Select Education Level
Please select an education level to begin registration.

Memilih sekolah menengah atas bukan hanya tentang mencari tempat untuk mendapatkan nilai akademik yang baik. Pendidikan juga menjadi bagian penting dalam membentuk karakter, kebiasaan, kedisiplinan, serta kemampuan siswa dalam menghadapi kehidupan di masa depan. Karena itu, setiap sekolah memiliki nilai dan prinsip yang menjadi dasar dalam menjalankan proses pendidikannya. Salah satunya adalah SMA Al Ma’soem yang memiliki semboyan pendidikan “Unggul Dalam Prestasi, Berakhlakul Karimah dan Berdisiplin.”
Semboyan tersebut menggambarkan arah pendidikan SMA Al Ma’soem yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan akhlak dan kedisiplinan. Ketiga unsur tersebut menjadi bagian yang saling melengkapi dalam membentuk siswa agar memiliki kemampuan akademik sekaligus karakter yang baik.
Bagian pertama dari semboyan SMA Al Ma’soem adalah “Unggul Dalam Prestasi.” Unggul dalam prestasi dapat dimaknai sebagai dorongan kepada siswa untuk mengembangkan potensi dan kemampuan yang dimiliki, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.
Dalam materi SMA Al Ma’soem, sekolah menawarkan berbagai program yang mendukung pengembangan kemampuan siswa. Di antaranya adalah Kurikulum Merdeka, kelas internasional, program sukses PTN, kelas interaktif, native teacher, serta beasiswa akademik dan nonakademik. Program-program tersebut menjadi bagian dari lingkungan pendidikan yang dirancang untuk mendukung perkembangan potensi siswa.
Konsep prestasi juga tidak hanya berkaitan dengan hasil belajar di kelas. SMA Al Ma’soem menyediakan berbagai kegiatan ekstrakurikuler dan fasilitas yang dapat digunakan untuk mengembangkan minat dan bakat siswa. Ekstrakurikuler yang tersedia bersifat variatif dan siswa diwajibkan memilih minimal satu kegiatan ekstrakurikuler. Selain itu, terdapat pula fasilitas olahraga, laboratorium komputer, biologi, fisika, kimia dan bahasa, studio mini dan podcast, reading corner, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya.
Dengan demikian, prestasi dalam semboyan pendidikan SMA Al Ma’soem dapat ditempatkan dalam konteks pengembangan potensi siswa secara lebih luas. Siswa diberikan ruang untuk belajar, berlatih, mengeksplorasi kemampuan, serta mengembangkan minat dan bakatnya.
Unsur kedua dalam semboyan SMA Al Ma’soem adalah “Berakhlakul Karimah.” Pendidikan karakter dan akhlak menjadi bagian penting dalam lingkungan pendidikan Al Ma’soem. Hal ini terlihat dari adanya program keagamaan dan pembelajaran pesantren yang menjadi bagian dari program sekolah.
Untuk program Tahfidz dan ibadah, materi SMA Al Ma’soem mencantumkan program Tahfidz minimal tiga juz, shalat wajib berjamaah, serta Dhuha bersama. Sekolah juga memberikan sejumlah bentuk penghargaan seperti Beasiswa Tahfidz, Santri of The Month, Muadzin, Khatam Qur’an, serta bebas DOP bagi siswa berprestasi.
Bagi siswa yang mengikuti program boarding, pembelajaran pesantren juga mencakup Al Quran Tajwid, Tahfidz, Kitab Kuning, Fiqih Ibadah, Aqidah Akhlaq, dan Bahasa Arab. Dengan adanya pembelajaran tersebut, pendidikan keagamaan tidak hanya ditempatkan sebagai teori, tetapi menjadi bagian dari kegiatan pendidikan siswa sehari-hari.
Nilai akhlak juga tercermin melalui pembentukan generasi yang disebut dengan tiga karakter utama, yaitu CAGEUR, BAGEUR, dan PINTER. CAGEUR berarti takwa, disiplin dan tangguh. BAGEUR berarti akhlak, jujur dan manfaat. Sementara PINTER berarti cerdas, adaptif dan mandiri.
Ketiga karakter tersebut memperlihatkan bahwa pendidikan di SMA Al Ma’soem diarahkan agar siswa tidak hanya memiliki kecerdasan, tetapi juga mempunyai nilai moral, kejujuran, ketakwaan, kemandirian, serta kemampuan beradaptasi.
Unsur ketiga dari semboyan SMA Al Ma’soem adalah “Berdisiplin.” Disiplin menjadi bagian penting karena pendidikan tidak hanya mengajarkan pengetahuan, tetapi juga membangun kebiasaan dan tanggung jawab siswa dalam menjalani proses belajar.
Dalam materi sekolah, karakter CAGEUR memiliki makna takwa, disiplin dan tangguh. Artinya, kedisiplinan ditempatkan sebagai salah satu karakter yang ingin dibentuk dalam diri siswa.
Penerapan disiplin juga terlihat dari sistem aturan sekolah. SMA Al Ma’soem menyebutkan bahwa tidak menggunakan sanksi fisik, tetapi menerapkan sistem point. Untuk pelanggaran tertentu seperti narkoba, asusila, mencontek, tindakan kriminal, dan pemukul pertama, terdapat ketentuan sanksi langsung tanpa tahapan.
Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa kedisiplinan menjadi bagian dari tata kehidupan sekolah. Siswa diarahkan untuk memahami adanya aturan dan konsekuensi terhadap tindakan yang dilakukan.
Jika semboyan “Unggul Dalam Prestasi, Berakhlakul Karimah dan Berdisiplin” menggambarkan arah pendidikan SMA Al Ma’soem, maka konsep CAGEUR, BAGEUR, dan PINTER memberikan gambaran mengenai karakter yang ingin dibentuk pada diri siswa.
CAGEUR memiliki arti takwa, disiplin dan tangguh. Karakter ini berkaitan dengan pembentukan siswa yang memiliki ketakwaan, mampu menjalankan kedisiplinan, dan memiliki ketangguhan dalam menghadapi berbagai tantangan.
BAGEUR berarti akhlak, jujur dan manfaat. Nilai ini menekankan pentingnya perilaku baik, kejujuran, serta kemampuan untuk memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Sementara itu, PINTER berarti cerdas, adaptif dan mandiri. Nilai ini berkaitan dengan kemampuan siswa untuk mengembangkan kecerdasan, menyesuaikan diri dengan perubahan, dan memiliki kemandirian dalam menjalani proses pendidikan maupun kehidupan.
Ketiganya menjadi satu kesatuan. Prestasi tanpa akhlak dan disiplin tidak menjadi satu-satunya tujuan pendidikan. Begitu pula akhlak dan kedisiplinan perlu berjalan bersama dengan kecerdasan dan kemampuan siswa untuk berkembang.
SMA Al Ma’soem pada Tahun Ajaran 2027–2028 menawarkan konsep Full Day & Boarding School. Program pendidikan tersebut didukung oleh Kurikulum Merdeka, kelas internasional, program sukses PTN, kelas interaktif, native teacher, serta beasiswa akademik dan nonakademik.
Untuk siswa yang memilih program boarding, terdapat fasilitas pesantren berupa pondok putra dan putri yang terpisah. Kapasitas kamar adalah empat sampai enam orang dengan kamar mandi di dalam. Fasilitas boarding juga mencakup laundry dan catering, aula dan ruang tunggu, security 24 jam, CCTV, internet, sistem informasi santri berbasis Android, minimarket, serta fasilitas olahraga.
Keberadaan program pesantren membuat pendidikan keagamaan menjadi bagian dari lingkungan belajar bagi siswa boarding. Pembelajaran seperti Tahfidz, Al Quran Tajwid, Fiqih Ibadah, Aqidah Akhlaq, Kitab Kuning dan Bahasa Arab melengkapi pendidikan umum yang diberikan sekolah.
Untuk mendukung penerapan semboyan pendidikan tersebut, SMA Al Ma’soem menyediakan berbagai fasilitas. Di antaranya terdapat masjid, dome, ruang konselor, ruang seminar, ruang multimedia, kantin, minimarket, lapang panahan, WiFi, CCTV, studio mini dan podcast, reading corner, sarana olahraga, laboratorium komputer, biologi, fisika, kimia dan bahasa, serta klinik.
Fasilitas tersebut memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan dari berbagai sisi. Laboratorium dapat menunjang pembelajaran akademik, sarana olahraga dapat mendukung aktivitas fisik, sementara fasilitas seperti studio mini dan podcast dapat menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas dan keterampilan.
Jadi, semboyan pendidikan SMA Al Ma’soem adalah “Unggul Dalam Prestasi, Berakhlakul Karimah dan Berdisiplin.” Semboyan tersebut menggambarkan tiga aspek utama yang menjadi bagian dari pendidikan di SMA Al Ma’soem, yaitu pencapaian prestasi, pembentukan akhlak, dan penerapan disiplin.
Semboyan tersebut kemudian diperkuat melalui pembentukan karakter CAGEUR, BAGEUR, dan PINTER. CAGEUR mencerminkan takwa, disiplin dan ketangguhan; BAGEUR mencerminkan akhlak, kejujuran dan kebermanfaatan; sedangkan PINTER mencerminkan kecerdasan, kemampuan beradaptasi dan kemandirian.
Melalui program akademik, keagamaan, ekstrakurikuler, pembelajaran pesantren, serta berbagai fasilitas pendukung, SMA Al Ma’soem menempatkan pendidikan sebagai proses untuk mengembangkan kemampuan sekaligus karakter siswa. Dengan demikian, semboyan tersebut bukan sekadar kalimat, tetapi menjadi gambaran mengenai nilai yang menjadi bagian dari lingkungan pendidikan SMA Al Ma’soem.