Select Education Level
Please select an education level to begin registration.

Memilih sekolah menengah atas bukan hanya tentang mencari tempat untuk mendapatkan nilai akademik yang baik, tetapi juga menentukan lingkungan yang dapat membantu siswa membangun kemampuan, karakter, kepercayaan diri, serta kesiapan menghadapi pendidikan dan dunia yang semakin terbuka secara global, sehingga kehadiran program SMA dengan pendekatan internasional menjadi salah satu pilihan yang menarik bagi orang tua maupun siswa yang ingin mendapatkan pengalaman belajar lebih luas.
Salah satu program yang dapat menjadi perhatian adalah Al Ma’soem International Class pada jenjang Upper Secondary yang dirancang untuk membentuk generasi muda dengan wawasan global, kemampuan akademik, kompetensi, kemampuan bahasa Inggris, serta nilai moral yang kuat, dengan pendekatan pendidikan berstandar internasional yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik tetapi juga perkembangan kemampuan siswa secara lebih menyeluruh.
Masa SMA merupakan periode ketika siswa mulai mempersiapkan diri untuk menghadapi jenjang pendidikan yang lebih tinggi, menentukan bidang yang ingin ditekuni, sekaligus membangun kemampuan yang nantinya dapat digunakan ketika memasuki lingkungan perkuliahan maupun dunia profesional, sehingga pengalaman belajar yang memberikan ruang bagi pengembangan bahasa, komunikasi, pemikiran kritis, dan wawasan global dapat menjadi nilai tambah.
Program internasional juga tidak selalu berarti siswa harus meninggalkan pembelajaran yang berkaitan dengan lingkungan lokal, karena pendekatan yang digunakan justru dapat menggabungkan pembelajaran dengan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris sehingga siswa tetap mendapatkan materi secara terarah sekaligus memiliki kesempatan untuk terbiasa menggunakan bahasa Inggris dalam kegiatan akademik sehari-hari, sebagaimana konsep bilingual instruction yang tercantum dalam program Al Ma’soem International Class.
Kemampuan bahasa Inggris sendiri menjadi salah satu keterampilan yang semakin penting bagi pelajar SMA karena banyak sumber pengetahuan, materi pendidikan tinggi, teknologi, hingga informasi internasional menggunakan bahasa tersebut, sehingga pembiasaan sejak masa sekolah dapat membantu siswa merasa lebih nyaman ketika harus membaca, memahami, berdiskusi, atau berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris.
Berdasarkan informasi pada brosur, terdapat beberapa karakteristik utama yang menjadi bagian dari program International Class dan membuatnya memiliki pendekatan pembelajaran yang berbeda dari pembelajaran SMA pada umumnya.
Kombinasi tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran internasional di Al Ma’soem tidak hanya menempatkan bahasa Inggris sebagai salah satu mata pelajaran, tetapi menjadikannya bagian dari pengalaman belajar siswa, sementara keberadaan standar Cambridge memberikan warna internasional dalam sistem pembelajaran yang diterapkan pada program tersebut.
Lingkungan belajar juga memiliki pengaruh terhadap kenyamanan siswa ketika mengikuti pembelajaran dalam jangka waktu yang panjang, sehingga fasilitas menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan ketika memilih sekolah SMA, terutama bagi siswa yang akan mengikuti program dengan aktivitas akademik yang cukup intensif.
Al Ma’soem International Class mencantumkan berbagai fasilitas yang dirancang untuk mendukung kegiatan belajar modern, mulai dari ruang kelas ber-AC, meja siswa ergonomis, komputer di dalam kelas, Smart TV, multimedia, student lockers, hingga integrated e-learning network yang dapat mendukung penggunaan teknologi dalam kegiatan pembelajaran.
Keberadaan Smart TV dan multimedia misalnya dapat membantu menciptakan kegiatan pembelajaran yang lebih interaktif dibandingkan pembelajaran yang hanya mengandalkan buku dan papan tulis, sementara integrated e-learning network memberikan dukungan terhadap kegiatan belajar yang semakin dekat dengan teknologi digital, sehingga siswa dapat terbiasa menggunakan perangkat dan sumber belajar digital dalam lingkungan pendidikan.
Pendidikan SMA yang baik tidak cukup hanya menghasilkan siswa dengan kemampuan akademik tinggi, karena siswa juga membutuhkan karakter, nilai moral, kemampuan berkomunikasi, serta rasa tanggung jawab yang dapat menjadi bekal ketika mereka melanjutkan pendidikan maupun memasuki kehidupan sosial yang lebih luas.
Hal tersebut juga tercermin dari tujuan Al Ma’soem Upper Secondary yang menekankan pembentukan generasi muda yang global minded, intelligent, dan competent, sekaligus tetap berfokus pada kemampuan bahasa Inggris, keunggulan akademik, serta nilai moral yang kuat.
Pendekatan seperti ini menjadi penting karena siswa SMA berada pada usia ketika mereka mulai membangun identitas, menentukan tujuan pendidikan, serta belajar mengambil keputusan secara lebih mandiri, sehingga lingkungan sekolah yang mendorong kemampuan akademik sekaligus karakter dapat membantu siswa berkembang bukan hanya sebagai pelajar, tetapi juga sebagai individu yang memiliki kesiapan menghadapi tantangan setelah lulus sekolah.
Selain program dan fasilitas, biaya tentu menjadi salah satu pertimbangan utama sebelum orang tua menentukan pilihan sekolah, sehingga informasi mengenai komponen pembayaran perlu diperhatikan sejak awal agar keluarga dapat menyesuaikan pilihan dengan rencana pendidikan yang sudah disiapkan.
Dalam brosur Al Ma’soem International Class terdapat beberapa komponen biaya untuk program reguler, antara lain biaya pendaftaran sebesar Rp750.000, KPAM sebesar Rp200.000, student equipment sebesar Rp1.320.000, education development fee yang berbeda berdasarkan batch pendaftaran, serta monthly tuition fee sebesar Rp3.965.000. Total biaya yang tercantum berada pada rentang Rp23.885.000 hingga Rp28.485.000, tergantung batch pendaftaran yang dipilih.
Menariknya, brosur juga menyebutkan bahwa tuition fee menggunakan flat monthly fee sampai lulus dan tidak terdapat biaya tambahan di tengah perjalanan, meskipun biaya tersebut belum mencakup seragam dan buku pelajaran, sehingga orang tua tetap perlu memperhitungkan kebutuhan tersebut ketika menyusun keseluruhan anggaran pendidikan.
Selain program utama, brosur juga mencantumkan biaya tambahan untuk boarding, yang dapat menjadi pertimbangan bagi keluarga yang menginginkan lingkungan pendidikan sekaligus tempat tinggal bagi siswa selama menjalani masa sekolah.
Komponen biaya boarding yang tercantum meliputi registration Rp150.000, ta’aruf Rp150.000, mushaf Al-Qur’an Rp80.000, annual facility fee Rp6.000.000, education development fee Rp3.235.000, serta monthly tuition fee Rp1.935.000, dengan total yang tercantum sebesar Rp11.400.000 untuk komponen biaya tambahan tersebut.
Bagi siswa yang ingin mendapatkan pengalaman belajar dengan suasana internasional sekaligus lingkungan yang mendukung kemandirian, konsep boarding dapat menjadi salah satu pilihan yang menarik untuk dipertimbangkan, meskipun keputusan tersebut tentunya perlu disesuaikan dengan kebutuhan, kesiapan siswa, serta pertimbangan keluarga.
Calon siswa juga perlu memperhatikan proses seleksi karena pendaftaran International Class tidak hanya mencakup pengumpulan dokumen, tetapi juga beberapa tahapan tes untuk mengetahui kemampuan dan kesiapan calon peserta didik.
Tahapan yang tercantum dalam brosur meliputi Admission Test, Psychotest, Academic Potential Test, Al-Qur’an Reading Test, English Test, dan Interview, sedangkan persyaratan administrasinya mencakup salinan akta kelahiran, kartu keluarga, kartu pelajar bagi alumni, serta salinan rapor pendidikan jenjang menengah pertama.
Adanya beberapa jenis tes tersebut memberikan gambaran bahwa proses penerimaan siswa mempertimbangkan lebih dari sekadar nilai akademik, karena terdapat penilaian potensi akademik, kemampuan bahasa Inggris, aspek psikologis, kemampuan membaca Al-Qur’an, serta wawancara yang dapat membantu sekolah mengenali calon siswa secara lebih menyeluruh sebelum mereka mengikuti program pendidikan di jenjang Upper Secondary.