran tambahan yang mendukung pengembangan IMTAK dan IPTEK.
Full Day School pada dasarnya memberikan waktu belajar yang lebih panjang sehingga sekolah mempunyai ruang yang lebih luas untuk menyusun berbagai aktivitas pendidikan dalam satu rangkaian kegiatan, bukan sekadar memperbanyak jam pelajaran tetapi mengatur waktu anak agar dapat digunakan untuk belajar, berinteraksi, berlatih, beraktivitas, dan mengembangkan kemampuan lainnya secara lebih terarah.
Bagi anak sekolah dasar, pola seperti ini dapat menjadi kesempatan untuk memperoleh pengalaman belajar yang lebih beragam selama kegiatan dirancang sesuai usia dan kebutuhan anak karena pembelajaran tidak harus selalu berlangsung dalam bentuk duduk di kelas dan mengerjakan tugas, tetapi dapat dikombinasikan dengan kegiatan praktik, olahraga, membaca, kegiatan keagamaan, permainan edukatif, maupun aktivitas yang membantu anak mengenali kemampuan dirinya.
Penerapan Full Day juga dapat memberikan lingkungan yang lebih terstruktur bagi anak selama sebagian besar waktunya berada di sekolah, sehingga rutinitas seperti mengikuti jadwal, menyelesaikan kegiatan, menjaga kedisiplinan, berinteraksi dengan teman, dan bertanggung jawab terhadap perlengkapan pribadi dapat menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari yang terus dilatih.
Salah satu hal yang menarik dari konsep Full Day adalah adanya kesempatan untuk memasukkan berbagai aktivitas pengembangan diri ke dalam rutinitas sekolah, sebab pendidikan anak pada jenjang sekolah dasar tidak hanya membutuhkan kemampuan membaca, berhitung, dan memahami materi pelajaran tetapi juga membutuhkan stimulasi terhadap kemampuan sosial, kreativitas, komunikasi, kepercayaan diri, serta kemampuan bekerja sama dengan orang lain.
Dalam konsep pendidikan SD Al Ma’soem, peserta didik tidak hanya mengikuti pembelajaran interaktif di kelas tetapi juga didorong untuk menyalurkan minat dan bakat melalui program ekstrakurikuler, Program Days, serta berbagai kejuaraan dan lomba di luar sekolah dengan tujuan membiasakan siswa berkompetisi secara sehat dan mengembangkan kemampuan mereka.
Artinya, waktu yang lebih panjang di sekolah dapat dimanfaatkan untuk memberikan pengalaman yang lebih luas kepada anak, terutama ketika aktivitas akademik dan nonakademik disusun secara seimbang sehingga anak memiliki kesempatan untuk menemukan bidang yang disukai tanpa harus merasa bahwa sekolah hanya berkaitan dengan nilai dan pekerjaan rumah.
Salah satu aspek yang menjadi perhatian dalam memilih sekolah dasar adalah bagaimana pendidikan akademik dapat berjalan beriringan dengan pembentukan karakter dan nilai keagamaan, terutama bagi orang tua yang menginginkan anak memperoleh pendidikan umum sekaligus memiliki kebiasaan positif yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.
SD Al Ma’soem menggabungkan kurikulum DIKNAS dengan kurikulum Al Ma’soem dan memberikan tambahan pembelajaran yang mendukung peningkatan IMTAK dan IPTEK, di antaranya Bahasa Arab, Program Tahfidz, Bahasa Inggris, serta pengenalan dan praktik komputer.
Beberapa aspek yang menjadi bagian dari pendekatan tersebut antara lain:
Perpaduan tersebut menunjukkan bahwa waktu belajar yang lebih panjang dapat digunakan untuk memberikan cakupan pendidikan yang lebih luas, sehingga anak tidak hanya diarahkan untuk memahami materi pelajaran tetapi juga diperkenalkan dengan kemampuan lain yang dapat berguna dalam perkembangan mereka.
Setiap anak mempunyai karakter dan kemampuan yang berbeda sehingga tidak semua anak akan menunjukkan keunggulannya melalui mata pelajaran akademik, karena ada anak yang lebih mudah berkembang melalui olahraga, seni, bahasa, sains, matematika, teknologi, atau kegiatan yang membutuhkan keberanian dan kemampuan bekerja sama.
Karena itu, kegiatan ekstrakurikuler dapat menjadi bagian penting dalam pendidikan sekolah dasar karena memberikan kesempatan kepada anak untuk mencoba berbagai aktivitas dan mengetahui bidang apa yang paling mereka sukai, sekaligus belajar mengenai kedisiplinan latihan, kerja sama tim, tanggung jawab, dan keberanian mengikuti kompetisi.
SD Al Ma’soem menyediakan berbagai pilihan ekstrakurikuler yang mencakup bidang akademik, keagamaan, olahraga, dan pengembangan keterampilan seperti Tahfidz, English Club, Math Club, Sains Club, Futsal, Taekwondo, Catur, Hockey, Basket, dan Panahan, serta terdapat pilihan lain seperti Robotik, Bola, Voli, dan Paduan Suara.
Pilihan yang beragam seperti ini memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan dari berbagai sisi, sehingga pengalaman sekolah tidak hanya ditentukan oleh hasil ujian tetapi juga oleh proses ketika anak mencoba sesuatu yang baru, berlatih secara rutin, menghadapi tantangan, dan belajar bekerja bersama teman.
Penerapan pembelajaran dengan aktivitas yang beragam tentu membutuhkan fasilitas yang dapat menunjang kebutuhan siswa, karena kegiatan pendidikan tidak selalu berlangsung di dalam ruang kelas dan beberapa jenis pembelajaran justru akan lebih efektif ketika anak mendapatkan kesempatan untuk melakukan praktik secara langsung.
Dalam brosur SD Al Ma’soem, beberapa fasilitas yang tercantum antara lain Laboratorium Komputer, Lapangan Mini Soccer Sintetis, Lapangan Bola, Lapangan Basket, Panggung Kreasi, Perpustakaan, Reading Corner, Mini Zoo, Klinik Kesehatan, Kantin Representatif, dan Kolam Renang.
Keberadaan fasilitas tersebut dapat mendukung pengalaman belajar yang lebih bervariasi karena anak mempunyai ruang untuk melakukan kegiatan akademik maupun aktivitas fisik dan kreatif, sementara fasilitas seperti perpustakaan dan Reading Corner dapat mendukung kebiasaan membaca yang menjadi salah satu bagian penting dalam perkembangan kemampuan literasi anak.
Selain kemampuan akademik, pembentukan karakter merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari pendidikan sekolah dasar karena pada usia tersebut anak sedang membangun berbagai kebiasaan yang dapat terbawa ke jenjang pendidikan berikutnya, mulai dari kedisiplinan, tanggung jawab, kejujuran, kemampuan bekerja sama, hingga kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
SD Al Ma’soem membawa gagasan pembentukan generasi yang Cageur, Bageur, Pinter, dengan nilai yang juga tercermin dalam tujuan pendidikan seperti ketakwaan, kedisiplinan, akhlak, kejujuran, kecerdasan, kemampuan beradaptasi, dan kemandirian.
Pendekatan tersebut juga sejalan dengan misi yang menekankan pendidikan dasar yang berkualitas, aktif, kreatif, menyenangkan, dan berkesinambungan serta penanaman nilai keimanan, ketakwaan, akhlakul karimah, kedisiplinan, budaya positif, kemampuan dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, literasi, numerasi, kepedulian sosial, cinta lingkungan, dan gotong royong.
Meskipun Full Day School menawarkan waktu dan aktivitas pendidikan yang lebih panjang, orang tua tetap perlu melihat kesesuaian sistem sekolah dengan karakter anak karena setiap anak mempunyai tingkat energi, kemampuan beradaptasi, kebutuhan istirahat, serta cara belajar yang berbeda sehingga pemilihan sekolah sebaiknya tidak hanya berdasarkan banyaknya program yang tersedia.
Orang tua juga dapat mempertimbangkan bagaimana sekolah mengatur keseimbangan antara pembelajaran akademik, kegiatan keagamaan, ekstrakurikuler, aktivitas fisik, waktu istirahat, dan interaksi sosial agar anak tetap mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan dan tidak merasa terbebani oleh jadwal yang terlalu padat.
Pada akhirnya, konsep Full Day School dapat menjadi salah satu pilihan pendidikan bagi keluarga yang menginginkan kegiatan anak lebih terarah selama berada di lingkungan sekolah, terutama apabila sistem tersebut didukung dengan pembelajaran yang beragam, pengembangan minat dan bakat, pendidikan karakter, fasilitas yang memadai, serta pendekatan yang memperhatikan kebutuhan peserta didik.